{"id":2659,"date":"2014-06-12T22:28:56","date_gmt":"2014-06-12T14:28:56","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=2659"},"modified":"2022-10-17T11:30:12","modified_gmt":"2022-10-17T03:30:12","slug":"lubang-maut-mengintai-di-jalan-mendawai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lubang-maut-mengintai-di-jalan-mendawai\/","title":{"rendered":"Lubang \u201cMaut\u201d Mengintai di Jalan Mendawai"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify\">Warga yang ingin melintasi Jalan Mendawai harus berhati-hati, pasalnya banyak lubang \u201cmaut\u201d yang apabila tidak berhati-hati akan membuat celaka para pengendara. Apalagi banyak lubang di jalan tersebut digenangi air, sehingga tidak terlihat kedalaman lubang di jalan itu.<\/div>\n<p><!--more--><\/p>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Sedangkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dibeberapa daerah yang ada di perkotaan memang terus dilakukan secara bertahap. Sehingga masih ada beberapa wilayah yang proses pembangunan dan pemeliharaannya tersebut dilakukan. Seperti Jalan Mendawai yang rusak dan saat ini masih menjadi langganan banjir.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Menyikapi hal tersebut Ketua Komisi II DPRD Kota Palangka Raya Nenie A Lambung menyebut, apabila kondisinya memang rusak parah, maka instansi terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Palangka Raya harus mengambil tindakkan, \u00a0jangan sampai dibiarkan begitu saja.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\u201cKita meminta agar Dinas PU bisa menindaklanjutinya, jangan sampai keluhan warga dibiarkan begitu saja. Artinya kalau ada jalan yang berlubang, jangan sampai jadi keluhan,\u201d tegas Nenie kepada wartawan, Selasa (10\/6).<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Bahkan, untuk mengetahui secara langsung respon dari Dinas PU, Nenie langsung menghubungi Kepala Bidang Bina Marga, Margalis. \u201cSaya sudah menelpon pihak PU, dan mereka siap menindaklanjutinya,\u201dkatanya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Menurutnya, berdasarkan keterangan dari Kabid Bina Marga, kalau kondisinya banjir pihaknya tidak bisa langung melakukan perbaikan. Namun, kata dia, pihaknya siap\u00a0 turun kelapangan untuk mengetahui kondisi di sana seperti apa.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\u201cKatanya mereka akan turun kelapangan, tapi tidak bisa langsung melakukan perbaikan dengan kondisinya yang digenangi air,\u201djelasnya, usai menelpon Margalis.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Di samping itu, Nenie berharap agar perkataan untuk menindaklanjuti keluhan warga tersebut bukan hanya sekadar janji. Tetapi, tambahnya, harus benar-benar dilakukan, agar tidak ada kesan pembiaran atau pun beralasan tidak ada anggaran.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\u201cKalau ditelpon tadi, katanya mereka siap. Kita tunggu saja, tapi sejauh ini kinerja mereka dalam menindaklanjuti keluhan warga saya anggap sudah bagus,\u201d ujarnya. [] RedFj\/KTEP<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warga yang ingin melintasi Jalan Mendawai harus berhati-hati, pasalnya banyak lubang \u201cmaut\u201d yang apabila tidak berhati-hati akan membuat celaka para pengendara. Apalagi banyak lubang di jalan tersebut digenangi air, sehingga tidak terlihat kedalaman lubang di jalan itu.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2660,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2259,2264],"tags":[],"class_list":["post-2659","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2659","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2659"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2659\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23385,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2659\/revisions\/23385"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2659"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2659"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2659"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}