{"id":37910,"date":"2023-11-08T14:52:59","date_gmt":"2023-11-08T06:52:59","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=37910"},"modified":"2023-11-15T00:55:00","modified_gmt":"2023-11-14T16:55:00","slug":"pemkot-diminta-perhatikan-juga-drainase-di-samarinda-seberang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-diminta-perhatikan-juga-drainase-di-samarinda-seberang\/","title":{"rendered":"Pemkot Diminta Perhatikan Juga Drainase di Samarinda Seberang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PARLEMENTARIA SAMARINDA<\/strong> &#8211; PEMERINTAH Kota (Pemkot) Samarinda saat ini tengah gencar merekonstruksi drainase di beberapa wilayah di Kota Samarinda. Tujuannya agar aliran air lancar dan dapat mencegah banjir. Di wilayah perkotaan, upaya tersebut telah menunjukan hasil. Jika terjadi hujan deras, meski menimbulkan genangan namun tak membutuhkan waktu lama, air segera surut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi itu pula yang menjadi perhatian Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Samri Shaputra. Dia pun meminta Pemkot Samarinda untuk memperhatikan pula persoalan drainase di wilayah Samarinda Seberang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSementara banjir di daerah Seberang ini terkadang agak lama surutnya karena drainasenya sudah tidak sempurna seperti dulu. Maka dari itu sebenarnya yang dibutuhkan adalah normalisasi,\u201d jelas Samri saat ditemui media ini di ruang kerjanya di Kantor DPRD Samarinda Jalan Basuki Rahmat, Samarinda, Rabu (8\/11\/2023).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan bahwa adapun faktor lain yang juga menyebabkan air sulit mengalir di drainase. \u201cAda yang dangkal sedimentasinya, kemudian juga faktor sampah, nah ini yang jadi perhatian,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Samri, kondisi drainase di daerah tersebut dirasa sudah tidak maksimal. Ia menilai bahwa ukuran parit saat ini sudah tak mampu menampung volume air ketika tingkat curah hujan tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMisal parit juga memang sudah ada, tapi dia di lapis lagi yang membuat ukurannya semakin kecil. Awalnya satu meter jadi sisa setengah meter, dalamnya juga jadi dangkal,\u201d tutur Samri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kendati demikian, ia menyarankan agar pihak Pemkot Samarinda dapat kembali menggencarkan normalisasi drainase. \u201cKarena serapan-serapan air sudah tidak ada, kalau bisa drainase harusnya diperbesar,\u201d harap Samri. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis : Selamet | Penyunting : Budi Untoro<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PARLEMENTARIA SAMARINDA &#8211; PEMERINTAH Kota (Pemkot) Samarinda saat ini tengah gencar merekonstruksi drainase di beberapa wilayah di Kota Samarinda. Tujuannya agar aliran air lancar dan dapat mencegah banjir. Di wilayah perkotaan, upaya tersebut telah menunjukan hasil. Jika terjadi hujan deras, meski menimbulkan genangan namun tak membutuhkan waktu lama, air segera surut. Kondisi itu pula yang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":37911,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6,6585,19,26,37],"tags":[],"class_list":["post-37910","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-berita-lain","category-dprd-kota-samarinda","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37910","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37910"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37910\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":37912,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37910\/revisions\/37912"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37911"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37910"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37910"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37910"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}