{"id":206356,"date":"2026-09-13T16:27:18","date_gmt":"2026-09-13T08:27:18","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=206356"},"modified":"2026-09-13T16:27:18","modified_gmt":"2026-09-13T08:27:18","slug":"maulid-nabi-jadi-momentum-perkuat-kepedulian-sosial-di-kaltara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/maulid-nabi-jadi-momentum-perkuat-kepedulian-sosial-di-kaltara\/","title":{"rendered":"Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial di Kaltara"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Pemprov Kaltara mengajak masyarakat memaknai Maulid Nabi dengan memperkuat fungsi masjid sebagai pusat solidaritas, gotong royong, kepedulian terhadap korban bencana, dan persatuan masyarakat.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BULUNGAN<\/strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kepedulian sosial, gotong royong, dan penguatan persaudaraan masyarakat. Pesan itu disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam (SAW) 1448 Hijriah di Masjid Al-Muhsinin, Tepian Tanjung Selor, Sabtu (12\/09\/2026) malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ajakan tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Hubungan Antar Lembaga Rustan Samsuddin saat mewakili Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutan Gubernur Kaltara yang dibacakannya, Rustan menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi seharusnya menghasilkan tindakan nyata berupa kepedulian kepada sesama, bukan berhenti sebagai agenda seremonial tahunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMaulid Nabi bukan hanya acara seremonial. Mari kita meneladani akhlak Rasulullah dan membuktikannya dengan kepedulian kepada sesama,\u201d kata Rustan, sebagaimana dilansir Dkisp, Sabtu, (12\/09\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, nilai keteladanan Rasulullah dapat diterapkan dengan menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan Allah subhanahu wa ta&#8217;ala (SWT) atau habluminallah serta hubungan antarsesama manusia atau habluminannas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nilai tersebut, lanjutnya, dapat diwujudkan melalui semangat saling membantu, gotong royong, kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, serta penguatan persaudaraan di lingkungan sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemprov Kaltara juga mendorong pengembangan masjid sebagai ruang aktivitas umat yang mampu memperkuat silaturahmi dan menjadi wadah tumbuhnya solidaritas masyarakat. Dengan fungsi tersebut, keberadaan masjid diharapkan memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi lingkungan sekitarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semangat kepedulian itu turut diarahkan kepada masyarakat yang sedang menghadapi bencana di berbagai daerah. Pemprov Kaltara mengajak masyarakat mendoakan korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan maupun warga yang terdampak erupsi gunung berapi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMari kita doakan saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana. Semoga mereka diberi kekuatan dan para petugas serta relawan selalu mendapat perlindungan Allah SWT,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain solidaritas terhadap korban bencana, Rustan mengingatkan pentingnya menjaga persatuan masyarakat Kaltara yang terdiri atas beragam suku, agama, dan latar belakang. Keberagaman tersebut dinilai menjadi modal sosial untuk mendukung pembangunan daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPerbedaan jangan menjadi alasan untuk terpecah. Justru keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun Kaltara bersama,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemprov Kaltara berharap semangat Maulid Nabi tidak berhenti pada kegiatan keagamaan, tetapi diterjemahkan melalui kepedulian sosial, penguatan fungsi masjid, gotong royong, serta pemeliharaan kerukunan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kaltara yang maju, makmur, dan berkelanjutan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemprov Kaltara mengajak masyarakat memaknai Maulid Nabi dengan memperkuat fungsi masjid sebagai pusat solidaritas, gotong royong, kepedulian terhadap korban bencana, dan persatuan masyarakat. BULUNGAN &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kepedulian sosial, gotong royong, dan penguatan persaudaraan masyarakat. Pesan itu disampaikan dalam &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":206362,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2256,17,27],"tags":[58927,19683,2889,2491,49971,30226,58928,58925,53909,52912,9951,48591,58926,18789,8861,34867],"class_list":["post-206356","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-bulungan","category-headlines","category-kalimantan-utara-kaltara","tag-fungsi-sosial-masjid","tag-gotong-royong","tag-kalimantan-utara","tag-kaltara","tag-karhutla-kalimantan","tag-kepedulian-sosial","tag-korban-bencana","tag-masjid-al-muhsinin","tag-maulid-nabi-1448-hijriah","tag-maulid-nabi-muhammad-saw","tag-pemprov-kaltara","tag-persatuan-kaltara","tag-rustan-samsuddin","tag-solidaritas-masyarakat","tag-tanjung-selor","tag-zainal-a-paliwang"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206356","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=206356"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206356\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":206363,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206356\/revisions\/206363"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/206362"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=206356"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=206356"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=206356"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}