{"id":29053,"date":"2023-02-22T10:15:39","date_gmt":"2023-02-22T02:15:39","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=29053"},"modified":"2023-03-12T18:46:10","modified_gmt":"2023-03-12T10:46:10","slug":"bagian-kabupaten-kota-langsung-masuk-ke-rkd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bagian-kabupaten-kota-langsung-masuk-ke-rkd\/","title":{"rendered":"Bagian Kabupaten\/Kota Langsung Masuk ke RKD"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-29425 aligncenter\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/pelayanan-pajak-daerah.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"385\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/pelayanan-pajak-daerah.jpg 700w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/pelayanan-pajak-daerah-300x165.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PARLEMENTARIA KALTIM<\/strong> \u2013 Salah satu ketentuan baru yang bakal tertuang dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah adalah penyaluran langsung bagian kabupaten\/kota ke Rekening Kas Daerah (RKD) masing-masing, tidak lagi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltim.<\/p>\n<figure id=\"attachment_29424\" aria-describedby=\"caption-attachment-29424\" style=\"width: 250px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-29424\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/sigit-wibowo-210223-4.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"354\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/sigit-wibowo-210223-4.jpg 250w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/sigit-wibowo-210223-4-212x300.jpg 212w\" sizes=\"(max-width: 250px) 100vw, 250px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-29424\" class=\"wp-caption-text\">Sigit Wibowo<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Raperda Kaltim tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah merupakan raperda usulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim yang diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim dalam Rapat Paripurna ke-3 pada Senin (16\/01\/2023) lalu.\u00a0Nota penjelasan kedua raperda itu disampaikan Staf Ahli Bidang Reformasi, Birokrasi, dan Keuangan Daerah Sekretariat Provinsi Kaltim, Diddy Rusdiansyah, mewakili Gubernur Kaltim Isran Noor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo Saat diwawancara para pewarta usai memimpin Rapat Paripurna ke-7 di Gedung Utama Kantor DPRD Provinsi Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Selasa (21\/02\/2023). Ia memperoleh informasi tersebut dari Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ada informasi terkait pajak daerah, bahwa pungutan kendaraan bermotor itu, ini informasi Kepala Bapenda (Ismiati, <em>red)<\/em>, untuk tahun ini langsung dipungut provinsi, tapi ke depan, itu nanti langsung masuk ke kas kabupaten kota,&#8221; ujar anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang duduk di kursi DPRD Kaltim dari daerah pemilihan Kota Balikpapan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada bab bagi hasil dan penggunaan pajak dalam Peraturan Daerah Kaltim Nomor 1 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah sebagaimana telah terakhir diubah dengan Peraturan Daerah Kaltim Nomor 1 Tahun 2019, disebutkan bahwa\u00a0hasil penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang diserahkan ke kabupaten kota sebesar 30%, untuk hasil penerimaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) kabupaten kota dapat jatah sebesar 70%, serta hasil penerimaan Pajak Air Permukaan (PAP) sebesar 50%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, khusus PKB dan BBNKB dikenakan opsen atau pungutan tambahan dengan persentase tertentu untuk kabupaten\/kota. Bagian PBBKB, kabupaten masih tetap dapat jatah 70%. Untuk PAP, bagiannya masih sama, 50%, kecuali PAP diambil dari sumber air di satu kabupaten\/kota, maka daerah tersebut mendapat jatah 80%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk bagian PBBKB ke kabupaten\/kota, memang tidak ada perubahan, hanya saja mekanismenya yang tidak lagi melalui APBD Kaltim. &#8220;Bagiannya 70-30 (persen), tapi ke depan, kalau tidak salah (tahun) 2024\/2025, 70 persennya langsung masuk ke kabupaten kota. Tapi tetap sama saja, toh tetap kita kembalikan, ke depannya akan kaget, kenapa APBD kita turun,&#8221; papar Sigit, sapaan akrab wakil rakyat yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Musyawarah dan Wakil Ketua Badan Anggaran DPRD Kaltim ini. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Enggal Triya Amukti | Penyunting: Hadi Purnomo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PARLEMENTARIA KALTIM \u2013 Salah satu ketentuan baru yang bakal tertuang dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah adalah penyaluran langsung bagian kabupaten\/kota ke Rekening Kas Daerah (RKD) masing-masing, tidak lagi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltim. Raperda Kaltim tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":29425,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,14,26,37],"tags":[6641,6640],"class_list":["post-29053","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-parlementaria-dprd-kaltim","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-pajak-daera","tag-retribusi-daerah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29053","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29053"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29053\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29426,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29053\/revisions\/29426"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29425"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29053"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29053"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29053"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}