{"id":51838,"date":"2024-03-17T22:56:41","date_gmt":"2024-03-17T14:56:41","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=51838"},"modified":"2024-03-26T12:25:59","modified_gmt":"2024-03-26T04:25:59","slug":"komisi-i-berjuang-temukan-solusi-optimal-soal-larangan-pertamini-di-samarinda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/komisi-i-berjuang-temukan-solusi-optimal-soal-larangan-pertamini-di-samarinda\/","title":{"rendered":"Komisi I Berjuang Temukan Solusi Optimal Soal Larangan Pertamini di Samarinda"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><strong class=\"\" data-entity-type=\"MessageEntityBold\">PARLEMENTARIA SAMARINDA<\/strong> &#8211;<\/strong> Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Joha Fajal, menyoroti kurangnya penyelesaian terhadap permasalahan larangan pertamini. Menurutnya, wacana larangan ini belum dibahas secara menyeluruh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diketahui, perdebatan tentang larangan pertamini telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir, kepastian terkait rencana ini masih samar. Banyak pihak percaya bahwa larangan ini masih dalam tahap wacana belaka dan belum diimplementasikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, Joha menekankan bahwa pertanggungjawaban seharusnya ditujukan kepada Pertamina, karena produk yang dijual oleh pertamini adalah milik perusahaan minyak tersebut. \u201cPara pemilik pertamini menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) yang secara teknis adalah milik Pertamina. Namun, mereka dianggap ilegal karena tidak memiliki izin resmi,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan begitu, Joha menyatakan bahwa pihaknya, bersama pemerintah kota, tengah mencari solusi terbaik untuk menghindari konflik yang merugikan semua pihak. \u201cDalam situasi ini, beberapa orang merasa terbantu karena tidak perlu antre di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Namun, yang lain merasa dirugikan karena harga BBM di pertamini lebih tinggi dibandingkan di SPBU,\u201d ujarnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, Joha juga menyoroti keamanan yang dipertaruhkan dengan operasi pertamini. Insiden meledaknya mesin pertamini yang telah menimbulkan korban jiwa beberapa kali menjadi perhatian khususnya. Joha mendesak Pertamina untuk bertanggung jawab atas masalah ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDalam beberapa kejadian mesin pertamini meledak dan merenggut nyawa, Pertamina harus mengambil tindakan tanggung jawab,\u201d ungkapnya. Lebih lanjut, Joha menyampaikan rencananya untuk memanggil perwakilan dari Pertamina guna membahas langkah-langkah yang akan diambil dalam menangani masalah kompleks terkait rencana larangan pertamini di Kota Samarinda, Minggu (17\/03\/2024). []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PARLEMENTARIA SAMARINDA &#8211; Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Joha Fajal, menyoroti kurangnya penyelesaian terhadap permasalahan larangan pertamini. Menurutnya, wacana larangan ini belum dibahas secara menyeluruh. Diketahui, perdebatan tentang larangan pertamini telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir, kepastian terkait rencana ini masih samar. Banyak pihak percaya bahwa &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":51842,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6585,26,37],"tags":[127,8355,609],"class_list":["post-51838","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dprd-kota-samarinda","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-dprd","tag-joha-fajal","tag-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51838","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51838"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51838\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51843,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51838\/revisions\/51843"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51842"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51838"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51838"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51838"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}