{"id":207817,"date":"2026-09-18T13:14:32","date_gmt":"2026-09-18T05:14:32","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=207817"},"modified":"2026-09-18T13:14:32","modified_gmt":"2026-09-18T05:14:32","slug":"kapal-induk-giuseppe-garibaldi-tiba-di-tanjung-priok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kapal-induk-giuseppe-garibaldi-tiba-di-tanjung-priok\/","title":{"rendered":"Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><em>Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi tiba di Tanjung Priok setelah menempuh perjalanan dari Italia dan mendapat pengawalan dua kapal perang TNI AL saat memasuki perairan Indonesia.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>JAKARTA <\/strong>&#8211; Perjalanan kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Italia berakhir di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18\/09\/2026). Kapal perang yang dihibahkan Pemerintah Italia kepada Indonesia itu memasuki kawasan pelabuhan sekitar pukul 07.58 WIB setelah lebih dari tiga pekan menempuh perjalanan menuju Tanah Air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kedatangan Giuseppe Garibaldi menandai masuknya kapal tersebut ke tahap berikutnya sebelum digunakan dalam struktur Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Sebelum mencapai Jakarta, kapal sepanjang 180 meter dan lebar 33 meter itu terlebih dahulu menempuh perjalanan dari Italia sejak Senin (24\/08\/2026) dengan pengawalan kapal perang Angkatan Laut Italia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Setelah memasuki wilayah perairan Indonesia melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I di kawasan perairan Bangka, Bangka Belitung, kapal tersebut mendapat pengawalan dari dua kapal perang TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321. Pengawalan itu dilakukan setelah Giuseppe Garibaldi sebelumnya singgah di sejumlah negara, termasuk Sri Lanka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Tunggul sebelumnya menjelaskan bahwa kapal tersebut akan memasuki Jakarta setelah melewati rangkaian perjalanan internasional dan mendapatkan pengawalan dari kapal perang Italia selama pelayaran menuju Indonesia. Sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Jumat (18\/09\/2026), Giuseppe Garibaldi kemudian tiba di Tanjung Priok dan disambut jajaran pejabat pertahanan serta TNI.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Penyambutan di dermaga berlangsung dengan nuansa seremoni. Tim marching band TNI memainkan sejumlah lagu, termasuk lagu khas Betawi, &#8220;Si Jali Jali&#8221;, ketika kapal memasuki kawasan pelabuhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sejumlah pejabat hadir dalam penyambutan tersebut, di antaranya Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Mohamad Tonny Harjono.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kedatangan Giuseppe Garibaldi merupakan hasil proses negosiasi yang berlangsung lebih dari satu tahun. Skema pengadaan kapal tersebut semula direncanakan melalui akuisisi berbayar, tetapi kemudian berubah menjadi transfer secara cuma-cuma atau hibah dari Pemerintah Italia kepada Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dengan bobot sekitar 13.000 ton, kapal tersebut selanjutnya akan memasuki proses penyesuaian sebagai bagian dari TNI AL. Sebelumnya, kapal itu disebut akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada. Namun, TNI AL pada Kamis (17\/09\/2026) memastikan nama kapal induk pertama Indonesia tersebut adalah KRI Sriwijaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kehadiran kapal induk itu menambah unsur baru dalam kemampuan maritim Indonesia, sementara proses selanjutnya akan menentukan penggunaan dan integrasinya dalam struktur TNI AL. []\n<p style=\"text-align: justify\">Redaksi 03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi tiba di Tanjung Priok setelah menempuh perjalanan dari Italia dan mendapat pengawalan dua kapal perang TNI AL saat memasuki perairan Indonesia. JAKARTA &#8211; Perjalanan kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Italia berakhir di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18\/09\/2026). Kapal perang yang dihibahkan Pemerintah Italia kepada Indonesia &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":94,"featured_media":207827,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9295,35],"tags":[60924,9903,60925,60923,17991,60918,4589,53946,60920,60926,53951,38100,60921,60922,60919,27588,1792,5635],"class_list":["post-207817","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-alki-i","tag-bangka-belitung","tag-giuseppe-garibaldi-tiba","tag-hibah-kapal-perang","tag-italia","tag-its-giuseppe-garibaldi","tag-jakarta","tag-kapal-induk-indonesia","tag-kapal-induk-italia","tag-kapal-induk-pertama-indonesia","tag-kapal-perang-indonesia","tag-kementerian-pertahanan","tag-kri-brawijaya-320","tag-kri-prabu-siliwangi-321","tag-kri-sriwijaya","tag-tanjung-priok","tag-tni","tag-tni-al"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207817","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/94"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=207817"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207817\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":207829,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/207817\/revisions\/207829"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/207827"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=207817"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=207817"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=207817"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}