{"id":207229,"date":"2026-09-16T08:41:23","date_gmt":"2026-09-16T00:41:23","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=207229"},"modified":"2026-09-16T08:42:28","modified_gmt":"2026-09-16T00:42:28","slug":"as-habiskan-rp670-triliun-untuk-perang-iran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/as-habiskan-rp670-triliun-untuk-perang-iran\/","title":{"rendered":"AS Habiskan Rp670 Triliun untuk Perang Iran"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Konflik AS-Iran telah menghabiskan sekitar US$38 miliar hingga 1 Agustus 2026 dan berpotensi menambah beban anggaran hingga US$2-3 miliar setiap bulan.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>WASHINGTON, D.C. &#8211;<\/strong> Konflik bersenjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran telah menguras anggaran militer AS sekitar US$38 miliar atau Rp670 triliun hingga 1 Agustus 2026. Kantor Anggaran Kongres (Congressional Budget Office\/CBO) memperkirakan pengeluaran tersebut masih dapat bertambah US$2-3 miliar atau sekitar Rp52 triliun setiap bulan selama perang berlangsung.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">CBO menyebut besarnya biaya tersebut dipengaruhi berbagai kebutuhan militer, mulai dari penggantian amunisi yang telah digunakan, peralatan yang hilang dalam pertempuran hingga meningkatnya konsumsi bahan bakar. Proyeksi pengeluaran bulanan juga dapat berubah bergantung pada tingkat intensitas serangan, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Rabu, (16\/09\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Per 1 Agustus 2026, konflik bersenjata dengan Iran telah menelan biaya sekitar US$38 miliar (Rp670 triliun) bagi Kementerian Pertahanan AS,&#8221; kata CBO dalam sebuah laporan seperti dikutip AFP.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Dari keseluruhan anggaran tersebut, penggantian amunisi menjadi salah satu komponen terbesar. CBO memperkirakan kebutuhan penggantian amunisi yang telah digunakan hingga 1 Agustus mencapai US$21,7 miliar.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Besarnya penggunaan persenjataan juga berimbas terhadap persediaan rudal pencegat pertahanan udara AS. CBO mencatat perbandingan antara pengeluaran yang dilaporkan untuk rudal pencegat dengan jumlah keseluruhan rudal yang telah dibeli Kementerian Pertahanan menunjukkan AS kemungkinan telah menggunakan antara setengah hingga dua pertiga persediaan amunisi tersebut sejak Juni 2025.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Kondisi tersebut membuat dampak konflik tidak hanya berkaitan dengan besarnya dana yang harus dikeluarkan pemerintah AS, tetapi juga kebutuhan untuk memulihkan persediaan persenjataan setelah penggunaannya dalam operasi militer.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Analisis mengenai kebutuhan anggaran tersebut disusun CBO atas permintaan Brendan Boyle, anggota Demokrat paling senior di Komite Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS, bersama sejumlah anggota parlemen Demokrat lainnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Perkiraan biaya perang itu meningkat dibandingkan angka yang disampaikan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada Juli. Saat itu, Hegseth memperkirakan konflik dengan Iran telah menghabiskan sekitar US$37,5 miliar.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">CBO memperkirakan perang juga dapat memberikan tekanan terhadap perekonomian AS melalui inflasi. Gangguan pasokan minyak dan gas alam menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan setelah Selat Hormuz, jalur perdagangan utama minyak dan gas, menjadi bagian dari kawasan konflik.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Selain menambah kebutuhan belanja pertahanan, gangguan tersebut berpotensi meningkatkan tekanan harga energi. Perkembangan konflik dan lamanya gangguan jalur perdagangan akan menjadi faktor yang memengaruhi besarnya dampak ekonomi AS ke depan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konflik AS-Iran telah menghabiskan sekitar US$38 miliar hingga 1 Agustus 2026 dan berpotensi menambah beban anggaran hingga US$2-3 miliar setiap bulan. WASHINGTON, D.C. &#8211; Konflik bersenjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran telah menguras anggaran militer AS sekitar US$38 miliar atau Rp670 triliun hingga 1 Agustus 2026. Kantor Anggaran Kongres (Congressional Budget Office\/CBO) memperkirakan pengeluaran &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":207231,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[9642,36890,4250,59949,59952,59953,27537,59950,18485,6880,7612,59951,15078,1713,27523,19314,36390,15308],"class_list":["post-207229","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-amerika-serikat","tag-anggaran-militer-as","tag-as","tag-biaya-perang","tag-biaya-perang-as","tag-brendan-boyle","tag-cbo","tag-congressional-budget-office","tag-gas-alam","tag-inflasi","tag-iran","tag-kementerian-pertahanan-as","tag-konflik-timur-tengah","tag-minyak","tag-perang-as-iran","tag-pete-hegseth","tag-rudal-pertahanan-udara","tag-selat-hormuz"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207229","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=207229"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207229\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":207233,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207229\/revisions\/207233"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/207231"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=207229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=207229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=207229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}