{"id":206984,"date":"2026-09-15T17:06:33","date_gmt":"2026-09-15T09:06:33","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=206984"},"modified":"2026-09-15T17:07:59","modified_gmt":"2026-09-15T09:07:59","slug":"cegah-asap-lintas-batas-pengawasan-karhutla-diperketat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/cegah-asap-lintas-batas-pengawasan-karhutla-diperketat\/","title":{"rendered":"Cegah Asap Lintas Batas, Pengawasan Karhutla Diperketat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><em>Patroli terpadu di PLBN Jagoi Babang, Aruk, dan Entikong difokuskan pada deteksi dini, pencegahan, edukasi masyarakat, serta antisipasi asap lintas batas.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>BENGKAYANG<\/strong> &#8211; Pengawasan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan perbatasan Kalimantan Barat diperkuat melalui Patroli Terpadu Pengamanan Batas Negara. Kegiatan serentak di tiga kawasan perbatasan tersebut diarahkan untuk mendeteksi titik rawan kebakaran sejak dini sekaligus mencegah asap melintasi batas negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Patroli digelar Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan bersama Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), pengelola Pos Lintas Batas Negara (PLBN), Manggala Agni, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), pemerintah daerah, serta masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tiga lokasi yang menjadi sasaran patroli meliputi PLBN Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang (Bengkayang), PLBN Aruk di Kabupaten Sambas (Sambas), dan PLBN Entikong di Kabupaten Sanggau (Sanggau). Pelaksanaan dipusatkan di PLBN Jagoi Babang dan dirangkaikan dengan rapat koordinasi bersama Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko karhutla. Selain mengantisipasi kebakaran di wilayah perbatasan, pengawasan juga ditujukan untuk mencegah transboundary haze pollution atau asap lintas batas yang dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan, sosial, dan perekonomian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kepala BPPD Kalbar mengapresiasi keterlibatan lintas instansi dalam patroli tersebut. \u201cKami menyampaikan apresiasi kepada Kemenhut melalui Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan bersama seluruh stakeholder yang secara konsisten melaksanakan Patroli Terpadu Batas Negeri. Kegiatan ini penting untuk memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan bersama dalam mencegah dan mengendalikan karhutla, khususnya di wilayah perbatasan,\u201d ujar Kepala BPPD Kalbar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan Yudho Shekti Mustiko menilai keterlibatan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam pengendalian karhutla, terutama karena pencegahan harus dilakukan hingga tingkat tapak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cPengendalian karhutla, khususnya di wilayah perbatasan, membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Sinergi ini menjadi kunci untuk memperkuat deteksi dini, pencegahan, dan penanganan karhutla secara cepat dan terpadu,\u201d jelas Yudho.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam pelaksanaannya, tim patroli memusatkan kegiatan pada pemantauan kawasan yang memiliki potensi karhutla, deteksi dini, edukasi dan penyadartahuan masyarakat, serta penguatan koordinasi antarpihak. Masyarakat juga didorong untuk terlibat dalam pencegahan dan pengendalian kebakaran di wilayah masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sejumlah unsur turut terlibat dalam koordinasi kegiatan, antara lain Konsul Jenderal Republik Indonesia di Kuching, BPPD Kalbar, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang, Manggala Agni Kemenhut, pengelola PLBN Jagoi Babang, UPT KPH Bengkayang, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, Jasa Raharja, unsur TNI dan Polri, serta jajaran kecamatan setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Penguatan patroli di tiga PLBN diharapkan mampu mempersempit peluang terjadinya karhutla sekaligus mempercepat respons apabila ditemukan indikasi kebakaran. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kawasan perbatasan dan mengurangi risiko penyebaran asap lintas negara. []\n<p style=\"text-align: justify\">Redaksi 03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Patroli terpadu di PLBN Jagoi Babang, Aruk, dan Entikong difokuskan pada deteksi dini, pencegahan, edukasi masyarakat, serta antisipasi asap lintas batas. BENGKAYANG &#8211; Pengawasan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan perbatasan Kalimantan Barat diperkuat melalui Patroli Terpadu Pengamanan Batas Negara. Kegiatan serentak di tiga kawasan perbatasan tersebut diarahkan untuk mendeteksi titik rawan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":94,"featured_media":207108,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[3488,17,2273],"tags":[59789,4578,4861,189,20126,30711,25447,1671,17121,35035,25694,59788,5112,4988,11701,5781,2632,6022,1792,59790],"class_list":["post-206984","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-bengkayang-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","category-headlines","category-kalimantan-barat-kalbar","tag-asap-lintas-batas","tag-bengkayang","tag-kalimantan-barat","tag-karhutla","tag-kebakaran-hutan-dan-lahan","tag-kemenhut","tag-kementerian-kehutanan","tag-manggala-agni","tag-musim-kemarau","tag-patroli-terpadu","tag-pencegahan-karhutla","tag-perbatasan-kalbar","tag-plbn-aruk","tag-plbn-entikong","tag-plbn-jagoi-babang","tag-polri","tag-sambas","tag-sanggau","tag-tni","tag-transboundary-haze-pollution"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206984","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/94"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=206984"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206984\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":207115,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206984\/revisions\/207115"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/207108"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=206984"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=206984"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=206984"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}