{"id":48838,"date":"2024-02-26T15:19:33","date_gmt":"2024-02-26T07:19:33","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=48838"},"modified":"2024-02-27T06:22:09","modified_gmt":"2024-02-26T22:22:09","slug":"deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/","title":{"rendered":"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PARLEMENTARIA SAMARINDA<\/strong> &#8211; TERULANGNYA kembali kasus pembuangan bayi di Kota Samarinda menurut Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Deni Hakim Anwar, adalah akibat lemahnya ketahanan dalam keluarga yang menyebabkan ibu muda tega melakukan penelantaran darah dagingnya sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBahwa benteng yang paling utama itu yakni keluarga, kita harus menguatkan pondasi dalam masing-masing keluarga dengan pondasi agama yang kuat supaya memahami apa yang telah dilakukan itu adalah betul dan benar,\u201d Deni -sapaan akrabnya, kepada awak media yang menemuinya di ruang kerjanya lantai 4 Gedung DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda, Senin (26\/02\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini mengaku belum mengetahui secara jelas motifnya, sehingga gadis yang masih berusia 18 tahun itu tega membuang bayinya. Deni meminta pihak berwajib dapat mengungkap kasus ini, apakah berasal dari maslah keluarga yang tidak merestui hubungan mereka atau masalah finansial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami belum mengetahui latar belakang pelaku sampai tega menterlantarkan anaknya. Pasti ada sebabnya. Mudah-mudahan pihak kepolisian bisa menggali informasi, jadi diketahui apakah hasil dari hubungan terlarang atau ini karena beban hidup yang luar biasa berat,\u201d kata wakil rakyat yang menyandang gelar sarjana bidang hukum ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia mengungkapkan, kasus pembuangan bayi atau anak kerap terjadi di masyarakat dengan berbagai macam alasan. Menurut dia, sebenarnya hal itu kembali kepada ketahanan dalam keluarga masing-masing. Apakah komunikasi dalam keluarga berjalan dengan baik untuk saling menguatkan atau memberikan nasehat bagaimana cara menjadi ibu yang baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni salah satu yang selalu terulang, terjadi kita temukan orang tua yang menterlantarkan anaknya. Ada yang bayi, ada yang masih balita. Ini kembali kepada seorang ibu, apakah bisa memahami bagaimana menjalani kehidupan itu dengan baik,\u201d tutur anggota dewan dari daerah pemilihan Sambutan, Samarinda Ilir dan Samarinda Kota ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seperti diketahui, pada Kamis (22\/02\/2024) pagi warga Perumahan Samarinda Hill, Blok E7, RT 26, Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir dihebohkan dengan penemuan bayi perempuan di dekat pohon pisang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan laporan warga, pihak kepolisian kemudian menagkap pelaku sekaligus ibu bayi tersebut berinisial NP (18) yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Agus P Sarjono<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PARLEMENTARIA SAMARINDA &#8211; TERULANGNYA kembali kasus pembuangan bayi di Kota Samarinda menurut Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Deni Hakim Anwar, adalah akibat lemahnya ketahanan dalam keluarga yang menyebabkan ibu muda tega melakukan penelantaran darah dagingnya sendiri. \u201cBahwa benteng yang paling utama itu yakni keluarga, kita harus menguatkan pondasi dalam masing-masing &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":48978,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[6585,26,37],"tags":[],"class_list":["post-48838","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-dprd-kota-samarinda","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"PARLEMENTARIA SAMARINDA - TERULANGNYA kembali kasus pembuangan bayi di Kota Samarinda menurut Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Deni Hakim Anwar, adalah akibat lemahnya ketahanan dalam keluarga yang menyebabkan ibu muda tega melakukan penelantaran darah dagingnya sendiri. \u201cBahwa benteng yang paling utama itu yakni keluarga, kita harus menguatkan pondasi dalam masing-masing\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Guntur Riyadi\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"PARLEMENTARIA SAMARINDA - TERULANGNYA kembali kasus pembuangan bayi di Kota Samarinda menurut Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Deni Hakim Anwar, adalah akibat lemahnya ketahanan dalam keluarga yang menyebabkan ibu muda tega melakukan penelantaran darah dagingnya sendiri. \u201cBahwa benteng yang paling utama itu yakni keluarga, kita harus menguatkan pondasi dalam masing-masing\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-26T07:19:33+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-02-26T22:22:09+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"PARLEMENTARIA SAMARINDA - TERULANGNYA kembali kasus pembuangan bayi di Kota Samarinda menurut Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Deni Hakim Anwar, adalah akibat lemahnya ketahanan dalam keluarga yang menyebabkan ibu muda tega melakukan penelantaran darah dagingnya sendiri. \u201cBahwa benteng yang paling utama itu yakni keluarga, kita harus menguatkan pondasi dalam masing-masing\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\\\/#blogposting\",\"name\":\"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga - Berita Borneo\",\"headline\":\"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter01\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/02\\\/Sekretaris-komisi-IV-DPRD-kota-Samarinda-Deni-hakim-Anwar-7.jpg\",\"width\":709,\"height\":418},\"datePublished\":\"2024-02-26T15:19:33+08:00\",\"dateModified\":\"2024-02-27T06:22:09+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"DPRD Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Samarinda\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"name\":\"Samarinda\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Samarinda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\\\/#listItem\",\"name\":\"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"name\":\"Samarinda\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter01\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter01\\\/\",\"name\":\"Guntur Riyadi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a29f65fc43864953274d5cbb46fba5029ce560240f29468aa6eeeef00cf41155?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Guntur Riyadi\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\\\/\",\"name\":\"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga - Berita Borneo\",\"description\":\"PARLEMENTARIA SAMARINDA - TERULANGNYA kembali kasus pembuangan bayi di Kota Samarinda menurut Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Deni Hakim Anwar, adalah akibat lemahnya ketahanan dalam keluarga yang menyebabkan ibu muda tega melakukan penelantaran darah dagingnya sendiri. \\u201cBahwa benteng yang paling utama itu yakni keluarga, kita harus menguatkan pondasi dalam masing-masing\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter01\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter01\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/02\\\/Sekretaris-komisi-IV-DPRD-kota-Samarinda-Deni-hakim-Anwar-7.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\\\/#mainImage\",\"width\":709,\"height\":418},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2024-02-26T15:19:33+08:00\",\"dateModified\":\"2024-02-27T06:22:09+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga - Berita Borneo","description":"PARLEMENTARIA SAMARINDA - TERULANGNYA kembali kasus pembuangan bayi di Kota Samarinda menurut Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Deni Hakim Anwar, adalah akibat lemahnya ketahanan dalam keluarga yang menyebabkan ibu muda tega melakukan penelantaran darah dagingnya sendiri. \u201cBahwa benteng yang paling utama itu yakni keluarga, kita harus menguatkan pondasi dalam masing-masing","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/#blogposting","name":"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga - Berita Borneo","headline":"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter01\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Sekretaris-komisi-IV-DPRD-kota-Samarinda-Deni-hakim-Anwar-7.jpg","width":709,"height":418},"datePublished":"2024-02-26T15:19:33+08:00","dateModified":"2024-02-27T06:22:09+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/#webpage"},"articleSection":"DPRD Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Samarinda"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","name":"Samarinda"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","position":3,"name":"Samarinda","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/#listItem","name":"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/#listItem","position":4,"name":"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","name":"Samarinda"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter01\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter01\/","name":"Guntur Riyadi","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a29f65fc43864953274d5cbb46fba5029ce560240f29468aa6eeeef00cf41155?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Guntur Riyadi"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/","name":"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga - Berita Borneo","description":"PARLEMENTARIA SAMARINDA - TERULANGNYA kembali kasus pembuangan bayi di Kota Samarinda menurut Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Deni Hakim Anwar, adalah akibat lemahnya ketahanan dalam keluarga yang menyebabkan ibu muda tega melakukan penelantaran darah dagingnya sendiri. \u201cBahwa benteng yang paling utama itu yakni keluarga, kita harus menguatkan pondasi dalam masing-masing","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter01\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter01\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Sekretaris-komisi-IV-DPRD-kota-Samarinda-Deni-hakim-Anwar-7.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/#mainImage","width":709,"height":418},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/#mainImage"},"datePublished":"2024-02-26T15:19:33+08:00","dateModified":"2024-02-27T06:22:09+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga - Berita Borneo","og:description":"PARLEMENTARIA SAMARINDA - TERULANGNYA kembali kasus pembuangan bayi di Kota Samarinda menurut Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Deni Hakim Anwar, adalah akibat lemahnya ketahanan dalam keluarga yang menyebabkan ibu muda tega melakukan penelantaran darah dagingnya sendiri. \u201cBahwa benteng yang paling utama itu yakni keluarga, kita harus menguatkan pondasi dalam masing-masing","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2024-02-26T07:19:33+00:00","article:modified_time":"2024-02-26T22:22:09+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga - Berita Borneo","twitter:description":"PARLEMENTARIA SAMARINDA - TERULANGNYA kembali kasus pembuangan bayi di Kota Samarinda menurut Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Deni Hakim Anwar, adalah akibat lemahnya ketahanan dalam keluarga yang menyebabkan ibu muda tega melakukan penelantaran darah dagingnya sendiri. \u201cBahwa benteng yang paling utama itu yakni keluarga, kita harus menguatkan pondasi dalam masing-masing","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"48838","title":null,"description":null,"keywords":[],"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":[],"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2024-02-26 13:44:56","updated":"2025-06-05 02:51:07","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/\" title=\"Samarinda\">Samarinda<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tDeni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/"},{"label":"Samarinda","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/"},{"label":"Deni: Kasus Pembuangan Bayi Akibat Lemahnya Ketahanan Keluarga","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/deni-kasus-pembuangan-bayi-akibat-lemahnya-ketahanan-keluarga\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48838","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48838"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48838\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48979,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48838\/revisions\/48979"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48978"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48838"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48838"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48838"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}