{"id":51857,"date":"2024-03-18T23:30:17","date_gmt":"2024-03-18T15:30:17","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=51857"},"modified":"2024-03-26T15:22:09","modified_gmt":"2024-03-26T07:22:09","slug":"samri-shaputra-tpa-sambutan-harus-segera-dipindahkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/samri-shaputra-tpa-sambutan-harus-segera-dipindahkan\/","title":{"rendered":"Samri Shaputra: TPA Sambutan Harus Segera Dipindahkan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong><strong class=\"\" data-entity-type=\"MessageEntityBold\">PARLEMENTARIA SAMARINDA <\/strong><\/strong>&#8211;\u00a0Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Samri Shaputra, menyoroti urgensi pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan. Menurutnya, langkah-langkah untuk memindahkan TPA Sambutan harus segera diambil, mengingat kapasitasnya yang terbatas dan tidak lagi memadai untuk menampung sampah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menegaskan bahwa kapasitas TPA tersebut tidak dapat berkelanjutan dan diperkirakan hanya akan bertahan selama lima tahun. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Samarinda, terutama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), harus segera merencanakan pembukaan TPA baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDulu kepala dinas sebelumnya, Bu Yama, menyatakan bahwa fasilitas di sana belum mampu menampung sampah, bahkan diprediksi hanya akan bertahan sekitar 5 tahun. Setelah itu, kita harus mencari lahan baru. Ini merupakan hal serius,\u201dujarnya pada Senin (18\/03\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi TPA Sambutan terbatas oleh adanya sebuah gunung, yang mungkin harus dipotong untuk meningkatkan kapasitasnya. Samri menyatakan bahwa Pemerintah Kota Samarinda telah mengalokasikan dana yang signifikan untuk pembangunan TPA tersebut. Namun demikian, perlu juga mempertimbangkan akses jalan menuju TPA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami bertanya-tanya mengenai hal ini kemarin, karena pembangunan TPA membutuhkan investasi besar,\u201d tambahnya. Lebih lanjut, ia berharap bahwa TPA tersebut dapat diperluas agar masalah sampah di Samarinda dapat diatasi secara lebih efektif. Menurutnya, daerah Sambutan memiliki potensi untuk pengembangan lebih lanjut. Dengan lokasinya yang terpencil dari pemukiman warga, diperluasnya TPA dapat menjadi solusi yang memadai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHarapan kami adalah TPA dapat bertahan hingga 50 hingga 100 tahun ke depan. Wilayah Sambutan memiliki luas lahan yang cukup, sebagian besar masih berupa hutan dan jauh dari pemukiman penduduk,\u201dtutupnya.\u00a0[]\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PARLEMENTARIA SAMARINDA &#8211;\u00a0Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Samri Shaputra, menyoroti urgensi pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan. Menurutnya, langkah-langkah untuk memindahkan TPA Sambutan harus segera diambil, mengingat kapasitasnya yang terbatas dan tidak lagi memadai untuk menampung sampah. Ia menegaskan bahwa kapasitas TPA tersebut tidak dapat berkelanjutan dan diperkirakan hanya &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":51859,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6,6585,26,37],"tags":[],"class_list":["post-51857","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-berita-lain","category-dprd-kota-samarinda","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51857","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51857"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51857\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51860,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51857\/revisions\/51860"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51859"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51857"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51857"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51857"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}