{"id":207464,"date":"2026-09-17T07:30:05","date_gmt":"2026-09-16T23:30:05","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=207464"},"modified":"2026-09-17T07:30:05","modified_gmt":"2026-09-16T23:30:05","slug":"pemadaman-bergilir-berlanjut-warga-bontang-siapkan-aksi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemadaman-bergilir-berlanjut-warga-bontang-siapkan-aksi\/","title":{"rendered":"Pemadaman Bergilir Berlanjut, Warga Bontang Siapkan Aksi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><em>PHM menargetkan sekitar 500 warga mengikuti aksi damai ke kantor PLN Bontang untuk menuntut transparansi kondisi kelistrikan dan kepastian berakhirnya pemadaman bergilir.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>BONTANG<\/strong> &#8211; Ratusan warga yang tergabung dalam Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) berencana mendatangi kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Jalan MT Haryono, Bontang, Kamis (17\/09\/2026), untuk mendesak kejelasan mengenai pemadaman listrik bergilir yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">PHM menargetkan sekitar 500 orang ambil bagian dalam aksi tersebut. Massa akan menyampaikan tuntutan terkait transparansi kondisi kelistrikan sekaligus meminta kepastian agar pemadaman bergilir tidak terus terjadi di Bontang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ketua PHM Udin Mulyono mengatakan aksi itu merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pemadaman yang dinilai telah berlangsung cukup lama. Untuk menggalang massa, PHM bahkan menggunakan mobil pengeras suara yang berkeliling menyampaikan ajakan kepada warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cEstimasi 500 orang ada itu. Kami akan blokade jalan agar PLN memenuhi permintaan warga,\u201d ujar Udin melalui sambungan telepon.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut Udin, persoalan yang hendak disampaikan dalam aksi tersebut bukan hanya mengenai pemadaman listrik, tetapi juga kebutuhan warga memperoleh informasi yang jelas mengenai kondisi sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman bergilir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">PHM menyatakan aksi tetap akan digelar secara damai. Massa disebut tidak menyiapkan tindakan anarkis selama penyampaian aspirasi di kantor PLN.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cBesok kami aksi damai. Tidak ada anarkis. Bakar ban pun tidak. Kami cuma mau sampaikan aspirasi,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Rencana aksi tersebut berlangsung di tengah pemadaman listrik bergilir yang masih dirasakan masyarakat Bontang. Kondisi itu berkaitan dengan pasokan listrik dalam sistem interkoneksi Mahakam yang belum optimal akibat gangguan dan pemeliharaan sejumlah pembangkit, sebagaimana diberitakan Bontangpost, [tanggal publikasi tidak tercantum dalam draf].<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Empat pembangkit yang sebelumnya disebut PLN mengalami gangguan atau pemeliharaan meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cahaya Fajar Kaltim di Kutai Kartanegara, PLTU Kaltim Prima Coal di Kutai Timur, PLTU Teluk Balikpapan, serta Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bangkanai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Bontang turut terkena dampak karena menjadi bagian dari sistem interkoneksi Mahakam. PLN sebelumnya menargetkan pemulihan operasi pembangkit dilakukan secara bertahap hingga pekan keempat September 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dengan kondisi tersebut, aksi PHM diharapkan menjadi momentum bagi warga untuk memperoleh penjelasan mengenai perkembangan pemulihan pasokan listrik sekaligus kepastian terkait berakhirnya pemadaman bergilir di Bontang. []\n<p style=\"text-align: justify\">Redaksi 03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PHM menargetkan sekitar 500 warga mengikuti aksi damai ke kantor PLN Bontang untuk menuntut transparansi kondisi kelistrikan dan kepastian berakhirnya pemadaman bergilir. BONTANG &#8211; Ratusan warga yang tergabung dalam Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) berencana mendatangi kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Jalan MT Haryono, Bontang, Kamis (17\/09\/2026), untuk mendesak kejelasan mengenai pemadaman listrik bergilir yang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":94,"featured_media":207465,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[475,17,26],"tags":[60356,1743,60352,60357,60359,60353,4148,39330,60354,39327,26382,60360,60361,60362,60358,60355],"class_list":["post-207464","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-bontang","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-aksi-warga-bontang","tag-bontang","tag-bontangpost","tag-demonstrasi-pln","tag-kelistrikan-kaltim","tag-listrik-padam-bontang","tag-pemadaman-bergilir","tag-pemadaman-listrik-bontang","tag-phm-bontang","tag-pln-bontang","tag-pltmg-bangkanai","tag-pltu-cahaya-fajar-kaltim","tag-pltu-kaltim-prima-coal","tag-pltu-teluk-balikpapan","tag-sistem-interkoneksi-mahakam","tag-udin-mulyono"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207464","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/94"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=207464"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207464\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":207466,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207464\/revisions\/207466"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/207465"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=207464"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=207464"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=207464"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}