{"id":3469,"date":"2014-06-24T08:40:51","date_gmt":"2014-06-24T00:40:51","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=3469"},"modified":"2022-10-18T10:04:40","modified_gmt":"2022-10-18T02:04:40","slug":"duel-maut-rahman-tumbang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/duel-maut-rahman-tumbang\/","title":{"rendered":"Duel Maut, Rahman Tumbang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BANJARMASIN &#8211;<\/strong> Peristiwa tragis terjadi di sebuah jembatan, di salah satu sudut Kota Banjarmasin, tepatnya d Banjarmasin Selatan, sekitar pukul 15.00 Wita, Minggu (22\/6).\u00a0 Rahman (28) warga pelambuan gang perjuangan, salah seorang petarung akhirnya tumbang setelah berhasil ditebas rekan kerjanya Upik (25).<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akibatnya Rahman dilarikan ke RS Ulin Banjarmasin. Hingga saat ini masih korban Rahman (28) masih terkapar di ruang IGD Ulin Banjarmasin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu Upik masih dalam pencaharian oleh pihak Polsek Banjarmasin Selatan. Pasalnya, usai berduel dengan Rahman di Jembatan Basirih Banjarmasin Selatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rahman dan Upik berduel di Jembatan Basirih usai bersih-bersih di lokasi setempat. Saksi mengatakan, awalnya mereka berdua hanya bercandaan, tapi beberapa saat kemudian Upik pulang dan kembali lagi sambil membawa mandau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Upik langsung menebaskan mandaunya berkali-kali ke arah Rahman. Akibatnya, Rahman menderita luka sabetan benda tajam di leher dan kaki.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat berada IGD RS Ulin Banjarmasin, Rahman (28) banyak mengeluarkan darah. Ia menderita luka sobek di leher dan kaki sebelah kiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rekan korban, sekaligus saksi Kismanto (55), mengatakan kejadian bermula saat bersih-bersih jembatan. Saat itu ia heran Rahman dan Upik seperti sedang bercanda. Beberapa saat kemudian terjadi perkelahian betulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Awalnya berantam aja ga pakai alat, saya kira bagayaan haja, eh sakalinya Upik ini bulik ke rumah mengambil mandau, lalu mendatangi Rahman lagi. Terjadilah perkelahian,&#8221; jelasnya.<\/p>\n Rahman terkapar, dirawat di rumah sakit. Untung saja, nyawanya masih bisa terselamatkan.\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejumlah warga sekitar tak berani melerai perkelahian tersebut. Pasalnya, tanpa banyak bicara, Upik langsung menyerang Rahman. Duel berdarah pun tak bisa dihindarkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seorang saksi yang ada di lokasi kejadian, Kismanto bersama rekan lainnya mengaku tak berdaya melerai perkelahian itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Orang pakai mandau, mana bisa kami melerai,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, perkenalan Rahman dengan Upik sudah dua hari, sehingga ia pun kebingungan kenapa perkelahian itu bisa terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kada pernah ada masalah keduanya, dendam tidak mungkin juga. Kan kenalnya baru dua hari,&#8221; katanya. [] RedHP\/TBjm<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANJARMASIN &#8211; Peristiwa tragis terjadi di sebuah jembatan, di salah satu sudut Kota Banjarmasin, tepatnya d Banjarmasin Selatan, sekitar pukul 15.00 Wita, Minggu (22\/6).\u00a0 Rahman (28) warga pelambuan gang perjuangan, salah seorang petarung akhirnya tumbang setelah berhasil ditebas rekan kerjanya Upik (25).<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3471,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2275,19,2276],"tags":[2350,2351],"class_list":["post-3469","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan","category-hotnews","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-duel-maut","tag-perkelahian-maut"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3469","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3469"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3469\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23933,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3469\/revisions\/23933"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3469"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3469"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3469"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}