{"id":2542,"date":"2014-06-11T16:14:34","date_gmt":"2014-06-11T08:14:34","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=2542"},"modified":"2022-10-17T09:37:15","modified_gmt":"2022-10-17T01:37:15","slug":"pm-noor-rawan-jambret","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pm-noor-rawan-jambret\/","title":{"rendered":"PM Noor Rawan Jambret"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify\">Daftar kasus jambret yang ditangani Polsekta Samarinda Utara semakin panjang. Jika dihitung, jumlah laporan kejahatan jalanan tersebut sudah mencapai 24 laporan hingga pertengahan Juni 2014. Dari 24 kasus yang dilaporkan di wilayah hukum tersebut, mayoritas kejahatan terjadi di Jalan PM Noor. Diketahui, dari 24 laporan, mayoritas penjambret berhasil ditangkap warga.<\/div>\n<p><!--more--><\/p>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Kapolsekta Samarinda Utara, AKP Ervin Suryatna mengatakan, jalan tersebut sering jadi sasaran karena trek yang lurus. \u201cNah, selain itu banyak spot melarikan diri di jalan itu,\u201d ujarnya. Ya, jalan yang terbentang sejauh 3 kilometer tersebut banyak jalan tikus yang tak jarang memudahkan para jambret melancarkan aksi. Selain itu, para jambret yang beraksi pada malam hari terbantu dengan penerangan yang kurang di jalan tersebut.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Mereka jadi leluasa kabur dari kejaran korban atau warga sekitar. Seperti yang terjadi pada Sabtu, (7\/6) lalu. Desi Kurnia (30) jadi korban jambret saat berboncengan dengan suaminya. Suami korban sempat mengejar pelaku, tapi karena jalan gelap dan banyak jalan tikus yang banyak tak diketahui para pelaku berhasil kabur. Modus para jambret biasanya memantau para korban dengan berputar-putar di jalan tersebut sebelum menjalankan aksinya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\u201cKalau sudah ada sasaran, mereka bakal memepet korban,\u201d ujarnya. Kesulitan kepolisian melacak para penjahat jalanan tersebut, dikarenakan sepeda motor yang dipakai para pelaku banyak yang memakai nomor polisi palsu. Selain itu, terang Ervin para pelaku kerap bergonta-ganti sepeda motor. \u201cJadi kami agak kesusahan mengidentifikasi korban,\u201d ucapnya. Para pelaku biasanya berasal dari laur wilayah hukum Samarinda Utara.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\u201cMereka biasanya berpindah-pindah dan jarang sekali beraksi di kawasan tempat tinggal mereka,\u201d terang Ervin. Hal itu terungkap setelah Ewin (40), seorang jambret berhasil ditangkap warga saat melakukan aksi di Jalan PM Noor. Diketahui, Ewin tinggal di Samarinda Ulu. Penjahat kambuhan itu mengaku bakal cepat ketahuan jika beraksi di daerah tempat tinggal mereka. [] RedFj\/KP<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Daftar kasus jambret yang ditangani Polsekta Samarinda Utara semakin panjang. Jika dihitung, jumlah laporan kejahatan jalanan tersebut sudah mencapai 24 laporan hingga pertengahan Juni 2014. Dari 24 kasus yang dilaporkan di wilayah hukum tersebut, mayoritas kejahatan terjadi di Jalan PM Noor. Diketahui, dari 24 laporan, mayoritas penjambret berhasil ditangkap warga.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2543,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[],"class_list":["post-2542","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2542","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2542"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2542\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23306,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2542\/revisions\/23306"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2542"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2542"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2542"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}