{"id":207640,"date":"2026-09-17T15:22:46","date_gmt":"2026-09-17T07:22:46","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=207640"},"modified":"2026-09-18T07:33:35","modified_gmt":"2026-09-17T23:33:35","slug":"korban-penendangan-di-senayan-city-masih-syok-polisi-cek-cctv","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/korban-penendangan-di-senayan-city-masih-syok-polisi-cek-cctv\/","title":{"rendered":"Korban Penendangan di Senayan City Masih Syok, Polisi Cek CCTV"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Polisi menyelidiki aksi penendangan terhadap seorang perempuan di Senayan City dengan memeriksa lokasi dan rekaman CCTV, sementara korban belum membuat laporan karena masih syok dan trauma.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Polisi mulai menyelidiki aksi seorang pria yang menendang seorang perempuan dari belakang hingga tersungkur saat mengantre makanan di Senayan City (Sency), Jakarta Pusat (Jakpus). Korban hingga Kamis (17\/09\/2026) belum membuat laporan polisi karena disebut masih syok dan mengalami trauma setelah kejadian tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Metro Tanah Abang Dhimas Prasetyo mengatakan, penyelidikan dilakukan dengan mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta rekaman televisi sirkuit tertutup (Closed-Circuit Television\/CCTV) di lokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tindakan yang dilakukan melakukan pengecekan TKP, cek CCTV,&#8221; ujar Dhimas sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Kamis, (17\/09\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain menelusuri rekaman CCTV, polisi telah menghubungi teman korban dan meminta korban membuat laporan atas kejadian tersebut. Namun, kondisi korban disebut belum memungkinkan untuk menjalani proses pelaporan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Teman korban sudah dihubungi dan dihimbau oleh anggota kepolisian Polsek Metro Tanah Abang untuk segera membuat laporan polisi atas kejadian tersebut. Namun korban belum bisa membuat laporan polisi karena masih syok\/trauma,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman video aksi penendangan beredar luas di media sosial. Dalam video itu, seorang perempuan berpakaian putih terlihat berdiri di depan gerai makanan bersama sejumlah pengunjung lain yang sedang mengantre.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di belakang korban terlihat seorang pria berkaus hitam dalam posisi duduk. Pria tersebut kemudian menoleh ke samping sebelum tiba-tiba menendang korban dari arah belakang hingga terjatuh ke lantai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aksi itu membuat sejumlah pengunjung dan pegawai gerai di sekitar lokasi menoleh. Korban kemudian bangkit dan menjauh dari pria yang menendangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah video tersebut viral, warganet ramai mengecam tindakan pria tersebut dan meminta aparat kepolisian segera mengusut kejadian itu. Sejumlah pengguna media sosial juga berupaya mengidentifikasi pria yang terekam dalam video.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahkan, beredar gambar rekonstruksi wajah yang diklaim dibuat berdasarkan rekaman CCTV. Namun, gambar tersebut merupakan perkiraan dan belum dapat dipastikan identik dengan wajah orang yang berada dalam rekaman sehingga informasi mengenai identitas terduga pelaku masih memerlukan verifikasi kepolisian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyelidikan kini difokuskan pada pemeriksaan lokasi dan rekaman CCTV untuk memperjelas kronologi serta mengidentifikasi pria yang melakukan penendangan. Polisi juga masih menunggu kesiapan korban untuk membuat laporan agar penanganan perkara dapat dilanjutkan berdasarkan keterangan dan bukti yang tersedia. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polisi menyelidiki aksi penendangan terhadap seorang perempuan di Senayan City dengan memeriksa lokasi dan rekaman CCTV, sementara korban belum membuat laporan karena masih syok dan trauma. JAKARTA &#8211; Polisi mulai menyelidiki aksi seorang pria yang menendang seorang perempuan dari belakang hingga tersungkur saat mengantre makanan di Senayan City (Sency), Jakarta Pusat (Jakpus). Korban hingga Kamis &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":207650,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,9295,35],"tags":[60652,60651,18769,7758,60653,35018,60647,60654,60650,60656,40543,60646,60655,60649,60648],"class_list":["post-207640","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-cctv-senayan-city","tag-dhimas-prasetyo","tag-jakarta-pusat","tag-jakpus","tag-korban-trauma","tag-kriminal-jakarta","tag-penendangan-wanita","tag-polisi-selidiki-penendangan","tag-polsek-metro-tanah-abang","tag-pria-tendang-wanita","tag-senayan-city","tag-sency","tag-video-viral-jakarta","tag-viral-senayan-city","tag-wanita-ditendang"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207640","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=207640"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207640\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":207658,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207640\/revisions\/207658"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/207650"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=207640"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=207640"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=207640"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}