{"id":3511,"date":"2014-06-24T14:34:10","date_gmt":"2014-06-24T06:34:10","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=3511"},"modified":"2022-10-18T10:05:10","modified_gmt":"2022-10-18T02:05:10","slug":"kampanye-jokowi-dilapor-ke-bawaslu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kampanye-jokowi-dilapor-ke-bawaslu\/","title":{"rendered":"Kampanye Jokowi Dilapor ke Bawaslu"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>JAKARTA &#8211;<\/strong> Tim Advokasi Prabowo Subianto-Hatta Rajasa melaporkan calon Presiden Joko Widodo ke Badan Pengawas Pemilu terkait kampanye politik di Monumen Nasional dan Bundaran Hotel Indonesia.<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Calon Presiden nomor urut dua itu menggelar kampanye pada Minggu 22 Juni 2014.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Dua area tersebut berdasarkan SK Gubernur sendiri tidak boleh digunakan untuk kampanye.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Jangankan diadakan rapar akbar, ditempeli spanduk saja tidak boleh,&#8221; kata Ketua Tim Advokasi Prabowo-Hatta, Habiburochman di Bawaslu, Jakarta 24 Juni 2014.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Habiburokhman yang tiba pada pukul 11.00 wib juga akan menyampaikan tiga pelanggaran Joko<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Widodo kepada Bawaslu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pertama, pelanggaran terhadap aturan tertulis Pemilu Presiden Pasal 41 ayat (1) huruf c UU nomor 42 tahun 2008 tentang Pemilu yang mengatur larangan kampanye dengan menggunakan fasilitas pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kedua, pelanggaran terhadap SK Gubernur DKI Jakarta Nomor 1389\/07.17 tanggal 18 Juli 2008 yang isinya tentang lokasi-lokasi larangan pemasangan alat peraga kampanye dan keputusan KPU DKI nomor 39 tahun 2013 tentang lokasi kampanye.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Lalu, pelanggaran terhadap hak politik pendukung calon Presiden nomor 1 Prabowo Subianto untuk memanfaatkan kawasan tersebut,&#8221; kata Habiburokhman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sebagai Gubernur DKI non aktif, kata dia, seharusnya Joko Widodo lebih paham dengan aturan-aturan itu. Sehingga tidak melakukan pelanggaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kepada Bawaslu untuk cepat merespons masalah ini. Kami harap ke pihak Joko Widodo untuk mematuhi peraturan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Saling mengingatkan wujudkan kampanye dengan sikap kesopanan, kesantunan, dari yang terkecil sampai yang serius,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Jokowi tak ada izin<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku heran dengan apa yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta non-aktif Joko Widodo yang menggelar kampanye di Monas.<br \/>\nMenurutnya, surat permohonan izin yang sampai ke mejanya adalah izin untuk kegiatan olahraga dan jalan sehat, bukan untuk kampanye politik.<br \/>\n&#8220;Orang memang biasa ajuin Taman Monas buat kegiatan olahraga. Selalu saya kasih izin oke, selalu kita kasih. Itu kemarin Pak Jokowi tiba-tiba berkampanye.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Makanya saya tidak tahu. Izinnya pun tidak lewat meja saya, tapi lewat UPT Taman Monas,&#8221; ucap Ahok, sapaan akrab Basuki. [] RedNS29\/VN<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Tim Advokasi Prabowo Subianto-Hatta Rajasa melaporkan calon Presiden Joko Widodo ke Badan Pengawas Pemilu terkait kampanye politik di Monumen Nasional dan Bundaran Hotel Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3525,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,35],"tags":[],"class_list":["post-3511","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3511","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3511"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3511\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23957,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3511\/revisions\/23957"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3511"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3511"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3511"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}