{"id":37495,"date":"2023-11-10T22:50:48","date_gmt":"2023-11-10T14:50:48","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=37495"},"modified":"2023-11-12T14:22:21","modified_gmt":"2023-11-12T06:22:21","slug":"salehuddin-bangga-indonesia-tuan-rumah-piala-dunia-u-17","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/salehuddin-bangga-indonesia-tuan-rumah-piala-dunia-u-17\/","title":{"rendered":"Salehuddin Bangga Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-17"},"content":{"rendered":"\r\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-37458 alignleft\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Banner-DPRD-Provinsi-Kaltim-1-2.gif\" alt=\"\" width=\"400\" height=\"400\" \/>PARLEMENTARIA KALTIM<\/strong> \u2013 Selama sekitar sebulan, Jumat (10\/11\/2023) hingga\u00a0 Sabtu (02\/12\/2023) mendatang, Indonesia menjadi tuan rumah turnamen sepak bola piala dunia kelompok usia di bawah 17 tahun (U-17). Turnamen internasional ini diikuti kesebelasan dari 24 negara, termasuk tuan rumah Indonesia dan pertandingannya dipusatkan di stadion berskala internasional di Bandung, Solo, Jakarta, dan Surabaya.\u00a0\u00a0<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Demam piala Dunia U-17 sudah menyebar ke seluruh masyarakat Indonesia tidak terkecuali Kalimantan Timur (Kaltim). Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Salehuddin mengaku bangga, Indonesia menjadi tuan rumah piala Dunia U-17 merupakan prestasi.<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni merupakan prestasi bangsa Indonesia minimal menjadi tuan rumah dan bagaimana menjadi tuan rumah kita tunjukan kepada dunia Indonesia itu sangat familiar kemudian sopan dan ramah terhadap <em>even<\/em> besar seperti ini,\u201d kata Salehuddin kepada awak media di Gedung Utama Kompleks Perkantoran DPRD Kaltim jalan Teuku Umar, Karang Paci, Samarinda, Jumat (10\/11\/2023).<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun bisa lolos melalui jalur tuan rumah dan diproyeksikan hanya menjadi tim pelengkap, tetapi menurut Salehuddin tim nasional Indonesia U-17 dapat memanfaatkan momentum ini untuk menunjukkan bahwa pemain-pemain kita memiliki kualitas yang tidak kalah hebat dari negara lain. \u201cKita tidak jelek-jelek bangetlah, sebagai tuan rumah, kita punya sarana dan fasilitas yang bagus, serta memiliki permainan yang baik,\u201d ujar politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini.<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Saleh, sapaan akrabnya berharap, momentum Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 ini bisa mengilhami generasi muda di Indonesia, khususnya Kaltim untuk bisa berprestasi melalui pembinaan yang berjenjang sehingga pemain-pemain Indonesia bisa bersaing dengan pemain dari negara lain.<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHarapannya ini menjadi momentum bagi pemain tim nasional untuk menunjukkan bahwa kita punya kualitas dan supaya mengilhami anak-anak kita yang hobi sepak bola karena U-17 melalui pembinaan berjenjang akan terlaksana di Kabupaten\/kota serta Provinsi,\u201d kata wakil rakyat dari daerah pemilihan Kutai Kartanegara ini. []\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Hadi Purnomo\u00a0<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PARLEMENTARIA KALTIM \u2013 Selama sekitar sebulan, Jumat (10\/11\/2023) hingga\u00a0 Sabtu (02\/12\/2023) mendatang, Indonesia menjadi tuan rumah turnamen sepak bola piala dunia kelompok usia di bawah 17 tahun (U-17). Turnamen internasional ini diikuti kesebelasan dari 24 negara, termasuk tuan rumah Indonesia dan pertandingannya dipusatkan di stadion berskala internasional di Bandung, Solo, Jakarta, dan Surabaya.\u00a0\u00a0 Demam piala &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":37604,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,14,26,37],"tags":[6912,2459,381],"class_list":["post-37495","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-parlementaria-dprd-kaltim","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-berita-borneo","tag-piala-dunia","tag-sepak-bola"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37495","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37495"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37495\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37606,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37495\/revisions\/37606"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37604"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37495"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37495"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37495"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}