{"id":40322,"date":"2023-11-11T21:54:40","date_gmt":"2023-11-11T13:54:40","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=40322"},"modified":"2023-12-03T22:15:53","modified_gmt":"2023-12-03T14:15:53","slug":"camat-sebulu-harap-2024-angka-stunting-nol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/camat-sebulu-harap-2024-angka-stunting-nol\/","title":{"rendered":"Camat Sebulu Harap 2024 Angka Stunting Nol"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> \u2013 Camat Sebulu Edi Fachruddin berharap angka stunting di wilayahnya penurunan hingga zero atau nol. Hal ini diungkapkannya pada Jumat (10\/11\/2023).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya berharap,\u00a0<em>stunting<\/em> di Kukar khususnya di Sebulu pada 2024 bisa 0 persen. Maka dari itu untuk mencapai target tersebut diperlukan kerja kolaborasi,\u201d ungkap pria yang baru saja berulang tahun pada 1 November ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Sebulu hingga kini terus berupaya dalam menekan jumlah angka <em>stunting<\/em> di wilayahnya dalam upaya mendukung program pemerintah pusat maupun pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Edi Fachruddin mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas setempat bahwa masih terdapat sejumlah anak yang di duga alami kurang gizi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKarena ada sejumlah faktor yang menyebabkan\u00a0<em>stunting<\/em>, salah satunya terkait dengan pola makan yang salah, sehingga gizinya tak terpenuhi. Tak hanya itu, faktor lingkungan juga berpengaruh terhadap perkembangan anak, ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk itu, pihaknya pastikan di Kecamatan Sebulu sektor lingkungannya cukup baik, karena tak ada lagi masyarakat yang menggunakan jamban sungai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah Kecamatan juga terus lakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan desa, untuk fokus terhadap penanganan\u00a0<em>stunting<\/em>. Semoga semua kerja kolaborasi bisa menghasilkan yang terbaik, untuk Kukar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan bahwa kasus\u00a0<em>stunting<\/em>\u00a0di Kukar kecenderungannya menurun sudah luar biasa, di angka stunting dari 17 persen sekarang sudah turun menjadi 16, 473 persen. Dan penanganan\u00a0<em>stunting<\/em>\u00a0ini dilakukan di seluruh kecamatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJadi penanganan\u00a0<em>stunting<\/em> ini adalah kewajiban daripada pemerintah daerah bersama pemerintah kecamatan. Untuk itu yang kami kami lakukan adalah kolaborasi lintas sektor tidak hanya sektor kesehatan tapi juga kecamatan dan desa,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis : Tusiman | Penyunting : Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA \u2013 Camat Sebulu Edi Fachruddin berharap angka stunting di wilayahnya penurunan hingga zero atau nol. Hal ini diungkapkannya pada Jumat (10\/11\/2023). \u201cSaya berharap,\u00a0stunting di Kukar khususnya di Sebulu pada 2024 bisa 0 persen. Maka dari itu untuk mencapai target tersebut diperlukan kerja kolaborasi,\u201d ungkap pria yang baru saja berulang tahun pada 1 November &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":40330,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6868,26,33],"tags":[],"class_list":["post-40322","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-diskominfo-kukar","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40322","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=40322"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40322\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":40333,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/40322\/revisions\/40333"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/40330"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=40322"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=40322"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=40322"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}