{"id":2499,"date":"2014-06-11T13:41:46","date_gmt":"2014-06-11T05:41:46","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=2499"},"modified":"2022-10-17T09:37:01","modified_gmt":"2022-10-17T01:37:01","slug":"heboh-balasan-akun-pln-palsu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/heboh-balasan-akun-pln-palsu\/","title":{"rendered":"Heboh, \u201cBalasan\u201d Akun PLN Palsu"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify\">Sebuah akun <em>mikroblog<\/em>, Twitter, menjadi buah bibir di Samarinda. Mengatasnamakan PLN Samarinda, akun dengan dua ribuan pengikut itu mengicaukan kalimat yang dianggap tak pantas.<\/div>\n<p><!--more--><\/p>\n<div style=\"text-align: justify\">\nDi lini masa <em>@PLNsamarinda<\/em>, admin menulis kalimat provokatif pukul 11.53 Wita, kemarin (10\/6). Tepat ketika sebagian Kota Tepian mengalami pemadaman listrik. \u201c<em>Sumpah serapah kalian tidak dapat menghidupkan lampu! Kalau mati, tunggu saja, nanti hidup sendiri. Gitu, kok repot!<\/em>\u201d tulis admin <em>@PLNsamarinda<\/em>.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\nTak ayal, kalimat itu segera di-<em>retweet<\/em> (dikicaukan ulang) dan dikomentari. Hingga tadi malam, sudah 1.626 orang me-<em>retweet<\/em> dan mengomentari. Sebanyak 144 akun menandai kicauan itu sebagai favorit. Ini belum termasuk <em>posting<\/em>-an foto kalimat tersebut di BlackBerry Messenger (BBM) yang tersebar luas.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\nBerbagai tanggapan pun meluncur. Akun <em>@nichpakaich<\/em> berkomentar, \u201c<em>Jika ada penghargaan untuk akun layanan publik dengan attitude, sepertinya @PLNsamarinda wajib masuk nominasi<\/em>.\u201d Sementara <em>@ajibayuprist<\/em> menulis, \u201c<em>Kalau ada komplain, disikapi dan dijawab dengan baik, dong. Kan masyarakat membayar, pengguna jasa, wajar, dong<\/em>.\u201d Akun <em>@fahmisatria<\/em> lebih bijak. Dia meminta agar admin akun <em>@PLNsamarinda<\/em> bersabar.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\nKepemilikan akun segera dibantah. Manajer Jaringan PLN Area Samarinda, Sugeng Prapto, mengatakan, BUMN ini tak memiliki akun selain PLN wilayah Kaltim yaitu <em>@Kaltim123<\/em>.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n\u201cSaya baru dikabari dari teman saya tadi (kemarin) sore,\u201d ujarnya. Kejadian ini pun sudah diketahui manajemen PLN Wilayah Kaltim di Balikpapan. Telah pula dilanjutkan dalam rapat koordinasi PLN Area Samarinda.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\nSugeng memastikan, PLN akan mencari pemilik akun yang mengeluarkan \u201csumpah serapah\u201d untuk dikonfirmasi. \u201cKami selalu berusaha memberikan pelayan terbaik untuk masyarakat. Tidak akan pernah ada komentar seperti itu,\u201d pastinya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\nManajer PLN Area Samarinda Ismail Deu menambahkan, akun <em>@PLNsamarinda<\/em> bukan milik PLN. Di setiap wilayah, seperti Kaltim-Kaltara, PLN hanya membuat satu akun resmi.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n\u201cSaya sudah meminta tim IT PLN di Samarinda melacak pemilik akun itu,\u201d ujarnya. PLN Samarinda akan meminta penjelasan mengapa di lini masa akun bodong itu tertera komentar yang memperburuk citra perusahaan. Ismail menegaskan, bisa saja pemilik akun sengaja mencemarkan nama PLN.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\n\u201cKami konfirmasi dulu maksud <em>posting-<\/em>an itu. Bisa dibawa ke ranah pidana bila pemiliknya tak kooperatif. Kami menduga, akun dimiliki warga Samarinda,\u201d sebutnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\nMengacu Undang-Undang 11\/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), pemalsuan akun bisa dijerat pasal 35. Pemalsu identitas bisa diancam 12 tahun penjara dan\/atau denda paling banyak Rp 12 miliar.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\nBila PLN menuntut pencemaran nama baik, yang bersangkutan bisa dijerat Pasal 27 ayat (3) UU ITE. Tak main-main, ancaman hukuman paling lama enam tahun penjara dan\/atau denda paling banyak Rp 1 miliar. [] RedFj\/KP<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebuah akun mikroblog, Twitter, menjadi buah bibir di Samarinda. Mengatasnamakan PLN Samarinda, akun dengan dua ribuan pengikut itu mengicaukan kalimat yang dianggap tak pantas.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2500,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,26,37],"tags":[],"class_list":["post-2499","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2499","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2499"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2499\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23278,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2499\/revisions\/23278"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2499"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2499"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2499"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}