{"id":206087,"date":"2026-09-12T13:13:19","date_gmt":"2026-09-12T05:13:19","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=206087"},"modified":"2026-09-12T13:15:13","modified_gmt":"2026-09-12T05:15:13","slug":"kecanduan-gim-mengintai-pelajar-banjar-perkuat-edukasi-preventif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kecanduan-gim-mengintai-pelajar-banjar-perkuat-edukasi-preventif\/","title":{"rendered":"Kecanduan Gim Mengintai Pelajar, Banjar Perkuat Edukasi Preventif"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Program Jaksa Masuk Sekolah ke-9 di SMP Darul Hijrah Kabupaten Banjar tak hanya mengenalkan hukum, tetapi juga membekali pelajar agar mampu mencegah kecanduan gim digital.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>BANJAR &#8211;<\/strong> Upaya mencegah kecanduan gim digital mulai menjadi bagian dari edukasi hukum bagi pelajar di Kabupaten Banjar. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar membahas bahaya <em>gaming disorder<\/em> saat pelaksanaan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) ke-9 di SMP Darul Hijrah, Jumat (11\/9\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Materi tersebut menjadi salah satu fokus dalam kegiatan JMS yang secara rutin digelar untuk mengenalkan hukum dan kelembagaan kejaksaan kepada generasi muda. Pada kegiatan kali ini, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai dampak penggunaan gim digital secara berlebihan terhadap kehidupan pelajar.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Koordinator Pengawas SMP Disdik Banjar, Rusita Dahlia, menilai edukasi hukum perlu berjalan beriringan dengan pembinaan perilaku digital karena aktivitas teknologi telah menjadi bagian dari keseharian peserta didik.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kegiatan JMS ini merupakan langkah preventif yang sangat efektif. Kami berharap para siswa tidak hanya mengenali profesi hukum dan kelembagaan kejaksaan, tetapi juga sadar akan bahaya kecanduan gim (gaming disorder) yang dapat merusak kesehatan mental, disiplin belajar, hingga memicu tindakan adiktif yang merugikan masa depan mereka,&#8221; ujar Rusita, sebagaimana diwartakan InfoPublik, Jumat, (11\/09\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Selain mengenalkan tugas dan fungsi kejaksaan, penyuluhan tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran siswa agar mampu menggunakan teknologi secara lebih bertanggung jawab. Pendekatan preventif dinilai penting agar persoalan kecanduan gim tidak berkembang hingga mengganggu proses belajar maupun kehidupan sosial peserta didik.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Kepala SMP Darul Hijrah, Hayaturrahman, menyambut positif pelaksanaan JMS di sekolahnya. Menurutnya, materi yang diberikan berkaitan langsung dengan tantangan yang dihadapi para santri dan siswa dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kejari dan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar. Materi yang disampaikan sangat menyentuh realitas kehidupan santri\/siswa saat ini. Kami berharap arahan ini membentengi para siswa agar makin bijak memanfaatkan teknologi, menjauhi bahaya gaming disorder, serta mematuhi norma hukum yang berlaku,&#8221; ungkap Hayaturrahman.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Program JMS ke-9 sekaligus memperkuat sinergi Disdik Banjar dan Kejari Banjar dalam memberikan pembekalan kepada pelajar. Edukasi serupa direncanakan terus menyasar sekolah-sekolah lain di wilayah Banjar agar kesadaran hukum dan kemampuan menggunakan teknologi secara bijak dapat dibangun sejak dini. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Program Jaksa Masuk Sekolah ke-9 di SMP Darul Hijrah Kabupaten Banjar tak hanya mengenalkan hukum, tetapi juga membekali pelajar agar mampu mencegah kecanduan gim digital. BANJAR &#8211; Upaya mencegah kecanduan gim digital mulai menjadi bagian dari edukasi hukum bagi pelajar di Kabupaten Banjar. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar membahas &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":206088,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2997,17,2276],"tags":[58518,58523,58522,22200,58520,23705,38433,58519,9654,58525,58524,58521],"class_list":["post-206087","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-banjar-provinsi-kalimantan-selatan","category-headlines","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-disdik-banjar","tag-edukasi-hukum-pelajar","tag-gaming-disorder","tag-jaksa-masuk-sekolah","tag-jms","tag-kabupaten-banjar","tag-kecanduan-gim","tag-kejari-banjar","tag-martapura","tag-pelajar-banjar","tag-pendidikan-banjar","tag-smp-darul-hijrah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206087","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=206087"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206087\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":206089,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206087\/revisions\/206089"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/206088"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=206087"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=206087"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=206087"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}