{"id":51849,"date":"2024-03-19T23:10:19","date_gmt":"2024-03-19T15:10:19","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=51849"},"modified":"2024-03-26T14:36:48","modified_gmt":"2024-03-26T06:36:48","slug":"pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/","title":{"rendered":"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><strong class=\"\" data-entity-type=\"MessageEntityBold\">PARLEMENTARIA SAMARINDA <\/strong><\/strong>&#8211; Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Samarinda menghadapi tantangan signifikan terkait dengan masuknya ke dalam e-Katalog dan ketakutan terhadap kewajiban pajak. Menurut Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Laila Fatihah, tingkat kesiapan dan pendampingan masih menjadi kendala besar, terutama bagi UMKM yang berada pada tingkat lebih rendah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDalam satu e-Katalog itu ada beberapa syarat yang mereka harus penuhi. Kalau mereka masih tingkat bawah, mereka belum mampu karena belum diberikan pendampingan untuk bagaimana bisa masuk dalam suatu e-Katalog,\u201d kata Laila.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dijelaskan, pelaku UMKM perlu memenuhi sejumlah persyaratan untuk masuk ke dalam e-Katalog seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Namun, kendala ini menjadi lebih rumit bagi UMKM yang belum mendapatkan pendampingan yang memadai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Laila mengatakan bahwa pemerintah kota masih menghadapi kendala dalam mengakomodir dan menginventarisir jumlah pelaku UMKM di Samarinda. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya ketertarikan dari pelaku UMKM untuk mendaftarkan diri, terutama karena ketakutan terhadap kewajiban pajak. \u201cBerkaitan dengan pajak, mereka punya ketakutan terkait hal itu. Takut disuruh bayar pajak,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketidakmaksimalan dalam pendataan pelaku UMKM menjadi hambatan, sementara ketidakmauan mereka untuk terlibat dalam proses pendaftaran seringkali disertai dengan protes ketika ada bantuan dari pemerintah kota yang tidak melibatkan mereka. \u201cIni perlunya pemberian edukasi dari Dinas Koperasi dan UMKM supaya bisa memberikan pemahaman kepada UMKM bahwa mereka itu didata dan daftar, jangan takut dengan masalah pajak,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan demikian, tantangan UMKM di Kota Samarinda memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan pemerintah dan pelaku usaha itu sendiri, serta peningkatan pendampingan dan edukasi agar UMKM dapat berkembang dan bersaing di era digital, Selasa (19\/03\/2024). []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PARLEMENTARIA SAMARINDA &#8211; Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Samarinda menghadapi tantangan signifikan terkait dengan masuknya ke dalam e-Katalog dan ketakutan terhadap kewajiban pajak. Menurut Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Laila Fatihah, tingkat kesiapan dan pendampingan masih menjadi kendala besar, terutama bagi UMKM yang berada pada tingkat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":51853,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6,6585,26,37],"tags":[127,8357,609],"class_list":["post-51849","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-berita-lain","category-dprd-kota-samarinda","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-dprd","tag-laila-fatihah","tag-samarinda"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"PARLEMENTARIA SAMARINDA - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Samarinda menghadapi tantangan signifikan terkait dengan masuknya ke dalam e-Katalog dan ketakutan terhadap kewajiban pajak. Menurut Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Laila Fatihah, tingkat kesiapan dan pendampingan masih menjadi kendala besar, terutama bagi UMKM yang berada pada tingkat\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"M. Lukman Hakim\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"PARLEMENTARIA SAMARINDA - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Samarinda menghadapi tantangan signifikan terkait dengan masuknya ke dalam e-Katalog dan ketakutan terhadap kewajiban pajak. Menurut Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Laila Fatihah, tingkat kesiapan dan pendampingan masih menjadi kendala besar, terutama bagi UMKM yang berada pada tingkat\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-19T15:10:19+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-03-26T06:36:48+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"PARLEMENTARIA SAMARINDA - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Samarinda menghadapi tantangan signifikan terkait dengan masuknya ke dalam e-Katalog dan ketakutan terhadap kewajiban pajak. Menurut Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Laila Fatihah, tingkat kesiapan dan pendampingan masih menjadi kendala besar, terutama bagi UMKM yang berada pada tingkat\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\\\/#blogposting\",\"name\":\"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog - Berita Borneo\",\"headline\":\"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/muhammad-lukman-hakim\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/laila-1.png\",\"width\":1024,\"height\":629},\"datePublished\":\"2024-03-19T23:10:19+08:00\",\"dateModified\":\"2024-03-26T14:36:48+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Advertorial, Berita Lainnya, DPRD Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Samarinda, DPRD, Laila Fatihah, samarinda\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"name\":\"Samarinda\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Samarinda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\\\/#listItem\",\"name\":\"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"name\":\"Samarinda\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/muhammad-lukman-hakim\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/muhammad-lukman-hakim\\\/\",\"name\":\"M. Lukman Hakim\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f105a4c151897bd0df9d2fd618131b3c93c72f095fd0e979cea42052ad58ba81?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"M. Lukman Hakim\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\\\/\",\"name\":\"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog - Berita Borneo\",\"description\":\"PARLEMENTARIA SAMARINDA - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Samarinda menghadapi tantangan signifikan terkait dengan masuknya ke dalam e-Katalog dan ketakutan terhadap kewajiban pajak. Menurut Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Laila Fatihah, tingkat kesiapan dan pendampingan masih menjadi kendala besar, terutama bagi UMKM yang berada pada tingkat\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/muhammad-lukman-hakim\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/muhammad-lukman-hakim\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/03\\\/laila-1.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\\\/#mainImage\",\"width\":1024,\"height\":629},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2024-03-19T23:10:19+08:00\",\"dateModified\":\"2024-03-26T14:36:48+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog - Berita Borneo","description":"PARLEMENTARIA SAMARINDA - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Samarinda menghadapi tantangan signifikan terkait dengan masuknya ke dalam e-Katalog dan ketakutan terhadap kewajiban pajak. Menurut Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Laila Fatihah, tingkat kesiapan dan pendampingan masih menjadi kendala besar, terutama bagi UMKM yang berada pada tingkat","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/#blogposting","name":"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog - Berita Borneo","headline":"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/muhammad-lukman-hakim\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/laila-1.png","width":1024,"height":629},"datePublished":"2024-03-19T23:10:19+08:00","dateModified":"2024-03-26T14:36:48+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/#webpage"},"articleSection":"Advertorial, Berita Lainnya, DPRD Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Samarinda, DPRD, Laila Fatihah, samarinda"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","name":"Samarinda"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","position":3,"name":"Samarinda","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/#listItem","name":"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/#listItem","position":4,"name":"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","name":"Samarinda"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/muhammad-lukman-hakim\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/muhammad-lukman-hakim\/","name":"M. Lukman Hakim","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f105a4c151897bd0df9d2fd618131b3c93c72f095fd0e979cea42052ad58ba81?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"M. Lukman Hakim"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/","name":"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog - Berita Borneo","description":"PARLEMENTARIA SAMARINDA - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Samarinda menghadapi tantangan signifikan terkait dengan masuknya ke dalam e-Katalog dan ketakutan terhadap kewajiban pajak. Menurut Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Laila Fatihah, tingkat kesiapan dan pendampingan masih menjadi kendala besar, terutama bagi UMKM yang berada pada tingkat","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/muhammad-lukman-hakim\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/muhammad-lukman-hakim\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/laila-1.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/#mainImage","width":1024,"height":629},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/#mainImage"},"datePublished":"2024-03-19T23:10:19+08:00","dateModified":"2024-03-26T14:36:48+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog - Berita Borneo","og:description":"PARLEMENTARIA SAMARINDA - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Samarinda menghadapi tantangan signifikan terkait dengan masuknya ke dalam e-Katalog dan ketakutan terhadap kewajiban pajak. Menurut Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Laila Fatihah, tingkat kesiapan dan pendampingan masih menjadi kendala besar, terutama bagi UMKM yang berada pada tingkat","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2024-03-19T15:10:19+00:00","article:modified_time":"2024-03-26T06:36:48+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog - Berita Borneo","twitter:description":"PARLEMENTARIA SAMARINDA - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Samarinda menghadapi tantangan signifikan terkait dengan masuknya ke dalam e-Katalog dan ketakutan terhadap kewajiban pajak. Menurut Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Laila Fatihah, tingkat kesiapan dan pendampingan masih menjadi kendala besar, terutama bagi UMKM yang berada pada tingkat","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"51849","title":null,"description":null,"keywords":[],"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"UMKM","score":82,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseInDescription":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseLength":{"score":9,"maxScore":9,"error":0,"length":1},"keyphraseInURL":{"score":5,"maxScore":5,"error":0},"keyphraseInIntroduction":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseInSubHeadings":[],"keyphraseInImageAlt":[],"keywordDensity":{"type":"high","score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":[],"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2024-03-26 06:34:27","updated":"2025-06-06 07:13:21","focus_keyword":"UMKM","additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/\" title=\"Samarinda\">Samarinda<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tPandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/"},{"label":"Samarinda","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/"},{"label":"Pandangan Laila Fatihah tentang Masuknya UMKM ke dalam E-Katalog","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pandangan-laila-fatihah-tentang-masuknya-umkm-ke-dalam-e-katalog\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51849","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51849"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51849\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51854,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51849\/revisions\/51854"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51853"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51849"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51849"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51849"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}