{"id":210305,"date":"2026-10-01T09:29:46","date_gmt":"2026-10-01T01:29:46","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=210305"},"modified":"2026-10-01T09:29:46","modified_gmt":"2026-10-01T01:29:46","slug":"riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/","title":{"rendered":"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><em>Praktik pengelolaan tata air gambut melalui sekat kanal di Tanjung Leban, Bengkalis, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat direplikasi untuk memperkuat pencegahan karhutla di enam provinsi prioritas.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>RIAU <\/strong>&#8211; Praktik menjaga tata air lahan gambut melalui sekat kanal di Desa Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis, Riau, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat diterapkan di wilayah lain untuk memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah menilai pengalaman masyarakat setempat dapat menjadi bahan pembelajaran bagi Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) yang sedang disiapkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan Rumah Runding Restorasi Gambut dan Mangrove di Tanjung Leban dapat menjadi semacam laboratorium hidup untuk mempelajari pengelolaan gambut yang melibatkan masyarakat, pemerintah, peneliti, dan sektor swasta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cUntuk belajar dari apa yang sudah dipelajari dan kemudian direplikasi ke tempat-tempat lain di enam provinsi yang lain,\u201d kata Raja dikutip dari keterangannya, Rabu (30\/09\/2026), sebagaimana diberitakan Kompas, Kamis, (01\/10\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Salah satu praktik yang menjadi perhatian adalah pengelolaan tata air gambut (water sharing) dengan menggunakan sekat kanal. Menurut Raja, pola tersebut memungkinkan kebutuhan masyarakat tetap berjalan sekaligus menjaga kondisi gambut agar tidak terlalu kering.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cKebutuhan masyarakat tetap berjalan tanpa membuat gambut menjadi kering,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Raja mengatakan pengalaman di Tanjung Leban menunjukkan bahwa pengelolaan gambut tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak. Pemerintah, peneliti, masyarakat, dan pelaku usaha dinilai perlu terlibat dalam menjaga ekosistem sekaligus mencegah munculnya kebakaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cPelajarannya adalah semua harus bekerja sama, bergotong-royong, mulai dari pemerintah, peneliti, pengusaha juga, setiap privat sektor harus terlibat bersama,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Model tersebut menjadi relevan karena pemerintah sedang menyiapkan BPGMN untuk memperkuat pengelolaan ekosistem gambut dan mangrove sekaligus mencegah karhutla. Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan pembentukan badan tersebut setelah berdiskusi dengan sejumlah akademisi dan peneliti di Istana Merdeka, Jakarta, pada 24 September 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">BPGMN nantinya diarahkan untuk mengedepankan pencegahan, dengan dukungan ilmuwan dan profesional. Pemerintah juga menyebut pendekatan pencegahan akan diperkuat dari tingkat desa, termasuk melalui masyarakat yang berada paling dekat dengan kawasan gambut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Raja sebelumnya mengatakan wilayah prioritas pencegahan karhutla berbasis gambut mencakup enam provinsi, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cDan dilengkapi dengan anggaran yang cukup untuk kemudian kita dapat mencegah terjadinya kebakaran hutan, terutama di 6 provinsi berbasis gambut: Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan,\u201d ujar Raja dalam jumpa pers di Istana, Jakarta, Kamis (24\/09\/2026) malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam penjelasannya, Raja juga membandingkan lembaga baru tersebut dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) yang sebelumnya pernah menjalankan fungsi restorasi gambut dan mangrove. BPGMN direncanakan memiliki kedudukan langsung di bawah Presiden, berbeda dari kelembagaan sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cNanti lembaga ini berbeda dengan BRGM (Badan Restorasi Gambut dan Mangrove) sebelumnya yang berada di bawah Kemenhut sebelum dibubarkan,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pemerintah kini menempatkan praktik lapangan di Tanjung Leban sebagai salah satu sumber pembelajaran untuk pengelolaan gambut ke depan. Dengan pendekatan yang memadukan tata air, keterlibatan masyarakat, riset, dan pencegahan, pengalaman dari Riau diharapkan dapat menjadi bahan replikasi di enam provinsi prioritas karhutla. []\n<p style=\"text-align: justify\">Redaksi 03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Praktik pengelolaan tata air gambut melalui sekat kanal di Tanjung Leban, Bengkalis, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat direplikasi untuk memperkuat pencegahan karhutla di enam provinsi prioritas. RIAU &#8211; Praktik menjaga tata air lahan gambut melalui sekat kanal di Desa Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis, Riau, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat diterapkan di &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":94,"featured_media":210306,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,35,9426],"tags":[64417,15925,63666,64420,9613,8133,4861,9790,6051,189,20126,30711,25447,19270,25694,40134,64419,5056,35034,12272,64416,64418],"class_list":["post-210305","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-nasional","category-riau","tag-badan-pengelola-gambut-dan-mangrove-nasional","tag-bengkalis","tag-bpgmn","tag-brgm","tag-gambut","tag-jambi","tag-kalimantan-barat","tag-kalimantan-selatan","tag-kalimantan-tengah","tag-karhutla","tag-kebakaran-hutan-dan-lahan","tag-kemenhut","tag-kementerian-kehutanan","tag-mangrove","tag-pencegahan-karhutla","tag-raja-juli-antoni","tag-restorasi-gambut","tag-riau","tag-sekat-kanal","tag-sumatera-selatan","tag-tanjung-leban","tag-tata-air-gambut"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.2 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Praktik pengelolaan tata air gambut melalui sekat kanal di Tanjung Leban, Bengkalis, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat direplikasi untuk memperkuat pencegahan karhutla di enam provinsi prioritas. RIAU - Praktik menjaga tata air lahan gambut melalui sekat kanal di Desa Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis, Riau, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat diterapkan di\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Nabilla Rahman Alfat\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.2\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Praktik pengelolaan tata air gambut melalui sekat kanal di Tanjung Leban, Bengkalis, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat direplikasi untuk memperkuat pencegahan karhutla di enam provinsi prioritas. RIAU - Praktik menjaga tata air lahan gambut melalui sekat kanal di Desa Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis, Riau, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat diterapkan di\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-01T01:29:46+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-01T01:29:46+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Praktik pengelolaan tata air gambut melalui sekat kanal di Tanjung Leban, Bengkalis, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat direplikasi untuk memperkuat pencegahan karhutla di enam provinsi prioritas. RIAU - Praktik menjaga tata air lahan gambut melalui sekat kanal di Desa Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis, Riau, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat diterapkan di\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\\\/#blogposting\",\"name\":\"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional - Berita Borneo\",\"headline\":\"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksi33\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/6abcc6fce8841.jpg\",\"width\":1200,\"height\":800},\"datePublished\":\"2026-10-01T09:29:46+08:00\",\"dateModified\":\"2026-10-01T09:29:46+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Headlines, Nasional, Riau, Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional, Bengkalis, BPGMN, BRGM, Gambut, Jambi, Kalimantan Barat, kalimantan selatan, Kalimantan Tengah, Karhutla, kebakaran hutan dan lahan, Kemenhut, Kementerian Kehutanan, mangrove, pencegahan karhutla, Raja Juli Antoni, restorasi gambut, Riau, sekat kanal, Sumatera Selatan, Tanjung Leban, tata air gambut\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"Nasional\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Nasional\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/riau\\\/#listItem\",\"name\":\"Riau\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/riau\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Riau\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/riau\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"Nasional\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/riau\\\/#listItem\",\"name\":\"Riau\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksi33\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksi33\\\/\",\"name\":\"Nabilla Rahman Alfat\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/aca9e6b272308a1cff6ed6030fee38b16c4c02533f397661635ba92799b2cb52?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Nabilla Rahman Alfat\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\\\/\",\"name\":\"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional - Berita Borneo\",\"description\":\"Praktik pengelolaan tata air gambut melalui sekat kanal di Tanjung Leban, Bengkalis, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat direplikasi untuk memperkuat pencegahan karhutla di enam provinsi prioritas. RIAU - Praktik menjaga tata air lahan gambut melalui sekat kanal di Desa Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis, Riau, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat diterapkan di\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksi33\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/redaksi33\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/6abcc6fce8841.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\\\/#mainImage\",\"width\":1200,\"height\":800},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2026-10-01T09:29:46+08:00\",\"dateModified\":\"2026-10-01T09:29:46+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional - Berita Borneo","description":"Praktik pengelolaan tata air gambut melalui sekat kanal di Tanjung Leban, Bengkalis, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat direplikasi untuk memperkuat pencegahan karhutla di enam provinsi prioritas. RIAU - Praktik menjaga tata air lahan gambut melalui sekat kanal di Desa Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis, Riau, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat diterapkan di","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/#blogposting","name":"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional - Berita Borneo","headline":"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksi33\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/6abcc6fce8841.jpg","width":1200,"height":800},"datePublished":"2026-10-01T09:29:46+08:00","dateModified":"2026-10-01T09:29:46+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/#webpage"},"articleSection":"Headlines, Nasional, Riau, Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional, Bengkalis, BPGMN, BRGM, Gambut, Jambi, Kalimantan Barat, kalimantan selatan, Kalimantan Tengah, Karhutla, kebakaran hutan dan lahan, Kemenhut, Kementerian Kehutanan, mangrove, pencegahan karhutla, Raja Juli Antoni, restorasi gambut, Riau, sekat kanal, Sumatera Selatan, Tanjung Leban, tata air gambut"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/#listItem","name":"Nasional"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/#listItem","position":2,"name":"Nasional","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/riau\/#listItem","name":"Riau"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/riau\/#listItem","position":3,"name":"Riau","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/riau\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/#listItem","name":"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/#listItem","name":"Nasional"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/#listItem","position":4,"name":"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/riau\/#listItem","name":"Riau"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksi33\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksi33\/","name":"Nabilla Rahman Alfat","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/aca9e6b272308a1cff6ed6030fee38b16c4c02533f397661635ba92799b2cb52?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Nabilla Rahman Alfat"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/","name":"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional - Berita Borneo","description":"Praktik pengelolaan tata air gambut melalui sekat kanal di Tanjung Leban, Bengkalis, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat direplikasi untuk memperkuat pencegahan karhutla di enam provinsi prioritas. RIAU - Praktik menjaga tata air lahan gambut melalui sekat kanal di Desa Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis, Riau, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat diterapkan di","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksi33\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/redaksi33\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/6abcc6fce8841.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/#mainImage","width":1200,"height":800},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/#mainImage"},"datePublished":"2026-10-01T09:29:46+08:00","dateModified":"2026-10-01T09:29:46+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional - Berita Borneo","og:description":"Praktik pengelolaan tata air gambut melalui sekat kanal di Tanjung Leban, Bengkalis, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat direplikasi untuk memperkuat pencegahan karhutla di enam provinsi prioritas. RIAU - Praktik menjaga tata air lahan gambut melalui sekat kanal di Desa Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis, Riau, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat diterapkan di","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2026-10-01T01:29:46+00:00","article:modified_time":"2026-10-01T01:29:46+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional - Berita Borneo","twitter:description":"Praktik pengelolaan tata air gambut melalui sekat kanal di Tanjung Leban, Bengkalis, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat direplikasi untuk memperkuat pencegahan karhutla di enam provinsi prioritas. RIAU - Praktik menjaga tata air lahan gambut melalui sekat kanal di Desa Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis, Riau, disiapkan sebagai salah satu model yang dapat diterapkan di","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"210305","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"schemas":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":{"subject":"","preview":"","content":""},"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2026-10-01 01:29:47","updated":"2026-10-01 01:29:47","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/\" title=\"Nasional\">Nasional<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/riau\/\" title=\"Riau\">Riau<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tRiau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/"},{"label":"Nasional","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/"},{"label":"Riau","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/riau\/"},{"label":"Riau Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Gambut Nasional","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/riau-jadi-laboratorium-hidup-pengelolaan-gambut-nasional\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/210305","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/94"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=210305"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/210305\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":210309,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/210305\/revisions\/210309"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/210306"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=210305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=210305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=210305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}