{"id":2620,"date":"2014-06-12T17:03:57","date_gmt":"2014-06-12T09:03:57","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=2620"},"modified":"2022-10-17T10:22:46","modified_gmt":"2022-10-17T02:22:46","slug":"nelayan-manggar-tenggelam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/nelayan-manggar-tenggelam\/","title":{"rendered":"Nelayan Manggar Tenggelam"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify\">Rencana ingin mencari ikan di laut, Sukardi (25) malah tenggelam di bawah Jembatan Pantai Manggar Segarasari, Balikpapan Timur, kemarin (11\/6). Tenggelamnya warga Jalan Tenggiri 2, Nomor 34, RT 23, Kelurahan Manggar yang bekerja sebagai nelayan ini diduga karena terpeleset dari atas perahu yang ditumpanginya.<\/div>\n<p><!--more--><\/p>\n<div style=\"text-align: justify\">\nBerdasarkan informasi yang dihimpun <em>wartawan<\/em> di lokasi kejadian, kemarin, saksi mata, Rusli (35) yang melihat kejadian itu mengatakan, sekira pukul 03.35 Wita, dirinya dengan korban baru berangkat dari Manggar ke tengah laut untuk menangkap ikan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\nSaat hendak melewati bawah Jembatan Manggar, tiba-tiba perahu berwarna biru putih milik Sukardi yang mereka tumpangi tersangkut. \u201cLalu terdengar bunyi keras. Saat saya melihat ternyata tiang lampu kapal tersangkut hingga patah. Saat itu air sedang pasang,\u201d bebernya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\nDikatakan, Sukardi pun memperbaiki tiang lampu yang patah. Tak lama kemudian, Sukardi malah terpeleset di geladak kapal, lantaran lantai yang licin. \u201cSukardi jatuh ke air dan tenggelam,\u201d katanya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\nTahu Sukardi tenggelam, Rusli pun menghubungi keluarga korban dan pos keamanan Polsek Timur. Menerima laporan ini, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Balikpapan Timur, Tim SAR, Dinas Perhubungan (Dishub) turun mencari korban.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\nKepala Seksi Tanggap Darurat Evakuasi Korban dan Kebakaran, BPBD Balikpapan Suprayitno mengatakan, ada 30 penyelam gabungan dengan dua perahu karet disiapkan untuk menyisir bawah Jembatan Manggar.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\nHingga petang, tim gabungan masih berusaha mencari korban. Bahkan, kata Suprayitno, pihaknya meminta bantuan tim penyelam dari Jepang yang membawa alat detektor pencari korban. Itu untuk membantu pencarian, karena sudah lebih 12 jam tim melakukan pencarian. \u201cTotal ada lima penyelam dari Jepang,\u201d bebernya.\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Sementara itu, istri Sukardi, Tina dan putrinya, Nesha masih terlihat syok dan tidak menyangka dengan musibah ini. Nesha tak hentinya memanggil nama sang ayah di pinggir dermaga yang biasanya dijadikan tempat sandar kapal ayahnya.<\/p>\n<p>\u201cSaat suami saya pergi seperti biasa dan tidak ditemukan firasat apapun,\u201d aku Tina. [] RedFj\/KP<\/p><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rencana ingin mencari ikan di laut, Sukardi (25) malah tenggelam di bawah Jembatan Pantai Manggar Segarasari, Balikpapan Timur, kemarin (11\/6). Tenggelamnya warga Jalan Tenggiri 2, Nomor 34, RT 23, Kelurahan Manggar yang bekerja sebagai nelayan ini diduga karena terpeleset dari atas perahu yang ditumpanginya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2626,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467,19,26],"tags":[],"class_list":["post-2620","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2620","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2620"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2620\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23363,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2620\/revisions\/23363"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2620"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2620"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2620"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}