{"id":206505,"date":"2026-09-14T13:28:18","date_gmt":"2026-09-14T05:28:18","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=206505"},"modified":"2026-09-14T13:28:58","modified_gmt":"2026-09-14T05:28:58","slug":"rawa-mengering-bawa-peluang-ekonomi-bagi-warga-hsu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rawa-mengering-bawa-peluang-ekonomi-bagi-warga-hsu\/","title":{"rendered":"Rawa Mengering Bawa Peluang Ekonomi bagi Warga HSU"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Ratusan warga memanfaatkan rawa yang mengering akibat kemarau panjang untuk menangkap ikan patin dan mengolah lahan menjadi persawahan sebagai sumber penghasilan sekaligus penopang ketahanan pangan.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>HULU SUNGAI UTARA &#8211;<\/strong> Rawa yang mengering akibat kemarau panjang dimanfaatkan warga di sepanjang jalur <em>By Pass<\/em> Bayur\u2013Panangkalaan untuk memperoleh tambahan penghasilan sekaligus menyiapkan lahan pertanian. Dalam dua tahap pemanfaatan tersebut, warga lebih dulu menangkap ikan yang terjebak di perairan dangkal sebelum mengolah dasar rawa menjadi areal persawahan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Aktivitas itu berlangsung dalam sekitar 10 hari terakhir dan menarik ratusan warga di sisi kiri dan kanan jalur <em>By Pass<\/em>. Mereka menangkap ikan yang terjebak akibat menyusutnya permukaan air, terutama ikan patin berukuran besar, dengan peralatan sederhana berupa tombak.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Bagi warga, kondisi tersebut menjadi peluang ekonomi yang muncul seiring perubahan kondisi rawa. Hasil tangkapan tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi keluarga, tetapi juga dijual sehingga memberikan tambahan pendapatan. Hal itu disampaikan Suryadinata, warga Desa Bayur, sebagaimana diberitakan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara, Minggu, (13\/09\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u201dSaya pernah mendapatkan ikan patin seberat hampir 5 kilogram per ekor. Selain dikonsumsi sendiri, sebagian juga dijual. Lumayan untuk menambah penghasilan,\u201d ujarnya, Minggu (13\/9\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Setelah aktivitas penangkapan ikan berakhir, warga kembali memanfaatkan kondisi rawa yang telah mengering. Permukaan lahan yang pada musim hujan biasanya tergenang air digunakan untuk bercocok tanam hingga berubah menjadi areal persawahan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Tanaman padi kemudian tumbuh di sejumlah bagian lahan tersebut. Perubahan fungsi sementara itu menunjukkan kemampuan masyarakat menyesuaikan kegiatan ekonomi dengan kondisi lingkungan, terutama pada wilayah yang memiliki karakteristik lahan rawa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemanfaatan rawa pada musim kemarau juga memberikan dua manfaat bagi warga, yakni menghasilkan ikan dari perairan yang menyusut dan menyediakan ruang untuk kegiatan pertanian. Pola tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung pendapatan rumah tangga di tengah perubahan musim. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ratusan warga memanfaatkan rawa yang mengering akibat kemarau panjang untuk menangkap ikan patin dan mengolah lahan menjadi persawahan sebagai sumber penghasilan sekaligus penopang ketahanan pangan. HULU SUNGAI UTARA &#8211; Rawa yang mengering akibat kemarau panjang dimanfaatkan warga di sepanjang jalur By Pass Bayur\u2013Panangkalaan untuk memperoleh tambahan penghasilan sekaligus menyiapkan lahan pertanian. Dalam dua tahap pemanfaatan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":206507,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2301,2276],"tags":[12204,59072,59073,59078,26496,2909,9813,59075,22157,4538,38818,59076,43802,59074,59077],"class_list":["post-206505","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kabupaten-hulu-sungai-utara-provinsi-kalimantan-selatan","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-amuntai","tag-bayur","tag-by-pass-bayur-panangkalaan","tag-desa-bayur","tag-ekonomi-warga","tag-hsu","tag-hulu-sungai-utara","tag-ikan-patin","tag-kemarau-panjang","tag-ketahanan-pangan","tag-panangkalaan","tag-panen-ikan","tag-pertanian-rawa","tag-rawa-hsu","tag-sawah-hsu"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206505","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=206505"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206505\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":206509,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206505\/revisions\/206509"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/206507"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=206505"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=206505"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=206505"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}