{"id":2872,"date":"2014-06-13T22:09:53","date_gmt":"2014-06-13T14:09:53","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=2872"},"modified":"2022-10-17T13:42:48","modified_gmt":"2022-10-17T05:42:48","slug":"interpreter-sakit-vonis-nguyen-di-tunda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/interpreter-sakit-vonis-nguyen-di-tunda\/","title":{"rendered":"Interpreter Sakit Vonis Nguyen di Tunda"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Agenda sidang pembacaan putusan terdakwa kasus kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu warga asal Provinsi Long An, Vietnam bernama Nguyen Van Mo (42) yang direncanakan pada Kamis (12\/6) kemarin, terpaksa ditunda.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Penyebabnya, interpreter atau penerjemah terdakwa tidak hadir dikarenakan sakit. &#8220;Penerjemah bahasa sakit, oleh karena itu kita meminta kepada majelis hakim untuk ditunda,&#8221; ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sigit Prabawa SH kepada <em>Balikpapan Pos<\/em>, Kamis (12\/6) di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dikatakan Sigit, agenda sidang pembacaan putusan atau vonis oleh majelis hakim akan dibuka kembali pada Senin (16\/6) pekan depan. &#8220;Mungkin hari Senin pekan depan, kami usahakan penerjemah dapat hadir di persidangan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Penasihat hukum terdakwa, Suprana Jaya SH didampingi Yohanis Maroko SH menuturkan kehadiran interpreter sangat diharapkan, karena terdakwa harus mengerti dan paham maksud setiap jalannya persidangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Dia (terdakwa, <em>Red<\/em>) harus mengerti karena itu haknya, memang terdakwa ada keterbatasan bahasa karena bahasa yang biasa digunakan sehari-hari adalah bahasa daerah Vietnam. Jangankan bahasa Inggris, berbicara bahasa nasional Vietnam saja masih terbata-bata,&#8221; kata Yohanis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Untuk diketahui Nguyen Van Mo, jaringan sabu internasional dituntut hukuman mati oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan. Dia dijerat pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 UU nomor 35 tahun 2009 dan pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Nguyen tertangkap tangan oleh petugas Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan pada 19 Desember 2013 lalu setelah melewati layar monitor X-ray yang mendeteksi adanya sabu. Tercatat sabu-sabu yang dibawa Nguyen seberat 4.010 gram atau 4 Kg lebih 10 gram senilai Rp 10 miliar dari Mumbai, India. [] RedFj\/BP<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Agenda sidang pembacaan putusan terdakwa kasus kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu warga asal Provinsi Long An, Vietnam bernama Nguyen Van Mo (42) yang direncanakan pada Kamis (12\/6) kemarin, terpaksa ditunda.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2873,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467,26],"tags":[],"class_list":["post-2872","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","category-kalimantan-timur-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2872","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2872"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2872\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23549,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2872\/revisions\/23549"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2872"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2872"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2872"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}