{"id":207711,"date":"2026-09-18T08:12:28","date_gmt":"2026-09-18T00:12:28","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=207711"},"modified":"2026-09-18T08:13:14","modified_gmt":"2026-09-18T00:13:14","slug":"dprd-minta-taman-satwa-banjarmasin-dirawat-serius","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dprd-minta-taman-satwa-banjarmasin-dirawat-serius\/","title":{"rendered":"DPRD Minta Taman Satwa Banjarmasin Dirawat Serius"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>DPRD Kota Banjarmasin mendorong Taman Satwa dan Edukasi dikelola secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan agar manfaat edukasi, sosial, serta potensi PAD tetap terjaga.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\"><strong>BANJARMASIN &#8211;<\/strong> Keberadaan Taman Satwa dan Edukasi di Kota Banjarmasin dinilai perlu diikuti pola pengelolaan berkelanjutan agar fasilitas publik tersebut tidak berhenti pada tahap pembangunan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin mendorong perawatan serius, keterlibatan masyarakat, serta pengembangan potensi ekonomi tanpa menghilangkan fungsi edukasi taman.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri mengatakan kualitas fasilitas harus dijaga setelah pembangunan selesai. Menurutnya, keberlanjutan sebuah fasilitas publik membutuhkan perhatian dan pengelolaan secara konsisten.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u201cHarapan kami dengan berfungsinya Taman Satwa dan Edukasi ini bisa bermanfaat sebaik mungkin. Juga harus bisa selalu terjaga dan dirawat. Kita membangun mudah saja, namun menjaga pun perlu betul-betul perhatian,\u201d ujar Rikval, sebagaimana diberitakan Kalsel Daily, Senin, (30\/08\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Menurut Rikval, pengelolaan secara profesional juga dapat membuka peluang bagi Taman Satwa dan Edukasi untuk memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Potensi tersebut dinilai perlu dikembangkan secara seimbang dengan fungsi taman sebagai ruang publik dan sarana edukasi masyarakat.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Ia juga menekankan bahwa pemeliharaan fasilitas tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Pengunjung turut memiliki peran dalam menjaga kondisi taman agar tetap dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">\u201cBukan hanya dari pemerintah saja, tapi dari pengunjung pun harus bisa menjaga kondisi dari taman ini,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Rikval turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam pembangunan Taman Satwa dan Edukasi, termasuk melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau <em>Corporate Social Responsibility<\/em> (CSR). Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat terus dikembangkan untuk mendukung keberlanjutan fasilitas setelah pembangunan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Kolaborasi pemerintah dengan pemangku kepentingan, kata dia, tidak hanya diperlukan ketika fasilitas dibangun, tetapi juga dalam memastikan pengelolaan dan pemeliharaan berjalan secara berkesinambungan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">DPRD Kota Banjarmasin, lanjut Rikval, akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan dan pengelolaan Taman Satwa dan Edukasi. Pengawasan tersebut diarahkan agar fasilitas dapat digunakan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\" style=\"text-align: justify;\">Dengan perawatan yang konsisten, pengelolaan profesional, serta keterlibatan pengunjung dan berbagai pihak, Taman Satwa dan Edukasi diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas yang dibangun pemerintah, tetapi juga ruang publik yang terus memberikan manfaat sosial, edukasi, dan potensi ekonomi bagi daerah. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DPRD Kota Banjarmasin mendorong Taman Satwa dan Edukasi dikelola secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan agar manfaat edukasi, sosial, serta potensi PAD tetap terjaga. BANJARMASIN &#8211; Keberadaan Taman Satwa dan Edukasi di Kota Banjarmasin dinilai perlu diikuti pola pengelolaan berkelanjutan agar fasilitas publik tersebut tidak berhenti pada tahap pembangunan. Dewan Perwakilan Rakyat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":85,"featured_media":207713,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2275,17,2276],"tags":[7964,60763,60760,60764,60761,55417,60762,50854,15401,60759],"class_list":["post-207711","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan","category-headlines","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-banjarmasin","tag-csr-banjarmasin","tag-dprd-kota-banjarmasin","tag-edukasi-satwa","tag-fasilitas-publik-banjarmasin","tag-pad-banjarmasin","tag-pengelolaan-taman","tag-rikval-fachruri","tag-ruang-publik","tag-taman-satwa-dan-edukasi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207711","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/85"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=207711"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207711\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":207714,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207711\/revisions\/207714"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/207713"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=207711"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=207711"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=207711"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}