{"id":28884,"date":"2023-01-17T23:59:01","date_gmt":"2023-01-17T15:59:01","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=28884"},"modified":"2023-02-13T01:30:54","modified_gmt":"2023-02-12T17:30:54","slug":"ksop-harus-serius-awasi-jembatan-mahakam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ksop-harus-serius-awasi-jembatan-mahakam\/","title":{"rendered":"KSOP Harus Serius Awasi Jembatan Mahakam"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-28888 aligncenter\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/jembatan-kembar.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/jembatan-kembar.jpg 700w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/jembatan-kembar-300x169.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PARLEMENTARIA SAMARINDA<\/strong> &#8211; Jembatan penyeberangan yang terdapat di sepanjang Sungai Mahakam yang terdapat di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan aset pemerintah yang sangat vital keberadaannya, sebab menjadi urat nadi pergerakan ekonomi masyarakat dan pemerintah daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apabila terjadi kerusakan, tentu akan mengganggu roda perekonomian. Di Kota Samarinda saat ini terdapat empat jembatan penghubung antar wilayah kota yang dibelah Sungai Mahakam, yakni Jembatan Mahakam Kota, Jembatan Kembar, Jembatan Achmad Amins atau Mahakam Kota II, dan Jembatan Mahakam Ulu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Samarinda harus serius melakukan pengawasan terhadap aset vital tersebut, jangan sampai ditabrak kapal-kapal angkutan air, terutama tongkang pengangkut batu bara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejauh ini sudah belasan insiden penabrakan terjadi, dan nyaris merobohkan tiang pengaman jembatan. Menurut anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Anhar, keamanan jembatan-jembatan tersebut menjadi tanggung jawab KSOP Kelas II Samarinda.<\/p>\n<figure id=\"attachment_28887\" aria-describedby=\"caption-attachment-28887\" style=\"width: 250px\" class=\"wp-caption alignright\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-28887\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/anhar-0123.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"355\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/anhar-0123.jpg 250w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/anhar-0123-211x300.jpg 211w\" sizes=\"(max-width: 250px) 100vw, 250px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-28887\" class=\"wp-caption-text\">Anhar<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMenang yang memiliki tugas, pokok dan fungsinya di lalu lintas kapal Sungai Mahakam adalah KSOP. Kasus penabrakan pilar jembatan di Sungai Mahakam juga kerap terjadi,\u201d kata Anhar kepada awak media di Kantor DPRD Samarinda, Selasa (17\/01\/2023).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Evaluasi kinerja sangat penting untuk dilakukan pada jajaran KSOP Samarinda, tidak terbatas administrasi di lapangan saja.\u00a0\u201cProses administrasi perlu diperketat, mulai dari kelengkapan dokumen tongkang batu bara hingga operasional lalu lintas kapal di Sungai Mahakam,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terutama, sambung dia, dalam aturan pelaksanaan pengawasan dan pemenuhan kelayakan kapal, sertifikasi kapal, pencegahan pencemaran dari kapal dan penetapan status hukum kapal. Sanksi juga harus diberikan kepada pemilik maupun pengelola kapal. \u201cApalagi Jembatan Mahakam dibangun miliaran hingga triliunan rupiah. Kalau rusak, pasti pemerintah rugi, masyarakat rugi,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anhar mendorong KSOP agar lebih serius menjalankan tugas serta kewajibannya, dalam mengatur hingga menertibkan lalu lintas Sungai Mahakam.\u00a0\u201cKSOP harus serius bekerja, baik dalam mengontrol, hingga mengawasi lalu lintas Sungai Mahakam, agar sesuai aturan yang berlaku,\u201d pungkas Anhar. []\n<p>Penulis: Fajar Hidayat | Penyunting: Hadi Purnomo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PARLEMENTARIA SAMARINDA &#8211; Jembatan penyeberangan yang terdapat di sepanjang Sungai Mahakam yang terdapat di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan aset pemerintah yang sangat vital keberadaannya, sebab menjadi urat nadi pergerakan ekonomi masyarakat dan pemerintah daerah. Apabila terjadi kerusakan, tentu akan mengganggu roda perekonomian. Di Kota Samarinda saat ini terdapat empat jembatan penghubung antar wilayah kota &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28888,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6585,26,37],"tags":[],"class_list":["post-28884","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dprd-kota-samarinda","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28884","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28884"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28884\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28889,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28884\/revisions\/28889"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28888"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28884"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28884"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28884"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}