{"id":26950,"date":"2022-09-19T23:14:00","date_gmt":"2022-09-19T15:14:00","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=26950"},"modified":"2022-11-14T13:25:44","modified_gmt":"2022-11-14T05:25:44","slug":"marthinus-sampaikan-aspirasi-soal-pembatasan-belajar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/marthinus-sampaikan-aspirasi-soal-pembatasan-belajar\/","title":{"rendered":"Marthinus Sampaikan Aspirasi Soal Pembatasan Belajar"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_26954\" aria-describedby=\"caption-attachment-26954\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-26954\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paripurna39-2022-6.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"372\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paripurna39-2022-6.jpg 700w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paripurna39-2022-6-300x159.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/paripurna39-2022-6-310x165.jpg 310w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-26954\" class=\"wp-caption-text\">Marthinus saat diwawancara seputar interupsinya pada Rapat Paripurna ke-39 DPRD Kaltim. Ia menyampaikan aspirasinya seputar temuan di lapangan bahwa telah terjadi pembatasan belajar<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PARLEMENTARIA DPRD KALTIM <\/strong>\u2013 Dalam Rapat Paripurna ke-39, Marthinus, anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan interupsi. Ia menyampaikan aspirasi soal pembatasan belajar mengajar bagi siswa Nasrani di Kabupaten Paser.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat berakhirnya agenda kedua rapat paripurna yang digelar di Gedung D, Lantai 6, Kantor DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Karang Paci, Samarinda, Senin (19\/09\/2022), Marthinus menyuarakan persoalan yang diperolehnya saat melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Kabupaten Paser pada Agustus 2022 lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMenyampaikan aspirasi \u00a0dari Kabupaten Paser, pada saat saya melakukan sosper di Desa Batu Kajang Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, ada aspirasi dari masyarakat, yaitu Bapak Pendeta Adoni, beliau adalah guru di Dinas Pendidikan dan juga PNS,\u201d ungkap Marthinus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Guru tersebut, lanjut dia, menyampaikan aspirasi bahwa pada selama ini di Kabupaten Paser, kecuali di Kecamatan Batu Sopang, toleransi antar beragama berjalan sangat baik. Di kecamatan tersebut, proses belajar mengajar khusus Nasrani boleh dilakukan di sekolah, tetapi di kecamatan lain tidak diperbolehkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni sudah melanggar konstitusi yang pertama, keduanya melanggar visi dan misi dari Gubernur yaitu visi satu. Tolong di-<em>crosscheck<\/em> dan dikonfirmasi kembali. Kami dari Fraksi PDIP juga masih menunggu informasi dari Dinas Pendidikan,\u201d ujar anggota dewan dari daerah pemilihan Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara terpisah, saat diwawancara wartawan usai mengikuti rapat paripurna, Marthinus kembali mengingatkan soal konstitusi dan visi misi Gubernur Kaltim. Visi Gubernur Kaltim yang kesatu, lanjut dia, fokus di bidang pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cApakah itu memang seperti itu atau bagaimana? nanti juga <em>kan<\/em> bisa kepala daerah diberikan surat teguran, kenapa bisa mereka yang beragama Nasrani tidak bisa belajar di sekolah dan harus di gereja,\u201d ujar anggota legislatif kelahiran Bone, 23 Maret 1976 yang juga menjabat sebagai anggota Komisi I DPRD Kaltim ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan aspirasi yang ia terima, informasi soal pembatasan tersebut terjadi di semua jenjang pendidikan, bukan saja di sekolah dasar. Namun belajar mengajar di sekolah itu, hanya diperbolehkan di Batu Sopang dan Batu Kajang. \u201cSetelah mendapatkan aspirasi, bingung juga dapat berita dari mana. Tapi <em>kan<\/em> ini bahasa saya dari <em>tulajikapeke<\/em>, ada berita acara dan rekamannya, itu temuan baru,\u201d pungkasnya. []\n<p>Reporter: Fitrah Sukirman<br \/>\nPenyunting: Hadi Purnomo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; PARLEMENTARIA DPRD KALTIM \u2013 Dalam Rapat Paripurna ke-39, Marthinus, anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan interupsi. Ia menyampaikan aspirasi soal pembatasan belajar mengajar bagi siswa Nasrani di Kabupaten Paser. Saat berakhirnya agenda kedua rapat paripurna yang digelar di Gedung D, Lantai 6, Kantor &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":26954,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,14,26,37],"tags":[6465,6464],"class_list":["post-26950","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-parlementaria-dprd-kaltim","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-belajar-nasrani","tag-belajar-sekolah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26950","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26950"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26950\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26955,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26950\/revisions\/26955"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26954"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26950"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26950"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26950"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}