{"id":208419,"date":"2026-09-21T19:51:28","date_gmt":"2026-09-21T11:51:28","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=208419"},"modified":"2026-09-21T19:51:28","modified_gmt":"2026-09-21T11:51:28","slug":"ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/","title":{"rendered":"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><em>DKUMPP Bontang bersama Satgas Pangan akan mengecek peredaran 25 merek beras fortifikasi yang masuk dalam daftar produk bermasalah dan mengimbau penghentian penjualan jika ditemukan di lapangan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>BONTANG<\/strong> &#8211; Peredaran beras fortifikasi menjadi perhatian Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kota Bontang setelah 25 merek dilaporkan masuk dalam daftar produk yang ditemukan bermasalah. Pemeriksaan di lapangan akan dilakukan untuk memastikan tidak ada produk dalam daftar tersebut yang masih beredar di Bontang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kepala Bidang Perdagangan DKUMPP Kota Bontang, Sunita, mengatakan pengawasan akan dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Pangan. Koordinasi diperlukan untuk memastikan keberadaan produk sekaligus menentukan langkah pengawasan terhadap peredaran beras di wilayah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cTerkait informasi 25 merek beras fortifikasi tersebut, kami akan berkoordinasi dulu dengan teman-teman Satgas Pangan, untuk melakukan pengecekan dan monitoring di lapangan, khususnya terhadap peredaran beras di Kota Bontang,\u201d ujarnya, sebagaimana diberitakan Sumber Berita, Minggu, (20\/09\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut Sunita, distributor pada umumnya mengambil tindakan penghentian sementara terhadap produk yang mereka distribusikan ketika muncul persoalan terkait produk tersebut. Langkah itu dapat dilakukan sebelum adanya pengawasan lebih lanjut di lapangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cBiasanya distributor langsung sudah menyetop peredaran sendiri kalau ada kasus seperti begini,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Meski distributor disebut dapat menghentikan peredaran secara mandiri, DKUMPP Bontang tetap menyiapkan pengawasan untuk memastikan kondisi di lapangan. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya mengetahui apakah beras fortifikasi yang masuk dalam daftar 25 merek tersebut masih tersedia dan diperjualbelikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Apabila dalam pengawasan ditemukan produk yang masuk dalam daftar tersebut, DKUMPP Bontang akan memberikan imbauan agar beras itu untuk sementara tidak diperjualbelikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cNanti kalau saat kami lakukan pengawasan dan ditemukan jenis fortifikasi, kami imbau agar tidak dijual dulu,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify\">Redaksi 03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DKUMPP Bontang bersama Satgas Pangan akan mengecek peredaran 25 merek beras fortifikasi yang masuk dalam daftar produk bermasalah dan mengimbau penghentian penjualan jika ditemukan di lapangan. BONTANG &#8211; Peredaran beras fortifikasi menjadi perhatian Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kota Bontang setelah 25 merek dilaporkan masuk dalam daftar produk yang ditemukan bermasalah. Pemeriksaan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":94,"featured_media":208420,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[475,17,26],"tags":[61690,61691,61689,1743,61687,60410,35114,15153,1513,61692,61695,61694,61693,12649,61688],"class_list":["post-208419","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-bontang","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-25-merek-beras","tag-beras-bermasalah","tag-beras-fortifikasi","tag-bontang","tag-dinas-koperasi-usaha-mikro-perdagangan-dan-perindustrian","tag-distributor-beras","tag-dkumpp-bontang","tag-keamanan-pangan","tag-kota-bontang","tag-pengawasan-beras","tag-pengawasan-pangan","tag-perdagangan-bontang","tag-peredaran-beras","tag-satgas-pangan","tag-sunita"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"DKUMPP Bontang bersama Satgas Pangan akan mengecek peredaran 25 merek beras fortifikasi yang masuk dalam daftar produk bermasalah dan mengimbau penghentian penjualan jika ditemukan di lapangan. BONTANG - Peredaran beras fortifikasi menjadi perhatian Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kota Bontang setelah 25 merek dilaporkan masuk dalam daftar produk yang ditemukan bermasalah. Pemeriksaan\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Nabilla Rahman Alfat\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"DKUMPP Bontang bersama Satgas Pangan akan mengecek peredaran 25 merek beras fortifikasi yang masuk dalam daftar produk bermasalah dan mengimbau penghentian penjualan jika ditemukan di lapangan. BONTANG - Peredaran beras fortifikasi menjadi perhatian Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kota Bontang setelah 25 merek dilaporkan masuk dalam daftar produk yang ditemukan bermasalah. Pemeriksaan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-21T11:51:28+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-21T11:51:28+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"DKUMPP Bontang bersama Satgas Pangan akan mengecek peredaran 25 merek beras fortifikasi yang masuk dalam daftar produk bermasalah dan mengimbau penghentian penjualan jika ditemukan di lapangan. BONTANG - Peredaran beras fortifikasi menjadi perhatian Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kota Bontang setelah 25 merek dilaporkan masuk dalam daftar produk yang ditemukan bermasalah. Pemeriksaan\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\\\/#blogposting\",\"name\":\"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan - Berita Borneo\",\"headline\":\"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksi33\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/images-8.jpg\",\"width\":561,\"height\":356},\"datePublished\":\"2026-09-21T19:51:28+08:00\",\"dateModified\":\"2026-09-21T19:51:28+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Bontang, Headlines, Kalimantan Timur, 25 merek beras, beras bermasalah, beras fortifikasi, Bontang, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian, distributor beras, DKUMPP Bontang, keamanan pangan, Kota Bontang, pengawasan beras, pengawasan pangan, perdagangan Bontang, peredaran beras, Satgas Pangan, Sunita\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-bontang\\\/#listItem\",\"name\":\"Bontang\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-bontang\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Bontang\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-bontang\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\\\/#listItem\",\"name\":\"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-bontang\\\/#listItem\",\"name\":\"Bontang\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksi33\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksi33\\\/\",\"name\":\"Nabilla Rahman Alfat\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aca9e6b272308a1cff6ed6030fee38b16c4c02533f397661635ba92799b2cb52?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Nabilla Rahman Alfat\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\\\/\",\"name\":\"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan - Berita Borneo\",\"description\":\"DKUMPP Bontang bersama Satgas Pangan akan mengecek peredaran 25 merek beras fortifikasi yang masuk dalam daftar produk bermasalah dan mengimbau penghentian penjualan jika ditemukan di lapangan. BONTANG - Peredaran beras fortifikasi menjadi perhatian Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kota Bontang setelah 25 merek dilaporkan masuk dalam daftar produk yang ditemukan bermasalah. Pemeriksaan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksi33\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksi33\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/images-8.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\\\/#mainImage\",\"width\":561,\"height\":356},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2026-09-21T19:51:28+08:00\",\"dateModified\":\"2026-09-21T19:51:28+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan - Berita Borneo","description":"DKUMPP Bontang bersama Satgas Pangan akan mengecek peredaran 25 merek beras fortifikasi yang masuk dalam daftar produk bermasalah dan mengimbau penghentian penjualan jika ditemukan di lapangan. BONTANG - Peredaran beras fortifikasi menjadi perhatian Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kota Bontang setelah 25 merek dilaporkan masuk dalam daftar produk yang ditemukan bermasalah. Pemeriksaan","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/#blogposting","name":"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan - Berita Borneo","headline":"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksi33\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-8.jpg","width":561,"height":356},"datePublished":"2026-09-21T19:51:28+08:00","dateModified":"2026-09-21T19:51:28+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/#webpage"},"articleSection":"Bontang, Headlines, Kalimantan Timur, 25 merek beras, beras bermasalah, beras fortifikasi, Bontang, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian, distributor beras, DKUMPP Bontang, keamanan pangan, Kota Bontang, pengawasan beras, pengawasan pangan, perdagangan Bontang, peredaran beras, Satgas Pangan, Sunita"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-bontang\/#listItem","name":"Bontang"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-bontang\/#listItem","position":3,"name":"Bontang","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-bontang\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/#listItem","name":"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/#listItem","position":4,"name":"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-bontang\/#listItem","name":"Bontang"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksi33\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksi33\/","name":"Nabilla Rahman Alfat","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aca9e6b272308a1cff6ed6030fee38b16c4c02533f397661635ba92799b2cb52?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Nabilla Rahman Alfat"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/","name":"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan - Berita Borneo","description":"DKUMPP Bontang bersama Satgas Pangan akan mengecek peredaran 25 merek beras fortifikasi yang masuk dalam daftar produk bermasalah dan mengimbau penghentian penjualan jika ditemukan di lapangan. BONTANG - Peredaran beras fortifikasi menjadi perhatian Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kota Bontang setelah 25 merek dilaporkan masuk dalam daftar produk yang ditemukan bermasalah. Pemeriksaan","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksi33\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksi33\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/images-8.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/#mainImage","width":561,"height":356},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/#mainImage"},"datePublished":"2026-09-21T19:51:28+08:00","dateModified":"2026-09-21T19:51:28+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan - Berita Borneo","og:description":"DKUMPP Bontang bersama Satgas Pangan akan mengecek peredaran 25 merek beras fortifikasi yang masuk dalam daftar produk bermasalah dan mengimbau penghentian penjualan jika ditemukan di lapangan. BONTANG - Peredaran beras fortifikasi menjadi perhatian Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kota Bontang setelah 25 merek dilaporkan masuk dalam daftar produk yang ditemukan bermasalah. Pemeriksaan","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2026-09-21T11:51:28+00:00","article:modified_time":"2026-09-21T11:51:28+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan - Berita Borneo","twitter:description":"DKUMPP Bontang bersama Satgas Pangan akan mengecek peredaran 25 merek beras fortifikasi yang masuk dalam daftar produk bermasalah dan mengimbau penghentian penjualan jika ditemukan di lapangan. BONTANG - Peredaran beras fortifikasi menjadi perhatian Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Kota Bontang setelah 25 merek dilaporkan masuk dalam daftar produk yang ditemukan bermasalah. Pemeriksaan","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"208419","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"schemas":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":{"subject":"","preview":"","content":""},"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2026-09-21 11:51:31","updated":"2026-09-21 11:51:31","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-bontang\/\" title=\"Bontang\">Bontang<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tAda 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/"},{"label":"Bontang","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-bontang\/"},{"label":"Ada 25 Merek Beras Bermasalah, Bontang Perketat Pengawasan","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ada-25-merek-beras-bermasalah-bontang-perketat-pengawasan\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/208419","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/94"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=208419"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/208419\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":208421,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/208419\/revisions\/208421"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/208420"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=208419"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=208419"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=208419"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}