{"id":38388,"date":"2023-11-10T12:39:29","date_gmt":"2023-11-10T04:39:29","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=38388"},"modified":"2023-11-19T12:51:54","modified_gmt":"2023-11-19T04:51:54","slug":"sunggono-pimpin-rembuk-stunting-dp3a","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sunggono-pimpin-rembuk-stunting-dp3a\/","title":{"rendered":"Sunggono Pimpin Rembuk Stunting DP3A"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> \u2013 Sunggono, Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) memimpin kegiatan Rembuk<em>\u00a0Stunting<\/em> yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Kamis (9\/11\/2023). Dalam kegiatan ini juga diserahkan bantuan tanggung jawab sosial atau\u00a0<em>corporate social responsibility<\/em>\u00a0(<em>CSR)\u00a0<\/em>dari PT Multi Harapan Utama (MHU) untuk program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) untuk penanganan anak stunting 100 anak asuh.<\/p>\n<figure id=\"attachment_38390\" aria-describedby=\"caption-attachment-38390\" style=\"width: 271px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-38390 \" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Sekda-Rembuk-Stunting-260x300.jpg\" alt=\"\" width=\"271\" height=\"313\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Sekda-Rembuk-Stunting-260x300.jpg 260w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Sekda-Rembuk-Stunting-768x885.jpg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Sekda-Rembuk-Stunting.jpg 777w\" sizes=\"(max-width: 271px) 100vw, 271px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-38390\" class=\"wp-caption-text\">Sekda Kukar Sunggono membacakan sambutan Bupati Kukar, Kamis (9\/11\/2023)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penurunan Penanggulangan, Pencegahan Stunting (TPPS) sekaligus Sekretaris Daerah Kukar Sunggono, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kukar Martina Yulianti, dan dihadiri beberapa Kepala Dinas Seperti Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak), Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Camat Loa Kulu, dan Camat Sebulu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekda Kukar Sunggono mengatakan bahwa rembuk\u00a0<em>stunting<\/em>\u00a0ini itu merupakan langkah konvergensi yang diamanatkan dalam penanganan\u00a0<em>stunting,<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cNah dari situ terlihat apa yang kita laksanakan, apa yang kita lakukan, evaluasi atas data yang sudah ada dan alhamdulilah dari laporan yang masuk ke kami atas upaya konvergensi yang telah dilakukan oleh teman-teman OPD,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menyebutkan bahwa kasus<em>\u00a0stunting<\/em>\u00a0di Kukar kecenderungannya menurun sudah luar biasa, ada korelasinya dengan anggaran yang kita alokasikan kurang lebih Rp 170 miliar dan angka<em>\u00a0stunting<\/em>\u00a0kita dari 17 persen sekarang sudah turun menjadi 16, 473 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk penanganan\u00a0<em>stunting<\/em>\u00a0di seluruh kecamatan. Dan Pemkab Kukar juga ada namanya desa dan kelurahan lokus stunting, tapi yang disasar adalah semua kecamatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sunggono mengungkapkan untuk evaluasi ke depan apa yang sudah dilakukan saat ini termasuk mengintervensi 41 desa kelurahan yang masih belum menjadi lokus\u00a0<em>stunting<\/em>\u00a0di penanganan pada 5 tahun lalu dari 193 desa dan 44 kelurahan masih tersisa kurang lebih 41 desa kelurahan yang akan diintervensi ke depannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUntuk itu saya sampaikan target pemerintah terhadap penurunan stunting tahun 2024 sebesar 14 persen. Untuk itulah perlu secara rutin kita melakukan upaya monitoring dan evaluasi secara berkala dan melakukan perbaikan terus menerus melalui siklus plan-do-check-action (PDCA) secara simultan,\u201d kata Bupati Kukar Edi Damansyah dalam sambutan dibacakan Sekda Kukar Sunggono yang juga Ketua Tim Penurunan Penanggulangan, Pencegahan Stunting (TPPS).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kukar Martina Yulianti menambahkan rembuk\u00a0<em>stunting<\/em>\u00a0ini bagian dari 8 langkah konvergensi yaitu rembuk<em>\u00a0stunting<\/em>. Di sini ada disampaikan 8 aksi mulai dari analisis situasi, rembuk\u00a0<em>stunting<\/em>\u00a0dan seterusnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJadi ini adalah kewajiban daripada pemerintah daerah dalam rangka percepatan penurunan\u00a0<em>stunting<\/em>. Strateginya adalah kami kolaborasi lintas sektor tidak hanya sektor kesehatan juga dari luar kesehatan seperti dari Disperkim, Dinas PU dan dinas lainnya,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis : Tusiman | Penyunting : Nursiah<\/p>\n<div class=\"pmb-print-this-page wp-block-button\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA \u2013 Sunggono, Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) memimpin kegiatan Rembuk\u00a0Stunting yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Kamis (9\/11\/2023). Dalam kegiatan ini juga diserahkan bantuan tanggung jawab sosial atau\u00a0corporate social responsibility\u00a0(CSR)\u00a0dari PT Multi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":38389,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6868,33],"tags":[],"class_list":["post-38388","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-diskominfo-kukar","category-kabupaten-kutai-kartanegara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38388","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=38388"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38388\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":38395,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/38388\/revisions\/38395"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38389"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=38388"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=38388"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=38388"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}