{"id":55129,"date":"2024-05-08T08:20:52","date_gmt":"2024-05-08T00:20:52","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=55129"},"modified":"2024-05-08T08:46:36","modified_gmt":"2024-05-08T00:46:36","slug":"setahun-pacaran-sudah-setubuhi-pacar-7-kali-remaja-di-nunukan-ditangkap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/setahun-pacaran-sudah-setubuhi-pacar-7-kali-remaja-di-nunukan-ditangkap\/","title":{"rendered":"Pacaran Setahun Sudah Setubuhi Pacar 7 Kali, Remaja di Nunukan Ditangkap"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NUNUKAN &#8211; <\/strong>Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), mengamankan remaja 17 tahun setelah dilaporkan orangtua pacarnya pada, Sabtu (04\/05\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Un\u0456t (Kanit) Pembinaan Penyidikan (Idik) 4\/PPA Kepolisian Resor (Polres) Nunukan, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Martha Nuka mengungkapkan, remaja laki-laki pengangguran tersebut menjalin hubungan asmara korban selama setahun. &#8220;Selama setahun pacaran, pelaku mengaku menyetubuhi korban sebanyak tujuh kali,&#8221; ujarnya, beberapa waktu lalu, Senin (06\/05\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Martha mengatakan, korban bekerja sebagai karyawati toko pakaian yang cukup terkenal di Nunukan. Adapun ulah pelaku, diketahui ibu korban saat menjemput anaknya di jam pulang kerja. &#8220;Ibu korban menjemput anaknya pulang kerja. Tapi anaknya ternyata sudah dijemput pelaku, dan baru pulang saat hari menjelang malam,&#8221; tutur Martha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ibunya menanyai anaknya, putrinya mengaku dijemput kekasihnya. Korban juga akhirnya mengaku telah melakukan persetubuhan dengan kekasihnya. Semua perbuatan tersebut, dilakukan di rumah kekasihnya. &#8220;Ibu korban baru tahu anaknya menjalin hubungan pacaran dan tidak terima anaknya dinodai pelaku,&#8221;kata Martha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelaku, akhirnya dijemput polisi di rumahnya. Pelaku juga mengakui berkali kali menyetubuhi korban. Polisi mengamankan satu set perlengkapan tidur dari rumah pelaku, masing masing sebuah<em> spring bed<\/em>, bantal, juga seprai, dan pakaian korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelaku dikenakan dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 ayat (1) atau pasal 81 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak untuk menjadi UU. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi07<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NUNUKAN &#8211; Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), mengamankan remaja 17 tahun setelah dilaporkan orangtua pacarnya pada, Sabtu (04\/05\/2024). Kepala Un\u0456t (Kanit) Pembinaan Penyidikan (Idik) 4\/PPA Kepolisian Resor (Polres) Nunukan, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Martha Nuka mengungkapkan, remaja laki-laki pengangguran tersebut menjalin hubungan asmara korban selama setahun. &#8220;Selama setahun pacaran, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":26,"featured_media":55190,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,481,2248],"tags":[8511,8654,8609,8063],"class_list":["post-55129","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kasus","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara","tag-disetubuhi","tag-pacar","tag-persetubuhan","tag-remaja"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55129","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/26"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55129"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55129\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":55191,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55129\/revisions\/55191"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55190"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55129"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55129"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55129"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}