{"id":26282,"date":"2022-10-29T07:05:24","date_gmt":"2022-10-28T23:05:24","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=26282"},"modified":"2022-10-31T07:12:05","modified_gmt":"2022-10-30T23:12:05","slug":"hasil-popda-xvi-perlu-dievaluasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hasil-popda-xvi-perlu-dievaluasi\/","title":{"rendered":"Kepala Dispora: Hasil Popda XVI Perlu Dievaluasi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>ADVETORIAL DISPORA KUKAR <\/strong>\u2013 Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) XVI di Kabupaten Paser resmi berakhir, Jumat (28\/10\/2022). Sebanyak 275 atlet putra putri terbaik, kontingen dari Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) juga telah tampil maksimal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasilnya, meskipun tak sepenuhnya sesuai target, namun tetap membanggakan. Secara keseluruhan, dari hasil kerja keras para atlet pelajar Kukar di 20 cabang olahraga (cabor), Kukar menempati urutan ketiga setelah Samarinda dan Balikpapan, dengan perolehan medali, 37 emas, 44 perak, dan 57 perunggu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita memang memang berharap, beberapa cabor menguasai, mendapatkan medali emas, ternyata di luar prediksi. \u00a0Kemudian beberapa cabor yang tidak ditargetkan mendapatkan emas, justru dapat,\u201d ungkap Aji Ali Husni, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga (Dispora) Kukar, saat diwawancara <em>Berita Borneo<\/em>, di ruang kerjanya, Jumat (28\/10\/2022).<\/p>\n<figure id=\"attachment_26284\" aria-describedby=\"caption-attachment-26284\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-26284\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/aji-ali-husni.jpg\" alt=\"Aji Ali Husni\" width=\"700\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/aji-ali-husni.jpg 700w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/aji-ali-husni-300x183.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-26284\" class=\"wp-caption-text\">Aji Ali Husni, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kutai Kartanegara<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut pejabat bergelar magister sains ini, ketidaksesuaian dengan target dari hasil yang diperoleh dalam pertandingan merupakan hal biasa dalam olahraga, terlebih masing-masing daerah yang terlibat sama-sama bertekad menjadi juara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSeperti itu <em>lah<\/em> olahraga. Setiap daerah pasti mempersiapkan, memiliki target yang sama tinggi. Dunia olahraga itu hal yang biasa,\u201d tutur Aji Ali Husni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun begitu, lanjut dia, apa yang sudah dicapai para atlet pelajar Kukar di ajang Popda XVI, tentunya harus tetap diberikan penghargaan. Yang menjadi juara akan mendapatkan bonus sesuai yang dijanjikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMemang seperti itu kondisinya. Beberapa cabor yang mengalami perubahan perolehan medali dari target awal, nanti akan kita evaluasi, dari segi mana kekurangannya,\u201d kata Aji Ali Husni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diungkapkannya pula, keberhasilan atlet dalam bertanding, sebenarnya juga bergantung pada strategi di lapangan. Strategi pelatih dan manajer di lapangan dalam menentukan setiap mata lomba yang diikuti memang perlu strategi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita perlu kembali duduk bersama untuk even yang akan datang, khususnya juga di Porprov (Pekan Olahraga Provinsi ketujuh di Berau, <em>red<\/em>). Kami akan diskusikan dengan teman KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia di Kukar, <em>red<\/em>),\u201d kata pejabat yang baru menempati posisi Kepala Dispora Kukar pada Maret 2022.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika tidak dievaluasi, lanjut dia, maka bisa salah strategi dalam penempatan atlet pada mata lomba yang diikuti. Kesalahan dalam memilih strategi tentu akan berdampak pada kegagalan atlet dalam memperoleh medali sebagaimana yang ditargetkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAlhamdulillah kita tetap di posisi ketiga, bisa sudah mulai menggeser tuan rumah. Bagi kita, ini kemajuan,\u201d ujar Aji Ali Husni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagaimana dilaporkan, juara umum Samarinda memperoleh 85 emas, 56 perak, dan 51 perunggu.\u00a0 Balikpapan di runner up, mendapat 67 emas, 67 perak, dan 58 perunggu. Setelah Kukar, ada tuan rumah Paser yang harus puas dengan peroleh 29 medali emas, 28 perak, dan 65 perunggu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian disusul Berau dengan 13 emas, 19 perak, dan 28 perunggu. Lalu Bontang dengan 12 emas, 14 perak, dan 32 perunggu. Di urutan keenam, Penajam Paser Utara mendapat 9 emas, 12 perak, dan 16 perunggu. Lalu Kutai Timur mendapat 5 emas, 10 perak, dan 44 perunggu. Terakhir, Kutai Barat memperoleh 3 emas, 9 perak, dan 7 perunggu. []\n<p>Reporter: Tusiman<br \/>\nEditor: Hadi Purnomo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ADVETORIAL DISPORA KUKAR \u2013 Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) XVI di Kabupaten Paser resmi berakhir, Jumat (28\/10\/2022). Sebanyak 275 atlet putra putri terbaik, kontingen dari Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) juga telah tampil maksimal. Hasilnya, meskipun tak sepenuhnya sesuai target, namun tetap membanggakan. Secara keseluruhan, dari hasil kerja keras para atlet pelajar &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":26284,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,11,26,33],"tags":[6394,6393],"class_list":["post-26282","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dispora-kukar","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-atlet-berprestasi","tag-popda-paser"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26282","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26282"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26282\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26285,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26282\/revisions\/26285"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26284"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}