{"id":4671,"date":"2014-07-26T14:52:20","date_gmt":"2014-07-26T06:52:20","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=4671"},"modified":"2022-10-19T08:36:53","modified_gmt":"2022-10-19T00:36:53","slug":"15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/","title":{"rendered":"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan"},"content":{"rendered":" Korban keracunan makanan yang sedang dirawat di rumah sakit.\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BERAU<\/strong> &#8211; Belasan karyawan sebuah perusahaan yang beroperasi di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, diduga mengalami keracunan makanan olahan yang disediakan perusahaan tersebut. Dari 15 karyawan yang mengeluhkan sakit-sakit, 6 di antaranya terpaksa dirawat di Puskesmas Labanan. Peristiwa tersebut terjadi setelah karyawan santap sahur, Rabu (23\/7).<!--more--><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Andarias Baso, membenarkan adanya kejadian tersebut, kemarin. Meski demikian, Diskes belum dapat memastikan apakah peristiwa itu disebabkan oleh keracunan makanan. Pihaknya akan lebih dulu menguji sampel makanan dan minuman yang dikonsumsi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kejadiannya tadi pagi (kemarin, Red). Kebetulan kami sedang melakukan razia dan monitoring makanan kedaluwarsa, jadi sekalian kami ke sana (Labanan, Red) untuk mengecek dan mendapat kabar soal pasien yang diduga keracunan,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJadi kami langsung ke puskesmas ternyata benar ada yang dirawat dengan gejala keracunan makanan atau minuman,\u201d sambung Andarias.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari informasi yang diterima, sebanyak 15 orang yang menunjukkan gejala keracunan parah, seperti muntah disertai buang air besar. Kemarin, 6 orang di antaranya harus dirawat intensif. Dugaan keracunan menguat karena usai sahur bersama-sama, sejumlah karyawan mengalami muntah-muntah bersamaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Andarias tidak mengetahui dalam bidang apa perusahaan tersebut bergerak. Urusan konsumsi para karyawan dipercayakan pada salah satu perusahaan katering, yang diketahui tak memiliki izin usaha di Kabupaten Berau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Mereka menyodorkan izin Jakarta, ya nggak bisa. Seharusnya operasinya di sana (Jakarta, Red) juga, kalau mau beroperasi di Berau harus ada izin dari sini,&#8221; kata Andarias.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Guna memastikan penyebab keracunan, Diskes telah mengambil sampel makanan tersebut, mulai nasi, sayur, lauk-pauk, hingga minuman. Sampel tersebut akan dibawa langsung staf Diskes ke laboratorium di Samarinda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa dugaan keracunan makan tersebut merupakan kasus kedua, dari awal hingga Juli 2014. Sebelumnya, 38 karyawan sebuah perusahaan hak pengelolaan hutan (HPH) di Kecamatan Biduk-Biduk juga mengalami kasus serupa. [] BP<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BERAU &#8211; Belasan karyawan sebuah perusahaan yang beroperasi di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, diduga mengalami keracunan makanan olahan yang disediakan perusahaan tersebut. Dari 15 karyawan yang mengeluhkan sakit-sakit, 6 di antaranya terpaksa dirawat di Puskesmas Labanan. Peristiwa tersebut terjadi setelah karyawan santap sahur, Rabu (23\/7).<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4672,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[478,26],"tags":[581,582,583],"class_list":["post-4671","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-berau","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-catering-ilegal","tag-keracunan","tag-keracunan-makanan"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"BERAU - Belasan karyawan sebuah perusahaan yang beroperasi di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, diduga mengalami keracunan makanan olahan yang disediakan perusahaan tersebut. Dari 15 karyawan yang mengeluhkan sakit-sakit, 6 di antaranya terpaksa dirawat di Puskesmas Labanan. Peristiwa tersebut terjadi setelah karyawan santap sahur, Rabu (23\/7). Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"main-administrator\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"BERAU - Belasan karyawan sebuah perusahaan yang beroperasi di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, diduga mengalami keracunan makanan olahan yang disediakan perusahaan tersebut. Dari 15 karyawan yang mengeluhkan sakit-sakit, 6 di antaranya terpaksa dirawat di Puskesmas Labanan. Peristiwa tersebut terjadi setelah karyawan santap sahur, Rabu (23\/7). Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-07-26T06:52:20+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-19T00:36:53+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"BERAU - Belasan karyawan sebuah perusahaan yang beroperasi di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, diduga mengalami keracunan makanan olahan yang disediakan perusahaan tersebut. Dari 15 karyawan yang mengeluhkan sakit-sakit, 6 di antaranya terpaksa dirawat di Puskesmas Labanan. Peristiwa tersebut terjadi setelah karyawan santap sahur, Rabu (23\/7). Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\\\/#blogposting\",\"name\":\"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan - Berita Borneo\",\"headline\":\"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":4672},\"datePublished\":\"2014-07-26T14:52:20+08:00\",\"dateModified\":\"2022-10-19T08:36:53+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Berau, Kalimantan Timur, catering ilegal, keracunan, keracunan makanan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-berau\\\/#listItem\",\"name\":\"Berau\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-berau\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Berau\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-berau\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\\\/#listItem\",\"name\":\"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-berau\\\/#listItem\",\"name\":\"Berau\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/\",\"name\":\"main-administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"main-administrator\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\\\/\",\"name\":\"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan - Berita Borneo\",\"description\":\"BERAU - Belasan karyawan sebuah perusahaan yang beroperasi di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, diduga mengalami keracunan makanan olahan yang disediakan perusahaan tersebut. Dari 15 karyawan yang mengeluhkan sakit-sakit, 6 di antaranya terpaksa dirawat di Puskesmas Labanan. Peristiwa tersebut terjadi setelah karyawan santap sahur, Rabu (23\\\/7). Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":4672,\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\\\/#mainImage\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2014-07-26T14:52:20+08:00\",\"dateModified\":\"2022-10-19T08:36:53+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan - Berita Borneo","description":"BERAU - Belasan karyawan sebuah perusahaan yang beroperasi di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, diduga mengalami keracunan makanan olahan yang disediakan perusahaan tersebut. Dari 15 karyawan yang mengeluhkan sakit-sakit, 6 di antaranya terpaksa dirawat di Puskesmas Labanan. Peristiwa tersebut terjadi setelah karyawan santap sahur, Rabu (23\/7). Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/#blogposting","name":"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan - Berita Borneo","headline":"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":4672},"datePublished":"2014-07-26T14:52:20+08:00","dateModified":"2022-10-19T08:36:53+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/#webpage"},"articleSection":"Berau, Kalimantan Timur, catering ilegal, keracunan, keracunan makanan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-berau\/#listItem","name":"Berau"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-berau\/#listItem","position":3,"name":"Berau","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-berau\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/#listItem","name":"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/#listItem","position":4,"name":"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-berau\/#listItem","name":"Berau"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/","name":"main-administrator","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"main-administrator"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/","name":"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan - Berita Borneo","description":"BERAU - Belasan karyawan sebuah perusahaan yang beroperasi di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, diduga mengalami keracunan makanan olahan yang disediakan perusahaan tersebut. Dari 15 karyawan yang mengeluhkan sakit-sakit, 6 di antaranya terpaksa dirawat di Puskesmas Labanan. Peristiwa tersebut terjadi setelah karyawan santap sahur, Rabu (23\/7). Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":4672,"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/#mainImage"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/#mainImage"},"datePublished":"2014-07-26T14:52:20+08:00","dateModified":"2022-10-19T08:36:53+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan - Berita Borneo","og:description":"BERAU - Belasan karyawan sebuah perusahaan yang beroperasi di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, diduga mengalami keracunan makanan olahan yang disediakan perusahaan tersebut. Dari 15 karyawan yang mengeluhkan sakit-sakit, 6 di antaranya terpaksa dirawat di Puskesmas Labanan. Peristiwa tersebut terjadi setelah karyawan santap sahur, Rabu (23\/7). Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2014-07-26T06:52:20+00:00","article:modified_time":"2022-10-19T00:36:53+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan - Berita Borneo","twitter:description":"BERAU - Belasan karyawan sebuah perusahaan yang beroperasi di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur, diduga mengalami keracunan makanan olahan yang disediakan perusahaan tersebut. Dari 15 karyawan yang mengeluhkan sakit-sakit, 6 di antaranya terpaksa dirawat di Puskesmas Labanan. Peristiwa tersebut terjadi setelah karyawan santap sahur, Rabu (23\/7). Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"4671","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2023-06-28 22:41:02","updated":"2025-06-04 06:06:36","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-berau\/\" title=\"Berau\">Berau<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/"},{"label":"Berau","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-berau\/"},{"label":"15 Buruh Nyaris Tewas Keracunan Makanan","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/15-buruh-nyaris-tewas-keracunan-makanan\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4671","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4671"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4671\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24501,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4671\/revisions\/24501"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4671"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4671"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4671"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}