{"id":53006,"date":"2024-04-01T22:19:23","date_gmt":"2024-04-01T14:19:23","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=53006"},"modified":"2024-04-07T03:20:43","modified_gmt":"2024-04-06T19:20:43","slug":"siap-siap-warga-kaltara-tahun-ini-pemprov-bakal-rekrut-1-468-asn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/siap-siap-warga-kaltara-tahun-ini-pemprov-bakal-rekrut-1-468-asn\/","title":{"rendered":"Siap-siap Warga Kaltara! Tahun ini Pemprov Bakal Rekrut 1.468 ASN"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BULUNGAN\u00a0<\/strong> &#8211; Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun 2024 telah mendapat persetujuan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 1.468 orang, terdiri dari 1.403 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dan 65 Calon Pegawai Negeri Sipil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Andi Ampriampa di Tanjung Selor, Bulungan, Senin (01\/04\/2023).\u00a0 &#8220;Jadi dari Kaltara berdasarkan surat dari PANRB, di usulan formasi 1.468 itu disetujui semua PPPKnya itu 1.403 dan CPNS sebanyak 65 ,\u201d kata Andi Ampriampa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Formasi yang disetujui tersebut, lanjut Andi, Pemprov Kaltara telah menjalankan prioritas ASN yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, dimana formasi itu telah dilengkapi oleh tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Andi merinci, formasi ASN untuk tenaga guru tidak ada CPNS hanya PPPK sebanyak 110 orang. Lalu untuk tenaga Kesehatan CPNS sebanyak tujuh orang kemudian PPPK sebanyak empat orang. \u201cNah untuk teknis itu ada 58 dan PPPK ada 1.489 jadi pembagiannya itu CPNSnya 65 dan PPPK 1.403,\u201d ucap Andi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia berharap dengan terbuka dan besarnya formasi ASN tahun ini mampu menjadi amanat bagi semua pihak, yang sekaligus melaksanakan amanat Undang \u2013 Undang nomor 20 Tahun 2023 yang mencangkup tentang Penataan Kebutuhan PNS dan PPPK. \u201cKarena sudah masuk data base BKN (Badan Kepegawaian Negara) itu bisa terakomodir dan menjadi bagian dari ASN di Kaltara,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk diketahui, formasi tersebut merupakan bagian dari ASN secara nasional yakni 2,3 juta. Dimana usulan kebutuhan ASN dari berbagai instansi pusat dan daerah sebesar 1,38 juta. Hingga kini, Kementerian PANRB telah mencatat dan menetapkan formasinya sebanyak 1,28 juta untuk memenuhi kebutuhan ASN. ASN yang dimaksud terdiri atas dua kategori, yaitu CPNS yang bisa dilamar oleh lulusan baru serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang diperuntukkan bagi tenaga non-ASN dan eks THK-2 yang telah masuk basis data BKN. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi 01<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BULUNGAN\u00a0 &#8211; Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun 2024 telah mendapat persetujuan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 1.468 orang, terdiri dari 1.403 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dan 65 Calon Pegawai Negeri Sipil. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Andi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":53007,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2256,27],"tags":[2166,863,6681],"class_list":["post-53006","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-bulungan","category-kalimantan-utara-kaltara","tag-asn","tag-pns","tag-pppk"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53006","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53006"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53006\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":53009,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53006\/revisions\/53009"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/53007"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53006"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53006"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53006"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}