{"id":207470,"date":"2026-09-17T07:46:42","date_gmt":"2026-09-16T23:46:42","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=207470"},"modified":"2026-09-17T07:46:42","modified_gmt":"2026-09-16T23:46:42","slug":"hadapi-karhutla-pemprov-kalteng-perkuat-dukungan-untuk-mahasiswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hadapi-karhutla-pemprov-kalteng-perkuat-dukungan-untuk-mahasiswa\/","title":{"rendered":"Hadapi Karhutla, Pemprov Kalteng Perkuat Dukungan untuk Mahasiswa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><em>Pemprov Kalteng menyalurkan bantuan pangan dan kebutuhan kesehatan kepada mahasiswa terdampak karhutla serta kekeringan untuk mendukung keberlangsungan aktivitas pendidikan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>PALANGKA RAYA<\/strong> &#8211; Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di Kalimantan Tengah (Kalteng) turut menyentuh kebutuhan mahasiswa. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menyalurkan bantuan pangan dan kebutuhan kesehatan kepada mahasiswa terdampak sekaligus mendorong mereka tetap menjaga semangat belajar di tengah kondisi darurat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Bantuan diserahkan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran kepada mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Rabu (16\/09\/2026). Bantuan tersebut terdiri atas 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, multivitamin, serta masker KN95.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Penyaluran bantuan menjadi bagian dari perhatian Pemprov Kalteng terhadap kelompok masyarakat yang terdampak karhutla dan kekeringan. Selain menyerahkan bantuan, Agustiar berdialog langsung dengan mahasiswa untuk mengetahui kondisi mereka di tengah situasi tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cSeluruh masyarakat Kalimantan Tengah yang terdampak, InsyaAllah menerima bantuan. Nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi bukan soal nilainya. Yang penting kita bersama-sama merasakan perjuangan dan kesulitan yang dihadapi,\u201d ujar Agustiar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Agustiar mengatakan kondisi akibat karhutla dan kekeringan membutuhkan penanganan bersama. Pemerintah, menurut dia, tidak dapat bekerja sendiri sehingga keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi situasi tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cYang kita lakukan ini adalah bentuk kebersamaan. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Kita semua harus bergotong royong, saling membantu dan saling menguatkan dalam menghadapi kondisi seperti sekarang,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Di tengah kondisi yang dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, Agustiar meminta mahasiswa tidak menjadikan keterbatasan ekonomi maupun latar belakang daerah sebagai alasan untuk kehilangan kepercayaan diri. Ia mendorong mahasiswa tetap memiliki tekad untuk menyelesaikan pendidikan dan mempersiapkan masa depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cJangan minder dan jangan rendah diri. Hidup ini tidak ada yang tidak mungkin. Kembali kepada diri kita sendiri, kemauan dan tekad kita,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut Agustiar, mahasiswa memiliki posisi penting dalam pembangunan Kalteng sehingga kondisi darurat yang berlangsung saat ini tidak semestinya mengurangi semangat mereka untuk belajar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cMahasiswa adalah generasi penerus. Jangan sampai kondisi yang kita hadapi hari ini membuat semangat kalian turun. Justru harus menjadi motivasi untuk terus belajar, berjuang dan mempersiapkan diri,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Perhatian pemerintah terhadap mahasiswa juga mencakup ajakan menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Di tengah situasi karhutla dan kekeringan, Agustiar meminta mahasiswa memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya kepada masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cGunakan media sosial dengan baik. Jangan menyebarkan berita yang belum tentu benar. Kalau mendapatkan informasi, cek dulu kebenarannya sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,\u201d pesannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Penanganan dampak karhutla dan kekeringan di Kalteng juga melibatkan relawan dari berbagai unsur. Pemprov Kalteng menyebut puluhan ribu relawan telah terlibat dalam penanganan di sejumlah wilayah, termasuk lebih dari seribu relawan dari kalangan mahasiswa dan pemuda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cRelawan kita banyak, termasuk mahasiswa dan anak-anak muda. Mereka ikut membantu masyarakat. Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong di Kalimantan Tengah masih sangat kuat,\u201d ungkap Agustiar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selain dukungan pangan dan kesehatan, kebutuhan air bersih menjadi perhatian pemerintah selama kondisi kekeringan. Hampir dua juta liter air telah didistribusikan kepada masyarakat, sementara ratusan sumur bor multifungsi dibangun dan sejumlah depo air minum isi ulang disediakan untuk membantu memenuhi kebutuhan air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Agustiar menegaskan berbagai dukungan tersebut diarahkan untuk menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama menghadapi karhutla dan kekeringan. Pemerintah juga berharap mahasiswa tetap dapat menjalankan perannya sebagai bagian dari generasi yang akan melanjutkan pembangunan daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cKita akan terus berusaha. Apa yang bisa pemerintah lakukan, kita lakukan. Yang penting masyarakat jangan merasa sendiri karena pemerintah bersama masyarakat menghadapi kondisi ini,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kepala Dinas Pendidikan Provinsi (Disdik) Kalteng Reza Prabowo menyampaikan perhatian kepada mahasiswa merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga keberlangsungan pendidikan di tengah kondisi yang dihadapi masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Kalteng dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalteng. []\n<p style=\"text-align: justify\">Redaksi 03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemprov Kalteng menyalurkan bantuan pangan dan kebutuhan kesehatan kepada mahasiswa terdampak karhutla serta kekeringan untuk mendukung keberlangsungan aktivitas pendidikan. PALANGKA RAYA &#8211; Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di Kalimantan Tengah (Kalteng) turut menyentuh kebutuhan mahasiswa. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menyalurkan bantuan pangan dan kebutuhan kesehatan kepada mahasiswa terdampak sekaligus mendorong mereka tetap &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":94,"featured_media":207471,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2259,2264],"tags":[10699,1571,60374,15164,60371,35581,6051,4418,33896,20126,60373,60372,52775,60375,3561,9619,13016,48866,60370,4337],"class_list":["post-207470","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah","tag-agustiar-sabran","tag-air-bersih","tag-bantuan-mahasiswa","tag-bantuan-pangan","tag-disdik-kalteng","tag-istana-isen-mulang","tag-kalimantan-tengah","tag-kalteng","tag-karhutla-kalteng","tag-kebakaran-hutan-dan-lahan","tag-kekeringan-kalteng","tag-mahasiswa-kalteng","tag-masker-kn95","tag-multivitamin","tag-palangka-raya","tag-pemprov-kalteng","tag-pendidikan-kalteng","tag-relawan-karhutla","tag-reza-prabowo","tag-sumur-bor"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207470","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/94"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=207470"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207470\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":207472,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207470\/revisions\/207472"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/207471"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=207470"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=207470"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=207470"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}