{"id":51308,"date":"2024-03-21T15:00:10","date_gmt":"2024-03-21T07:00:10","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=51308"},"modified":"2024-04-06T14:54:40","modified_gmt":"2024-04-06T06:54:40","slug":"dinamika-debat-pilpres-dan-suara-prabowo-gibran-yang-ngegas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dinamika-debat-pilpres-dan-suara-prabowo-gibran-yang-ngegas\/","title":{"rendered":"Dinamika Debat Pilpres dan Suara Prabowo-Gibran Yang &#8216;Ngegas&#8217;"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KOMISI<\/strong> Pemilihan Umum (KPU) Menyelenggarakan Lima Debat Calon Presiden (capres) dan Calon Wakil Presiden (cawapres). KPU telah sukses menggelar serangkaian debat antara capres dan cawapres 2024. Debat-debat ini menjadi tonggak penting dalam pesta demokrasi menjelang Pemilu 2024. Panduan penyelenggaraan debat ditetapkan dalam Peraturan KPU, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-47372 aligncenter\" src=\"https:\/\/eksekutor.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/antarafoto-debat-perdana-capres-cawapres-121223-gp-26.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"535\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap sesi debat capres-cawapres menampilkan dinamika yang berbeda-beda. Perbedaan hasil debat capres 2024 tentu dipengaruhi oleh tema yang diangkat dalam setiap sesi. Tema-tema ini memungkinkan para calon untuk menguraikan program-program mereka dalam berbagai aspek pemerintahan. Meskipun tema-tema ini memberikan kesempatan bagi para calon untuk menonjolkan program-program mereka, beberapa tema juga menjadi sasaran kritik terhadap kinerja dan rekam jejak para capres-cawapres.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Debat-debat ini mencakup berbagai aspek kehidupan nasional, seperti hukum, ekonomi, pertahanan, lingkungan, kesejahteraan sosial, pendidikan, dan teknologi informasi. Masing-masing tema menuntut para calon untuk menyampaikan visi dan program mereka dengan jelas kepada publik. Dalam hal ini, kosa kata yang kaya dan beragam menjadi kunci untuk menggambarkan beragamnya isu-isu yang dibahas dalam debat-debat tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Debat-debat ini terbagi dalam beberapa segmen yang mencakup presentasi program, tanya jawab antar calon, dan kesimpulan. Segmen tanya jawab sering kali menjadi momen yang paling intens, di mana para calon saling menantang dan memberikan kritik satu sama lain. Penggunaan kosa kata yang tepat dapat menggambarkan atmosfer tegang dan intensitas debat tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama debat-debat berlangsung, para calon tidak ragu untuk saling mengkritik, mencoba menyoroti kelemahan dan ketidaksesuaian program-program lawan-lawannya. Kritik ini mencakup berbagai aspek seperti kinerja pemerintahan terdahulu, program-program spesifik, dan pengelolaan sumber daya. Penggunaan kosa kata yang tajam dan menggugah dapat menyoroti dinamika persaingan antara para calon.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun terdapat pertentangan antara para calon, terdapat juga momen kesepakatan dalam debat, terutama terkait isu-isu seperti kesejahteraan sosial, pendidikan, dan kesehatan. Namun, perbedaan pendapat yang tajam juga terjadi, terutama terkait program-program spesifik seperti pembangunan infrastruktur dan perlindungan lingkungan. Kosa kata yang beragam dapat menggambarkan kompleksitas dan keragaman pandangan yang muncul dalam debat-debat tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">KPU telah menetapkan peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024, serta jadwal pemungutan suara pada tanggal, 14 Februari 2024. Pasangan calon (Paslon) yang telah ditetapkan adalah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasil rekapitulasi suara Pilpres 2024 akan segera diumumkan oleh KPU. Masyarakat menantikan hasil akhir Pemilu ini, yang akan menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan Indonesia untuk periode mendatang. Antusiasme dan ketegangan politik tetap tinggi menjelang pengumuman hasil. Penggunaan kosa kata yang kuat dan bervariasi dapat menyoroti urgensi dan kompleksitas dari proses demokrasi ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jakarta, 20 Maret 2024, KPU RI telah menetapkan jadwal pengumuman hasil Pemilu Serentak tahun 2024. Pengumuman hasil rekapitulasi suara atau hasil Pemilu 2024 tingkat nasional dijadwalkan dilakukan pada, Rabu, 20 Maret 2024. Pengumuman ini akan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB dan akan berlangsung hingga selesai. Acara tersebut akan dilaksanakan di Kantor KPU RI yang berlokasi di Jakarta Pusat.\u00a0Untuk memastikan keterbukaan dan aksesibilitas informasi kepada publik, KPU RI menyediakan siaran langsung melalui kanal YouTube resminya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum pengumuman resmi, KPU akan melaksanakan rapat rekapitulasi nasional untuk dua provinsi\u00a0 terakhir yang masih perlu diproses, yaitu Papua dan Papua Pegunungan. Rapat rekapitulasi ini akan dipimpin langsung oleh Ketua KPU RI, Hasyim Asyari. Setelah menyelesaikan proses rekapitulasi nasional, KPU akan menyusun berita acara dan Keputusan KPU tentang penetapan hasil pemilu secara nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menyikapi proses tersebut, Hasyim Asyari menyampaikan harapannya agar segalanya berjalan lancar dan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. &#8220;Moga-moga bisa lancar dan tepat waktu sehingga kita masih bisa menetapkan hasil pemilu secara nasional atau pada tingkat nasional sesuai dengan kerangka waktu yang ditentukan UU,&#8221; ujarnya pada, Selasa (19\/03\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah pengumuman hasil Pilpres 2024, masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui menurut ketentuan yang telah ditetapkan oleh KPU RI. Tahapan-tahapan ini mencakup rekapitulasi hasil penghitungan, berlangsung dari tanggal 15 Februari 2024 hingga 20 Maret 2024. Kemudian, penetapan hasil Pemilu, tiga hari setelah pemberitahuan dari Mahkamah Konstitusi (MK) atau tiga hari setelah putusan MK. Tahap akhir,\u00a0pengucapan sumpah\/janji.\u00a0Setelah penetapan hasil Pemilu, dilakukan pengucapan sumpah\/janji oleh Presiden dan Wakil Presiden, serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi dan DPRD Kabupaten\/Kota. Pengucapan sumpah\/janji ini memiliki jadwal yang berbeda sesuai dengan jabatan masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan PKPU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024, penetapan hasil Pemilu dilakukan dalam waktu tiga hari setelah pemberitahuan MK atau tiga hari setelah putusan MK. Artinya, proses penetapan hasil Pemilu ini tergantung pada putusan MK terkait perselisihan hasil pemilu. Jika tidak ada sengketa, KPU akan mengumumkan hasil pemilu dalam waktu tiga hari setelah menerima pemberitahuan dari MK.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Memimpin di 36 dari 38 Provinsi dalam Pilpres 2024. Paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, meraih sukses dalam Pilpres 2024. Dengan mencatat pencapaian yang mengesankan, mereka berhasil memimpin di 36 dari 38 provinsi di seluruh Indonesia. Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, mengumumkan hasil resmi di Kantor KPU RI, Jakarta, pada Rabu (20\/03\/2024), menyatakan bahwa pasangan ini berhasil meraih total 96.214.691 suara sah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Prestasi luar biasa pasangan Prabowo-Gibran tercermin dari perolehan suara yang sangat dominan di seluruh negeri. Mereka hanya kalah di dua provinsi, yaitu Aceh dan Sumatera Barat (Sumbar), yang dimenangkan oleh pasangan nomor 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Meskipun demikian, kemenangan di 36 provinsi memberikan gambaran jelas tentang dukungan luas yang dinikmati oleh pasangan ini dari berbagai lapisan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemenangan telak Prabowo-Gibran juga merupakan cerminan dari popularitas yang kuat di kalangan pemilih. Dengan meraih dukungan mayoritas di provinsi-provinsi penting, pasangan ini menunjukkan bahwa mereka mampu mengartikulasikan visi dan program yang menarik bagi masyarakat luas. Dukungan sebesar ini menandai kesuksesan strategi kampanye yang efektif dan komunikasi yang kuat dari pasangan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara Prabowo-Gibran merayakan kemenangan gemilang mereka, pasangan-pasangan pesaingnya, terutama Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud, dihadapkan pada tantangan berat untuk mengejar ketertinggalan. Meskipun telah menunjukkan performa yang solid di beberapa provinsi, peningkatan dukungan mungkin diperlukan untuk menantang dominasi Prabowo-Gibran di masa mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut adalah sebaran suara pasangan Prabowo-Gibran, Anies-Muhaimin, dan Ganjar-Mahfud di seluruh provinsi Indonesia:<\/p>\n<p>1. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 496.280 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 1.269.265 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 741.220 suara<\/p>\n<p>2. Gorontalo<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 227.354 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 504.662 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 41.508 suara<\/p>\n<p>3. Kalimantan Tengah (Kalteng)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 256.811 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 1.097.070 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 158.788 suara<\/p>\n<p>4. Bali<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 99.233 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 1.454.640 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 1.127.134 suara<\/p>\n<p>5. Bangka Belitung<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 204.348 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 529.883 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 151.109 suara<\/p>\n<p>6. Kalimantan Barat (Kalbar)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 718.641 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 1.964.183 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 534.450 suara<\/p>\n<p>7. Sumatera Selatan (Sumsel)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 997.299 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 3.649.651 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 606.681 suara<\/p>\n<p>8. Lampung<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 791.892 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 3.554.310 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 764.486 suara<\/p>\n<p>9. Jawa Tengah (Jateng)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 2.866.373 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran 12.096.454 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud 7.827.335 suara<\/p>\n<p>10. Kalimantan Utara (Kaltara)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 72.065 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 284.209 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 51.451 suara<\/p>\n<p>11. DKI Jakarta<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 2.653.762 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 2.692.011 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 1.115.138 suara<\/p>\n<p>12. Kepulauan Riau<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 370.671 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 641.388 suar<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 140.733 suara<\/p>\n<p>13. Nusa Tenggara Timur (NTT)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 153.446 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 1.798.753 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 958.505 suara<\/p>\n<p>14. Banten<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 2.451.383 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 4.035.052 suar<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 720.275 suara<\/p>\n<p>15. Kalimantan Selatan (Kalsel)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 849.948 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 1.407.684 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 159.950 suara<\/p>\n<p>16. Kalimantan Timur (Kaltim)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 448.046 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 1.542.346 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 240.143 suara<\/p>\n<p>17. Jawa Timur (Jatim)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 4.492.652 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 16.716.603 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 4.434.805 suara<\/p>\n<p>18. Sulawesi Tenggara (Sulteng)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 361.585 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 1.113.344 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 90.727 suara<\/p>\n<p>19. Sulawesi Barat (Sulbar)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 223.153 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 533.757 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 62.514 suara<\/p>\n<p>20. Riau<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 1.400.093 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 1.931.113 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 357.298 suara<\/p>\n<p>21. Papua Barat<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 37.459 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 172.965 suar<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 120.565 suara<\/p>\n<p>22. Bengkulu<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 229.681 suar<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 893.499 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 145.570 suara<\/p>\n<p>23. Sulawesi Utara (Sulut)<\/p>\n<p>Anies- Muhaimin: 119.103 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 1.229.069 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 283.796 suara<\/p>\n<p>24. Sumatera Barat (Sumbar)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 1.744.042 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 1.217.314 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 124.044 suara<\/p>\n<p>25. Sulawesi Selatan (Sulsel)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 2.003.081 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 3.010.726 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud : 265.948 suara<\/p>\n<p>26. Aceh<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 2.369.534 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 787.024 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud MD: 64.677 suara<\/p>\n<p>27. Nusa Tenggara Barat (NTB)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 850.539 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 2.154.843 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud: 241.106 suara<\/p>\n<p>28. Papua Selatan<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 41.906 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 162.852 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud MD: 110.003 suara<\/p>\n<p>29. Jambi<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 532.605 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 1.438.952 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud MD: 234.251 suara<\/p>\n<p>30. Sumatera Utara (Sumut)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 2.339.620 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 4.660.408 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud MD: 999.528 suara<\/p>\n<p>31. Maluku Utara<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 200.459 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 454.943 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud Md: 91.293 suara<\/p>\n<p>32. Sulawesi Tengah (Sulteng)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 386.743 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 1.251.313 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud MD: 160.594 suara<\/p>\n<p>33. Papua Tengah<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 128.557 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 636.616 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud MD: 335.089 suara<\/p>\n<p>34. Papua Barat Daya<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 48.405 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 209.403 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud MD: 99.899 suara<\/p>\n<p>35. Jawa Barat (Jabar)<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 9.099.674 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 16.805.854 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud MD: 2.820.995 suara<\/p>\n<p>36. Maluku<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 228.557 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 665.371 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud MD: 186.395 suara<\/p>\n<p>37. Papua Pegunungan<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 284.184 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 838.382 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud MD: 175.956 suara<\/p>\n<p>38. Papua<\/p>\n<p>Anies-Muhaimin: 67.592 suara<\/p>\n<p>Prabowo-Gibran: 379.908 suara<\/p>\n<p>Ganjar-Mahfud MD: 178.534 suara. []\n<p>Redaksi07<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Menyelenggarakan Lima Debat Calon Presiden (capres) dan Calon Wakil Presiden (cawapres). KPU telah sukses menggelar serangkaian debat antara capres dan cawapres 2024. Debat-debat ini menjadi tonggak penting dalam pesta demokrasi menjelang Pemilu 2024. Panduan penyelenggaraan debat ditetapkan dalam Peraturan KPU, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023. Setiap sesi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":51313,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[8263],"tags":[7461,7299,6060],"class_list":["post-51308","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-feature","tag-debat","tag-pilpres","tag-presiden"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51308","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51308"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51308\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":52919,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51308\/revisions\/52919"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51313"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51308"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51308"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51308"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}