{"id":45621,"date":"2024-01-24T14:00:31","date_gmt":"2024-01-24T06:00:31","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=45621"},"modified":"2024-02-13T08:30:13","modified_gmt":"2024-02-13T00:30:13","slug":"perdana-menteri-israel-kecam-pendirian-palestina-sebagai-negara-merdeka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/perdana-menteri-israel-kecam-pendirian-palestina-sebagai-negara-merdeka\/","title":{"rendered":"Perdana Menteri Israel Kecam Pendirian Palestina Sebagai Negara Merdeka"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NEW YORK &#8211; <\/strong>Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (RI) Retno Marsudi mengecam penolakan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, atas gagasan pendirian Palestina sebagai negara merdeka setelah pertempuran berakhir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun pada Kamis (18\/01\/2024) pekan lalu, Netanyahu secara terbuka telah menyatakan keberatannya bahwa berdirinya negara Palestina dapat membahayakan keamanan Israel. Bahkan, penolakan itu disampaikan pula oleh Israel ke sekutu sejatinya, Amerika Serikat (AS).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam debat terbuka (open debate) di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) United Nations Security Council (UNSC) yang diselenggarakan di markas PBB di New York, Retno mengangkat isu mengenai penolakan Netanyahu &#8220;Saya sampaikan, tanggal (18\/01\/2024) lalu Perdana Menteri Netanyahu menyatakan secara terbuka Israel tidak akan mengizinkan Negara Palestina untuk berdiri,&#8221; ucap Retno.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Retno, ucapan Netanyahu tidak dapat diterima, sebab hal itu menunjukkan bahwa zionis Israel memang ingin memusnahkan etnis Palestina dari muka bumi. &#8220;Pernyataan ini sangat berbahaya dan tidak dapat diterima karena mengkonfirmasikan tujuan Israel sesungguhnya yaitu menghilangkan Palestina dari peta dunia,&#8221; sambung dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Retno kemudian mempertanyakan kembali fungsi dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang seharusnya menjalankan mandatnya sebagai penjaga perdamaian dan keamanan di muka bumi, tetapi justru tak bertindak apa-apa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apakah DK PBB akan terus tinggal diam menghadapi maksud Israel tersebut?&#8221; tanya Retno.<br \/>\n&#8220;Dalam pernyataan di DK PBB tadi saya ingatkan bahwa DK PBB memiliki mandat untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional, dan BUKAN untuk mentoleransi perang apalagi genosida,&#8221; tegas dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun sejak peristiwa (07\/10\/2023) pecah, DK PBB telah melaksanakan sidang untuk membahas pengadopsian resolusi darurat soal gencatan senjata di Jalur Gaza sebanyak tiga kali. Namun, 2 sidang di antaranya gagal mengadopsi sebuah resolusi yang sangat diharapkan warga Gaza. Sebab, dua resolusi tentang gencatan senjata tersebut diveto oleh AS\u00a0 selaku anggota tetap DK PBB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi 02<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NEW YORK &#8211; Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (RI) Retno Marsudi mengecam penolakan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, atas gagasan pendirian Palestina sebagai negara merdeka setelah pertempuran berakhir. Adapun pada Kamis (18\/01\/2024) pekan lalu, Netanyahu secara terbuka telah menyatakan keberatannya bahwa berdirinya negara Palestina dapat membahayakan keamanan Israel. Bahkan, penolakan itu disampaikan pula oleh Israel &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":29,"featured_media":45626,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2254],"tags":[7482,942],"class_list":["post-45621","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-internasional","tag-dkpbb","tag-reno"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45621","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/29"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45621"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45621\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45625,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45621\/revisions\/45625"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45626"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45621"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45621"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45621"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}