{"id":206201,"date":"2026-09-13T09:20:59","date_gmt":"2026-09-13T01:20:59","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=206201"},"modified":"2026-09-13T09:21:30","modified_gmt":"2026-09-13T01:21:30","slug":"kebakaran-lahan-di-eks-bandara-temindung-dua-petugas-alami-luka-bakar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kebakaran-lahan-di-eks-bandara-temindung-dua-petugas-alami-luka-bakar\/","title":{"rendered":"Kebakaran Lahan di Eks Bandara Temindung, Dua Petugas Alami Luka Bakar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Dua petugas BPBD Samarinda dan Katana Lempake mengalami luka bakar akibat percikan api saat menangani kebakaran lahan di kawasan eks Bandara Temindung, Sabtu sore.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> &#8211; Dua petugas mengalami luka bakar saat menangani kebakaran lahan semak belukar di kawasan eks Bandar Udara Temindung, Jalan Pipit, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (12\/09\/2026). Keduanya terkena percikan api ketika melakukan pengisian bahan bakar mesin penyedot di lokasi kebakaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dua petugas yang terluka masing-masing Irfan, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, dan Dino, anggota Kelurahan Tangguh Bencana (Katana) Lempake.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Samarinda, Nanang Arifin, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran lahan di kawasan eks Bandara Temindung sekitar pukul 17.37 Waktu Indonesia Tengah (WITA).<\/p>\n<figure id=\"attachment_206206\" aria-describedby=\"caption-attachment-206206\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-206206\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/6136552064989991399.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/6136552064989991399.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/6136552064989991399-300x169.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/6136552064989991399-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/6136552064989991399-768x432.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-206206\" class=\"wp-caption-text\">Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Samarinda, Nanang Arifin<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Nanang, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran yang dilakukan secara sengaja oleh orang yang belum diketahui identitasnya. Setelah menerima laporan, personel BPBD Samarinda bersama petugas pemadam kebakaran (damkar) dan relawan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPada pukul 17.37 WITA kami menerima laporan. Tim bersama damkar dan relawan langsung menuju lokasi, sekitar pukul 18.00 WITA, proses penanganan telah memasuki tahap pendinginan,\u201d kata Nanang kepada awak media.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nanang menjelaskan, proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala karena lokasi kebakaran berada di kawasan fasilitas publik dan dikelilingi aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja lebih berhati-hati untuk mencegah api meluas dan membahayakan masyarakat maupun fasilitas di sekitar lokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tiupan angin yang cukup kencang juga menjadi tantangan bagi petugas karena berpotensi mempercepat penyebaran api. Di tengah proses penanganan tersebut, insiden terjadi ketika petugas mengisi bahan bakar mesin penyedot. Percikan api mengenai Irfan dan Dino hingga menyebabkan keduanya mengalami luka bakar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKendala yang dihadapi lokasi berada dipusat keramaian yang merupakan pasilitas publik dan juga angin cukup kencang serta ada insiden terkena percikan api saat mengisi bahan bakar ke mesin penyedot yang menyebabkan dua petugas mengalami luka bakar, yakni Irfan anggota BPBD Samarinda dan Dino anggota katana Lempake,&#8221; ujar Nanang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekitar pukul 18.00 WITA, penanganan kebakaran telah memasuki tahap pendinginan. Kebakaran di kawasan eks Bandara Temindung tersebut menjadi perhatian karena terjadi di area publik yang berada di tengah aktivitas masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">BPBD Samarinda mengingatkan masyarakat agar mewaspadai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, terutama ketika kondisi angin dapat mempercepat penyebaran api. Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan yang berisiko menimbulkan kebakaran dan membahayakan lingkungan maupun keselamatan warga. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dua petugas BPBD Samarinda dan Katana Lempake mengalami luka bakar akibat percikan api saat menangani kebakaran lahan di kawasan eks Bandara Temindung, Sabtu sore. SAMARINDA &#8211; Dua petugas mengalami luka bakar saat menangani kebakaran lahan semak belukar di kawasan eks Bandar Udara Temindung, Jalan Pipit, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":206205,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,26,37],"tags":[17237,10756,5544,1656,58683,58680,1530,58112,15821,58684,52492,58682,39425,58685,609,10462,58681],"class_list":["post-206201","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-bandara-temindung","tag-bpbd-samarinda","tag-kalimantan-timur","tag-kaltim","tag-katana-lempake","tag-kebakaran-eks-bandara-temindung","tag-kebakaran-lahan","tag-kebakaran-lahan-samarinda","tag-kebakaran-samarinda","tag-kelurahan-bandara","tag-kelurahan-tangguh-bencana","tag-nanang-arifin","tag-pemadam-kebakaran-samarinda","tag-petugas-luka-bakar","tag-samarinda","tag-sungai-pinang","tag-trc-bpbd-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206201","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=206201"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206201\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":206208,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206201\/revisions\/206208"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/206205"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=206201"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=206201"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=206201"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}