{"id":2608,"date":"2014-06-11T20:58:35","date_gmt":"2014-06-11T12:58:35","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=2608"},"modified":"2022-10-17T10:22:44","modified_gmt":"2022-10-17T02:22:44","slug":"rab-belum-ada-pengerukan-tak-jelas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rab-belum-ada-pengerukan-tak-jelas\/","title":{"rendered":"RAB Belum Ada, Pengerukan Tak Jelas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Pengerukan Sungai Manggis yang rencana semula akan dilakukan Juli ini, bisa terancam tertunda lagi. Soalnya sampai kemarin Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pengerukan sungai tersebut belum jelas.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nLurah Teluk Lerong Ulu (TLU) Didik Purwanto yang dikonfirmasi Sapos mengatakan, memang belum ada RAB untuk pengerukan Sungai Manggis tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nDijelaskan Didik, semula untuk penghitungan RAB akan dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda. \u201cSudah kami upayakan untuk ditanyakan kepada pihak BPBD. Tapi kami diarahkan untuk berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Samarinda. Sampai sekarang belum jelas,\u201d ujar Didik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nPadahal keberadaan RAB sangat diperlukan, karena pihak Pertamina yang akan melakukan pengerjaan pengerukan memerlukan RAB untuk bahasan di internal mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n\u201cBahkan pihak Pertamina sudah meninjau ulang kondisi Sungai Manggis. Sebenarnya mereka memerlukan RAB itu. Nanti juga informasi yang kami terima akan dilelang lagi pengerjaannya. Makin cepat ada RAB kian bagus, biar target pengerukan Juli bisa terlaksana,\u201d pungkas Didik. [] RedFj\/SP<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengerukan Sungai Manggis yang rencana semula akan dilakukan Juli ini, bisa terancam tertunda lagi. Soalnya sampai kemarin Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pengerukan sungai tersebut belum jelas.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2609,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[6,26,37],"tags":[],"class_list":["post-2608","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-lain","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2608","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2608"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2608\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23355,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2608\/revisions\/23355"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2608"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2608"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2608"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}