{"id":207182,"date":"2026-09-16T07:55:49","date_gmt":"2026-09-15T23:55:49","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=207182"},"modified":"2026-09-16T07:56:56","modified_gmt":"2026-09-15T23:56:56","slug":"estafet-kepemimpinan-tertahan-ikamabsii-kalsel-masuki-masa-jeda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/estafet-kepemimpinan-tertahan-ikamabsii-kalsel-masuki-masa-jeda\/","title":{"rendered":"Estafet Kepemimpinan Tertahan, IKAMABSII Kalsel Masuki Masa Jeda"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Muswil IV DPW IKAMABSII Kalsel memutuskan masa hiatus setelah keterbatasan sumber daya manusia dan minimnya delegasi menjadi kendala keberlanjutan kepengurusan.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>MARTAPURA &#8211;<\/strong> Regenerasi menjadi tantangan bagi Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Inggris se-Indonesia (DPW IKAMABSII) Kalimantan Selatan (Kalsel) setelah Musyawarah Wilayah (Muswil) IV memutuskan organisasi tersebut memasuki masa <em>hiatus<\/em> atau jeda kepengurusan untuk waktu yang belum ditentukan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Keputusan itu diambil dalam sidang pleno lima Muswil IV di Aula 2 Universitas Nahdlatul Ulama Kalsel (UNUKASE), Jumat (11\/9\/2026), setelah peserta mempertimbangkan keterbatasan sumber daya manusia (SDM), program kerja, serta kesulitan sejumlah <em>English Students Association<\/em> (ESA) mengirimkan delegasi untuk menjalankan roda organisasi.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Kondisi tersebut membuat keberlanjutan kepengurusan menjadi persoalan utama dalam forum yang berlangsung selama dua hari itu. Peserta musyawarah sebelumnya menyampaikan berbagai pandangan mengenai masa depan organisasi dan menilai keterbatasan SDM sebagai salah satu kendala mempertahankan aktivitas DPW IKAMABSII Kalsel.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Perwakilan Dewan Pengawas Nasional (DPN) IKAMABSII Ahmad Ryan Tryantama mengatakan tantangan organisasi juga berkaitan dengan perbedaan kesibukan, masa kepengurusan, dan tingkat keaktifan anggota dari berbagai ESA.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saya rasa di Kalimantan, Kalsel khususnya, memang saat ini yang lebih aktif dan lebih produktif dibandingkan mungkin beberapa DPW yang lain,&#8221; ucap Tama sebagaimana diberitakan Antara, Selasa, (15\/09\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Menurut Tama, IKAMABSII merupakan wadah yang menghubungkan ESA dari berbagai perguruan tinggi sehingga keberlangsungan organisasi tidak hanya bergantung pada program kerja DPW, tetapi juga keterlibatan anggota secara luas.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Ia mendorong agar program kerja ESA dapat dikolaborasikan dengan IKAMABSII sehingga kegiatan antarlembaga saling mendukung sekaligus memperluas jejaring mahasiswa Bahasa dan Sastra Inggris.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Bukan menunggu program IKAMABSII baru kegiatan, tapi menyatukan atau menghubungkan ESA-ESA untuk bisa jadi satu kesatuan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) DPW IKAMABSII Kalsel M. Fattahillah Ajrun Azhiima mengatakan keputusan <em>hiatus<\/em> merupakan hasil pembahasan yang mempertimbangkan kondisi nyata organisasi.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Untuk keberlangsungan, sungguh sangat disayangkan karena kita melihat kenyataan tidak bisa melanjutkan lagi karena ada beberapa faktor,&#8221; ujar Ajrun.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Ia mengatakan kepengurusan sebenarnya diharapkan dapat dilanjutkan melalui proses estafet kepemimpinan. Namun, keterbatasan SDM membuat rencana tersebut belum dapat direalisasikan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sebenarnya kita ingin estafet kepemimpinan tetap lanjut, akan tetapi orang-orangnya masih belum bisa,&#8221; katanya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Dalam keputusan Muswil IV, kepengurusan DPW IKAMABSII Kalsel periode 2025\/2026 ditetapkan menjadi narahubung selama masa <em>hiatus<\/em>. Tidak ada ketua umum baru yang ditetapkan dalam forum tersebut.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Muswil IV juga menjadi ruang pertemuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam ESA. Peserta memperoleh pengalaman melalui proses persidangan sekaligus memperluas hubungan antarmahasiswa Bahasa dan Sastra Inggris.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Forum tersebut mengusung tema <em>One Voice, One Vision, One Movement, Memperkuat Peran Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris se-Kalimantan<\/em>. Agenda musyawarah mencakup penyampaian laporan pertanggungjawaban, penetapan Anggaran Dasar\/Anggaran Rumah Tangga (AD\/ART), Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO), Garis Besar Haluan Kerja (GBHK), serta pembahasan keberlanjutan kepengurusan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Masa <em>hiatus<\/em> tersebut diharapkan menjadi jeda bagi organisasi untuk kembali membangun kesiapan SDM dan menemukan mahasiswa yang bersedia meneruskan kepengurusan. Peserta juga berharap kegiatan organisasi ke depan dapat melibatkan lebih banyak delegasi sehingga jejaring mahasiswa Bahasa dan Sastra Inggris di Kalsel dan Kalimantan semakin kuat. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Muswil IV DPW IKAMABSII Kalsel memutuskan masa hiatus setelah keterbatasan sumber daya manusia dan minimnya delegasi menjadi kendala keberlanjutan kepengurusan. MARTAPURA &#8211; Regenerasi menjadi tantangan bagi Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Inggris se-Indonesia (DPW IKAMABSII) Kalimantan Selatan (Kalsel) setelah Musyawarah Wilayah (Muswil) IV memutuskan organisasi tersebut memasuki masa hiatus atau jeda kepengurusan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":207183,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2276,9422],"tags":[59889,59883,59888,59885,59882,9790,59893,59890,59887,9654,59884,59892,59886,59891],"class_list":["post-207182","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-selatan-kalsel","category-martapura","tag-ahmad-ryan-tryantama","tag-dpw-ikamabsii-kalsel","tag-esa-kalsel","tag-ikamabsii-hiatus","tag-ikamabsii-kalsel","tag-kalimantan-selatan","tag-kepengurusan-ikamabsii","tag-m-fattahillah-ajrun-azhiima","tag-mahasiswa-bahasa-dan-sastra-inggris","tag-martapura","tag-muswil-iv-ikamabsii","tag-organisasi-mahasiswa","tag-regenerasi-organisasi-mahasiswa","tag-unukase"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207182","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=207182"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207182\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":207185,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207182\/revisions\/207185"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/207183"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=207182"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=207182"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=207182"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}