{"id":207655,"date":"2026-09-17T16:33:12","date_gmt":"2026-09-17T08:33:12","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=207655"},"modified":"2026-09-18T07:40:08","modified_gmt":"2026-09-17T23:40:08","slug":"malaysia-pilih-pencegahan-ketimbang-ganti-rugi-dalam-isu-kabut-asap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/malaysia-pilih-pencegahan-ketimbang-ganti-rugi-dalam-isu-kabut-asap\/","title":{"rendered":"Malaysia Pilih Pencegahan Ketimbang Ganti Rugi dalam Isu Kabut Asap"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi dan Wapres Gibran Rakabuming Raka membahas penguatan koordinasi pencegahan kabut asap lintas batas dengan mengedepankan langkah diplomatik dan teknis.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA <\/strong>&#8211; Malaysia memilih memperkuat langkah pencegahan dan koordinasi dengan Indonesia untuk menangani kabut asap lintas batas ketimbang mendorong tuntutan ganti rugi. Isu tersebut menjadi salah satu agenda pertemuan Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi dengan Wakil Presiden (Wapres) Indonesia Gibran Rakabuming Raka di Jakarta, Kamis (17\/09\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertemuan kedua pejabat itu membahas mekanisme koordinasi antarkedua negara guna mencegah terulangnya kabut asap yang berdampak melintasi batas negara. Malaysia menilai langkah pencegahan sejak dini lebih penting dibandingkan memperdebatkan kompensasi atas dampak asap yang dirasakan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami percaya pencegahan lebih baik daripada pengobatan, perlunya mengambil langkah-langkah pencegah sejak dini,&#8221; kata Ahmad Zahid sebagaimana dilansir Cnn Indonesia, Kamis, (17\/09\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ahmad Zahid menegaskan, pembayaran ganti rugi tidak dipandang sebagai tanggung jawab yang harus dibebankan kepada satu negara dalam menghadapi persoalan kabut asap lintas batas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Langkah-langkah diplomatik harus diambil bersamaan dengan upaya teknis antara pejabat negara tetangga,&#8221; imbuh dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Ahmad Zahid, langkah pencegahan yang dilakukan sejak awal dapat membantu Indonesia dan Malaysia menghindari munculnya persoalan sensitif akibat kabut asap. Pendekatan tersebut sekaligus membuka ruang penguatan kerja sama teknis dan diplomatik kedua negara dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejumlah wilayah di Indonesia mengalami karhutla dalam beberapa waktu terakhir. Kabut asap yang timbul dari kebakaran tersebut juga dilaporkan memengaruhi kualitas udara di sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah Indonesia telah mengerahkan berbagai unsur untuk menangani karhutla, mulai petugas pemadam kebakaran, badan penanggulangan bencana, aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI), hingga Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain pemadaman langsung di lapangan, pemerintah juga menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai bagian dari langkah penanganan kebakaran dan kabut asap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di tengah persoalan tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya meminta negara-negara tetangga tidak serta-merta menyalahkan Indonesia terkait kabut asap yang terjadi di kawasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertemuan Indonesia dan Malaysia menunjukkan upaya penanganan kabut asap lintas batas diarahkan pada penguatan koordinasi, pencegahan kebakaran sejak dini, serta kerja sama teknis antarkedua negara. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko berulangnya persoalan kabut asap yang berdampak terhadap masyarakat di kawasan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi dan Wapres Gibran Rakabuming Raka membahas penguatan koordinasi pencegahan kabut asap lintas batas dengan mengedepankan langkah diplomatik dan teknis. JAKARTA &#8211; Malaysia memilih memperkuat langkah pencegahan dan koordinasi dengan Indonesia untuk menangani kabut asap lintas batas ketimbang mendorong tuntutan ganti rugi. Isu tersebut menjadi salah satu agenda pertemuan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":207667,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[60669,4067,60672,10640,40952,4589,1461,53114,53116,20126,245,37692,37691,60673,60670,60671],"class_list":["post-207655","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-ahmad-zahid-hamidi","tag-bnpb","tag-diplomasi-indonesia-malaysia","tag-gibran-rakabuming-raka","tag-indonesia-malaysia","tag-jakarta","tag-kabut-asap","tag-kabut-asap-lintas-batas","tag-karhutla-indonesia","tag-kebakaran-hutan-dan-lahan","tag-malaysia","tag-omc","tag-operasi-modifikasi-cuaca","tag-pencegahan-kabut-asap","tag-wakil-perdana-menteri-malaysia","tag-wapres-indonesia"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207655","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=207655"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207655\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":207669,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207655\/revisions\/207669"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/207667"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=207655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=207655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=207655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}