{"id":28511,"date":"2023-01-31T21:47:33","date_gmt":"2023-01-31T13:47:33","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=28511"},"modified":"2023-02-04T19:38:39","modified_gmt":"2023-02-04T11:38:39","slug":"soroti-penggunaan-bahasa-indonesia-fppp-usulkan-perda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/soroti-penggunaan-bahasa-indonesia-fppp-usulkan-perda\/","title":{"rendered":"Soroti Penggunaan Bahasa Indonesia, FPPP Usulkan Perda"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-28519 aligncenter\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/paripurna-v-0123.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"287\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/paripurna-v-0123.jpg 700w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/paripurna-v-0123-300x123.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> &#8211; Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyoroti masalah penggunaan Bahasa Indonesia yang kurang diimplementasikan di ruang-ruang publik. Oleh karena itu, fraksi ini mengusulkan dibentuknya peraturan daerah (perda) tentang pengamalan nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan dan penggunaan Bahasa Indonesia serta pelestarian Bahasa daerah dan sastra daerah.<\/p>\n<figure id=\"attachment_28521\" aria-describedby=\"caption-attachment-28521\" style=\"width: 250px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-28521\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/rusman-yaqub-bahasaindonesia.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"334\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/rusman-yaqub-bahasaindonesia.jpg 250w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/01\/rusman-yaqub-bahasaindonesia-225x300.jpg 225w\" sizes=\"(max-width: 250px) 100vw, 250px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-28521\" class=\"wp-caption-text\">Rusman Yaqub<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMemang ada undang-undang tentang penggunaan bahasa persatuan dan lambang negara yang mestinya itu memang diimplementasikan secara konsekuen mulai dari tingkat nasional sampai pada level paling bawah,\u201d ungkap Ketua\u00a0 FPPP Rusman Yaqub kepada awak media saat diwawancara usai Rapat Paripurna ke-5 DPRD Provinsi Kaltim di Gedung Utama Kompleks Perkantoran DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Selasa (31\/01\/2023).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Kaltim ini turut menyampaikan rasa prihatinnya atas penggunaan bahasa nasional dan simbol-simbol negara yang tereduksi di ruang publik. \u201cContoh di kantor-kantor pemerintah saja termasuk di DPRD ini banyak masih yang keliru. Misalnya toilet, toilet itu <em>kan<\/em> bukan Bahasa Indonesia, padahal itu\u00a0 kantor publik. Kenapa <em>nggak<\/em> diindonesiakan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut wakil rakyat kelahiran Barru, 11 Juni 1969 ini, meskipun penduduk Indonesia itu wajib menguasai bahasa asing dalam pergaulan internasional, namun tetap harus menerapkan penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan mengingat amanat Sumpah Pemuda. \u201cTetapi ketika di Indonesia, mestinya Bahasa Indonesia yang diterapkan. Kenapa? Bangsa ini berdiri, bangsa ini bersatu sampai hari ini karena sumpahnya pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Isinya apa sumpah itu? Salah satunya adalah Bahasa Indonesia,\u201d tukasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia berharap penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik perlu ditertibkan, mengingat terdapat undang-undang yang telah mengatur hal tersebut. \u201cJadi ini harus ditertibkan, karena itu ada perintah undang-undang <em>gitu loh<\/em>. Dan kita selama ini tidak mengamalkan undang-undang dasar kita, dan ada undang-undang tentang penggunaan bahasa nasional, bahasa persatuan nasional kita yaitu Bahasa Indonesia. Itu sudah ada undang-undangnya. Itu sudah lama kita <em>biarin<\/em>,\u201d tutupnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Enggal Triya Amukti | Penyunting: Hadi Purnomo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; SAMARINDA &#8211; Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyoroti masalah penggunaan Bahasa Indonesia yang kurang diimplementasikan di ruang-ruang publik. Oleh karena itu, fraksi ini mengusulkan dibentuknya peraturan daerah (perda) tentang pengamalan nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan dan penggunaan Bahasa Indonesia serta pelestarian Bahasa daerah dan sastra daerah. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":28519,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[14,26,37],"tags":[6594,6593],"class_list":["post-28511","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-parlementaria-dprd-kaltim","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-bahasa-indonesia","tag-bahasa-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28511","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28511"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28511\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28522,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28511\/revisions\/28522"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28519"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28511"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28511"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28511"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}