{"id":34108,"date":"2023-08-03T00:28:23","date_gmt":"2023-08-02T16:28:23","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=34108"},"modified":"2023-08-03T00:48:50","modified_gmt":"2023-08-02T16:48:50","slug":"teater-ngayau-garap-film-zombie-of-tabang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/teater-ngayau-garap-film-zombie-of-tabang\/","title":{"rendered":"Teater Ngayau Garap Film Zombie of Tabang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> \u2013 Teater Ngayau akan buat film layar lebar Zombie of Tabang. Hal ini disampaikan Riduan, Pembina Teater Ngayau, melalui pesan singkat, Rabu (2\/8\/2023), di kelurahan Timbau \u00a0kecamatan Tenggarong kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diungkapkan Riduan, film Zombie of Tabang akan mengangkat cerita tentang tragedi petaka virus di hutan kecamatan Tabang kabupaten Kukar yang menyebar di salah satu perusahaan tambang batu bara, film ini akan digarap mulai Agustus 2023 hingga tahun 2024. Riduan mengaku bahwa ia merupakan penulis naskah cerita film Zombie of Tabang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembuatan film Zombie of Tabang ini tidak sekedar film biasa garapan amatiran, namun film ini akan digarap secara profesional bekerja sama dengan lembaga yang dipimpin oleh aktor ternama Deddy Mizwar, Demiz Academy. \u201cNamun untuk pemain atau aktor akan diisi oleh aktor lokal yang sudah diberikan pelatihan oleh Demiz Academy, dan Insya Allah Agustus 2023 ini akan turun utusan tim Demiz Academy untuk melihat lokasi serta pengambilan gambar awal di kecamatan Tabang,\u201d terang Riduan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_34111\" aria-describedby=\"caption-attachment-34111\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-34111\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG-20230802-WA0058-e1690987707750.jpg\" alt=\"zombie of Tabang\" width=\"700\" height=\"357\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG-20230802-WA0058-e1690987707750.jpg 760w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG-20230802-WA0058-e1690987707750-300x153.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-34111\" class=\"wp-caption-text\">Pelatihan Acting for Movie oleh Demiz Academy. Aktor Senior Deddy Mizwar Memberikan Pelatihan Kepada Kandidat Aktor Film Zombie of Tabang.<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Riduan menambahkan, melalui film Zombie of Tabang, ia berharap akan dapat memperkenalkan Kukar melalui film. &#8220;Dalam film ini kami akan memperkenalkan keindahan alam dan budaya Kukar, sengaja kami ambil lokasi di kecamatan Tabang yang merupakan wilayah hulu atau ujungnya Kukar, agar orang luar bisa melihat Kukar secara lebih luas,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk suksesnya pembuatan film ini tentu butuh <em>support<\/em> berbagai pihak, baik dari pihak swasta maupun dari pemerintah daerah. &#8220;Kami berharap Pemerintah Daerah terus memberikan dukungan kepada kami sebagai pembinaan industri kreatif di Kukar, kami juga sangat terbuka bagi pihak swasta yang ingin mendukung pembuatan film ini,&#8221; tutup Riduan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Wahyudi \u01c0 Penyunting: Hadi Purnomo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA \u2013 Teater Ngayau akan buat film layar lebar Zombie of Tabang. Hal ini disampaikan Riduan, Pembina Teater Ngayau, melalui pesan singkat, Rabu (2\/8\/2023), di kelurahan Timbau \u00a0kecamatan Tenggarong kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Diungkapkan Riduan, film Zombie of Tabang akan mengangkat cerita tentang tragedi petaka virus di hutan kecamatan Tabang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":34110,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,33],"tags":[5604,561,6820],"class_list":["post-34108","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-film","tag-kutai-kartanegara","tag-tabang"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34108","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34108"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34108\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34130,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34108\/revisions\/34130"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34110"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34108"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34108"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34108"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}