{"id":206021,"date":"2026-09-12T08:36:00","date_gmt":"2026-09-12T00:36:00","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=206021"},"modified":"2026-09-12T08:37:48","modified_gmt":"2026-09-12T00:37:48","slug":"konflik-yaman-memanas-pbb-buka-jalan-untuk-perundingan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/konflik-yaman-memanas-pbb-buka-jalan-untuk-perundingan\/","title":{"rendered":"Konflik Yaman Memanas, PBB Buka Jalan untuk Perundingan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>PBB memperingatkan eskalasi pertempuran di Yaman berisiko berubah menjadi perang berkepanjangan dan meluas ke konflik regional dengan dampak terhadap kepentingan global.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>NEW YORK &#8211;<\/strong> Konflik Yaman kembali memasuki fase yang berpotensi mengganggu stabilitas kawasan setelah pertempuran antara pasukan pemerintah dan kelompok Houthi meningkat sejak awal Juli. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan eskalasi tersebut tidak hanya mengancam Yaman terjerumus dalam perang berkepanjangan, tetapi juga dapat menyeret negara itu ke konflik regional yang lebih luas dengan dampak global.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Utusan Khusus PBB untuk Yaman Hans Grundberg menyampaikan peringatan tersebut dalam sidang Dewan Keamanan PBB pada Kamis, 10 September 2026. Ia menilai perkembangan terbaru telah mengubah risiko konflik berskala besar yang sebelumnya diperingatkan menjadi kenyataan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u201cKetika saya memberikan pengarahan kepada dewan ini bulan lalu, saya memperingatkan bahwa Yaman menghadapi risiko terbesar untuk kembali ke konflik berskala besar sejak gencatan senjata 2022. Risiko itu kini telah berubah menjadi kenyataan pahit,\u201d kata Grundberg, sebagaimana dilansir Metrotvnews, Jumat, (11\/09\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Grundberg menyebut pecahnya kembali pertempuran sebagai titik balik setelah Yaman menikmati stabilitas relatif selama lebih dari empat tahun sejak gencatan senjata yang dimediasi PBB pada 2022.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u201cPerang yang kembali berkobar ini seharusnya membuat kita semua khawatir,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Menurut Grundberg, berakhirnya ketenangan relatif tersebut meningkatkan risiko konflik berkembang menjadi persoalan yang lebih besar karena kondisi politik dan keamanan Yaman berkaitan erat dengan dinamika kawasan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u201cIni tidak hanya mengancam menjerumuskan Yaman ke dalam perang yang berkepanjangan dan meluas, tetapi juga berisiko sekali lagi menyeret negara itu ke dalam konfrontasi regional yang lebih luas dan belum terselesaikan, dengan dampak global,\u201d katanya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Kekhawatiran tersebut semakin besar setelah terjadi pergerakan militer Houthi di pesisir barat Yaman. Sejumlah media melaporkan pasukan Houthi bergerak di beberapa front menuju kawasan sekitar Mokha dan Selat Bab al-Mandab.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Media Yaman juga melaporkan pasukan Houthi memasuki sejumlah wilayah di Distrik Hays dan Al-Khawkhah, Provinsi Al-Hudaydah selatan. Pergerakan tersebut terjadi setelah pasukan pemerintah dan kelompok yang bersekutu dengan pemerintah menarik diri dari sejumlah posisi di kawasan itu.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Perkembangan di pesisir barat memiliki arti strategis karena kawasan tersebut berdekatan dengan Bab al-Mandab. Selat ini merupakan salah satu jalur maritim utama yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden sehingga eskalasi keamanan di sekitarnya berpotensi memengaruhi kepentingan pelayaran internasional.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Meski situasi militer kembali memburuk, Grundberg menegaskan penyelesaian melalui jalur diplomasi masih memungkinkan. Ia mengatakan sejumlah usulan telah disiapkan untuk mencegah konflik berkembang lebih jauh.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u201cPermintaan Yaman dapat diselesaikan di meja perundingan,\u201d kata Grundberg.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Menjelang eskalasi terbaru, ia mengatakan telah \u201cmengajukan sejumlah proposal yang menawarkan alternatif yang kredibel.\u201d<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Konflik antara pemerintah Yaman dan Houthi kembali meningkat sejak awal Juli setelah periode relatif tenang pascagencatan senjata yang dimulai pada April 2022. Houthi telah menguasai ibu kota Sanaa serta sebagian besar wilayah Yaman bagian utara dan barat sejak September 2014.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Di sisi lain, pemerintah Yaman dan pasukan sekutunya masih menguasai sejumlah wilayah di bagian selatan dan timur. Pembagian penguasaan wilayah tersebut membuat perubahan posisi militer di pesisir barat berpotensi memengaruhi keseimbangan konflik.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Arab Saudi sejak Maret 2015 memimpin koalisi yang mendukung pemerintah Yaman dalam menghadapi Houthi. Kelompok tersebut dituduh memperoleh dukungan dari Iran.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">PBB kini mendorong agar perkembangan militer tidak menutup ruang perundingan. Upaya diplomatik dinilai menjadi jalur penting untuk mencegah konflik Yaman kembali berubah menjadi perang berkepanjangan sekaligus membatasi dampaknya terhadap keamanan kawasan dan kepentingan global. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PBB memperingatkan eskalasi pertempuran di Yaman berisiko berubah menjadi perang berkepanjangan dan meluas ke konflik regional dengan dampak terhadap kepentingan global. NEW YORK &#8211; Konflik Yaman kembali memasuki fase yang berpotensi mengganggu stabilitas kawasan setelah pertempuran antara pasukan pemerintah dan kelompok Houthi meningkat sejak awal Juli. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan eskalasi tersebut tidak hanya mengancam &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":206022,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[58434,4253,44933,16486,58438,20784,7612,17985,25102,28739,20783,53805,3130,42210,9745],"class_list":["post-206021","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-al-hudaydah","tag-arab-saudi","tag-bab-al-mandab","tag-dewan-keamanan-pbb","tag-hans-grundberg","tag-houthi","tag-iran","tag-keamanan-maritim","tag-konflik-regional","tag-konflik-yaman","tag-laut-merah","tag-mokha","tag-pbb","tag-perang-yaman","tag-yaman"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206021","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=206021"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206021\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":206023,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206021\/revisions\/206023"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/206022"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=206021"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=206021"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=206021"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}