{"id":41861,"date":"2023-11-23T08:14:24","date_gmt":"2023-11-23T00:14:24","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=41861"},"modified":"2023-12-12T08:27:31","modified_gmt":"2023-12-12T00:27:31","slug":"uu-asn-ancam-nasib-honorer-muslimin-dorong-pemerintah-gerak-cepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/uu-asn-ancam-nasib-honorer-muslimin-dorong-pemerintah-gerak-cepat\/","title":{"rendered":"UU ASN Ancam Nasib Honorer, Muslimin Dorong Pemerintah Gerak Cepat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BONTANG \u2013<\/strong> Pemerintah Pusat mengesahkan Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), pada 31 Oktober 2023 lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menyikapi hal itu, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Muslimin mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memperhatikan tatanan honorer di lingkupnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pasalnya UU ASN tersebut bersifat mengikat dan sudah mulai diterapkan pada Desember 2024 mendatang. Sehingga menurutnya, pemerintah perlu mengambil langkah konkret.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terlebih kata dia, jumlah pegawai honorer atau Tenaga Kontrak Daerah (TKD) di Kota Taman (sebutan lain Kota Bontang) sebanyak 2.600 orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ada baiknya pemerintah melakukan kajian supaya persoalan ini bisa diatasi, karena berbicara nasib banyak orang,&#8221; sebutnya, Kamis (23\/11\/2023).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, Muslimin berharap pemerintah daerah bekerja cepat agar kuota yang ditetapkan pemerintah pusat dapat dimaksimalkan. Agar TKD di daerah yang di kelilingi lautan ini bisa terakomodir secara merata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebab, UU ASN yang telah sah tersebut menyebutkan jika tenaga honorer di instansi pemerintah bakal dihapus. Kecuali honorer di bidang pendidikan dan kesehatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ini yang kita khawatirkan menimbulkan masalah baru, kalau pemerintah tidak segera mengambil sikap. Karena UU itu mengancam nasib honorer,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Fanny | Penyunting: Aji Utami<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONTANG \u2013 Pemerintah Pusat mengesahkan Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), pada 31 Oktober 2023 lalu. Menyikapi hal itu, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Muslimin mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memperhatikan tatanan honorer di lingkupnya. Pasalnya UU ASN tersebut bersifat mengikat dan sudah mulai diterapkan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":41862,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,475,7008,26],"tags":[2166,7287],"class_list":["post-41861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-kota-bontang","category-dprd-bontang","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-asn","tag-uu"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41861"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41861\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":41868,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41861\/revisions\/41868"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}