{"id":45411,"date":"2024-01-20T15:13:19","date_gmt":"2024-01-20T07:13:19","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=45411"},"modified":"2024-01-24T22:35:06","modified_gmt":"2024-01-24T14:35:06","slug":"mengenal-kkdc-marching-band-se-kalimantan-timur-yang-kantongi-piala-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mengenal-kkdc-marching-band-se-kalimantan-timur-yang-kantongi-piala-nasional\/","title":{"rendered":"Mengenal KKDC, Marching Band Asal Kukar yang Kantongi Piala Nasional"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> &#8211;\u00a0BERAGAM komunitas musik telah banyak menjamur di tanah Kalimantan Timur (Kaltim). Salah satunya yang cukup baru namun digemari ialah komunitas Marching Band (MB). Tak mau kalah, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pun memiliki komunitas baru yang sudah mengantongi delapan piala tingkat nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adalah Kutai Kartanegara Drum Corps (KKDC) yang terdiri dari 80 pemain, 7 pelatih dan 16 official yang menyabet juara 3 nasional di Turnamen Marching Band Piala Hamengku Buwono X Oktober 2023 lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Harian KKDC Omi menjelaskan, awal mulanya dibentuknya komunitas KKDC ini karena di Kukar belum ada wadah yang cukup besar dan mumpuni untuk mengangkat level marching band ke tingkat yang lebih luas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Untuk bisa tampil di luar, maka komunitas harus besar. Jika hanya mengandalkan level sekolah, itu akan sulit, perlu ada dukungan kekuatan yang juga cukup besar. Itulah mengapa komunitas ini dibentuk,&#8221; ucap Omi ditemui beritaborneo.com saat menggelar latihan di Halaman Parkir Gedung Olah Raga (GOR) Segiri, Samarinda Kota, Sabtu (20\/01\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Latihan KKDC di halaman GOR Segiri itu sendiri dalam rangka mempersiapkan diri untuk ikut memeriahkan perayaan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Samarinda ke-356 dan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda ke-64 yang jatuh pada tanggal 21 Januari 2024.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/gladi-resik-kkdc-kukar-di-GOR-segiri-untuk-hut-samarinda-3.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignright wp-image-45639\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/gladi-resik-kkdc-kukar-di-GOR-segiri-untuk-hut-samarinda-3-165x300.jpg\" alt=\"\" width=\"290\" height=\"527\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Omi menjelaskan, sebelum berhasil meraih juara III di turnamen Piala Raja Hamengku Buwono X, KKDC juga tampil pada Upacara HUT RI 17 Agustus 2023 di Halaman Kantor Bupati Kukar, di Tenggarong. Penampilan tersebut adalah yang perdana bagi KKDC namun mampu memukau para peserta upacara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami menang sebagai Juara 3 Umum di Hamengku Buwono Cup pada Oktober lalu, dengan rincian Juara 3 Umum kategori\u00a0Show Band (Display), Juara 1 Drum Battle, dan Juara 2\u00a0Street Parade. Kami bersaing dengan banyak peserta, yang didominasi oleh perwakilan universitas-universitas di Yogyakarta saat itu,&#8221; jelas Omi memaparkan prestasi yang berhasil diperoleh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menunjang penampilannya, Omi mengungkapkan, pihaknya melakukan latihan rutin yang dilaksanakan setiap hari Minggu di sekretariat pusat (Kolam Renang Junjung Buyah). Para pemain berlatih sesuai dengan\u00a0section yang mereka ikuti, yakni diantaranya adalah\u00a0Colour Guard\u00a0(CG),\u00a0Pit Instrument,\u00a0Brass Line,\u00a0dan Battery Percussions.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebanggaan serupa juga disampaikan oleh salah satu pemain mereka di\u00a0section Colour Guard\u00a0(CG), Feri. &#8220;Kami senang pastinya, karena kami diperlukan, jadi kami bisa ditampilkan lagi. Semoga ke depannya semakin jaya, solid, dan bisa lebih ramai lagi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Omi mengatakan rencana ke depan terkait dengan komunitas KKDC ini adalah sedang mengusahakan untuk ikut serta dalam kompetisi di Thailand sekitar akhir tahun, sehingga kemungkinan akan ada\u00a0rekrutment anggota untuk tambahan lagi. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis:\u00a0Nistia Endah Juniar Prawita | Penyunting: Agus P Sarjono<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA &#8211;\u00a0BERAGAM komunitas musik telah banyak menjamur di tanah Kalimantan Timur (Kaltim). Salah satunya yang cukup baru namun digemari ialah komunitas Marching Band (MB). Tak mau kalah, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pun memiliki komunitas baru yang sudah mengantongi delapan piala tingkat nasional. Adalah Kutai Kartanegara Drum Corps (KKDC) yang terdiri dari 80 pemain, 7 &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":30,"featured_media":45638,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[11,26,33,1],"tags":[],"class_list":["post-45411","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-dispora-kukar","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","category-serba-serbi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45411","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/30"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45411"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45411\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45637,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45411\/revisions\/45637"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45638"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45411"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45411"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45411"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}