{"id":55250,"date":"2024-05-08T15:36:44","date_gmt":"2024-05-08T07:36:44","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=55250"},"modified":"2024-05-08T15:36:44","modified_gmt":"2024-05-08T07:36:44","slug":"spekulasi-politik-apakah-ada-peluang-anies-dan-ahok-berduet-di-pilkada-dki-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/spekulasi-politik-apakah-ada-peluang-anies-dan-ahok-berduet-di-pilkada-dki-jakarta\/","title":{"rendered":"Spekulasi Politik: Apakah Ada Peluang Anies dan Ahok Berduet di Pilkada DKI Jakarta?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Lima bulan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, sejumlah nama yang digadang-gadang bakal maju sebagai calon kepala daerah mulai dibicarakan oleh publik. Salah satu isu yang muncul adalah duet dua mantan gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), untuk berlaga pada Pilkada DKI Jakarta. Padahal, dua sosok ini pernah bersaing ketat dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 yang akhirnya dimenangi oleh Anies.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Anies belum memutuskan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketika ditanya soal wacana berpasangan dengan Ahok, Anies menekankan bahwa sampai saat ini dirinya belum menentukan langkah politik apa pun. Ia mengaku ingin mengambil waktu sejenak untuk mendengarkan masukan dari berbagai pihak setelah menyelesaikan rangkaian Pemilihan Presiden 2024.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cWong memutuskan maju saja belum tahu,\u201d kata Anies di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (07\/05\/2024). Sebelum mengambil langkah mengikuti Pilkada DKI Jakarta, Anies ingin memastikan lebih dulu apakah Pilkada Serentak 2024 berjalan dengan adil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya merasa lebih baik menunggu sebentar, memastikan bahwa pilkada besok berlangsung jujur, adil, dan bebas intervensi,\u201d tuturnya. Ia juga mengaku tak berniat mendaftar ke berbagai partai politik (parpol) untuk meminta dicalonkan. Sampai saat ini, Anies masih memikirkan apa kontribusi terbaiknya dalam konstelasi politik Tanah Air. \u201cSaya tidak berencana daftar-daftaran. Ini bukan soal mendaftar, saya sekarang sedang memikirkan apa area kontribusi yang bisa saya lakukan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PDI-P cermati duet Anies dan Ahok<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya akan mencermati ide menduetkan Anies dengan Ahok. Ia mengungkapkan, partai banteng tentah menyaring nama-nama yang akan bertarung pada Pilkada Serentak 2024.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cNama-nama akan tersaring sesuai dengan usulan dari daerah-daerah yang mohon maaf, belum bisa kami sebut karena kasih melakukan proses pencermatan,\u201d kata Hasto di Posko Teuku Umar Nomor 9, Jakarta, Senin (06\/05\/2024) malam. Meski begitu, ia mengaku nama Anies dan Ahok juga diusulkan dalam internal PDI-P.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Hasto, keduanya adalah figur yang merepresentasikan karakter Indonesia \u201cKita kan partai demokrasi yang berkarakter Indonesia, sehingga nama-nama itu diusulkan dari bawah,\u201d ujar dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Diprediksi menang<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai, duet Anies-Ahok punya kans besar untuk memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2024.\u00a0 &#8220;Baik Anies maupun Ahok hingga saat ini masih memiliki elektabilitas tinggi. Karena itu, dua sosok ini berpeluang menang pada Pilgub Jakarta,\u201d kata Jamiluddin kepada Kompas.com, Jumat (03\/05\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tak hanya itu, Jamiluddin menganggap, duet tersebut juga bisa mencegah polarisasi atau kererbelahan masyarakat yang tajam seperti di Pilkada DKI Jakarta 2017. \u201cPilgub Jakarta 2024 akan relatif damai, pesan-pesan politik yang kontradiksi dan membuat permusuhan dapat diminimalkan,\u201d ucap dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jamiluddin mengatakan, perpecahan di tengah masyarakat itu perlu dihindari karena Jakarta akan dijadikan sebagai kota jasa yang akan mudah berkembang dan maju bila warganya damai dan bersatu tanpa ada gejolak yang dapat merusak reputasi Jakarta. Hal positif lainnya, menurut Jamiluddin, Pilkada Jakarta 2024 berpeluang cukup satu putaran apabila Anies diduetkan dengan Ahok. &#8220;Sebab, bersatunya Anies-Ahok menjadi kekuatan yang akan sulit ditandingkan pasangan lain. Anies-Ahok akan mudah menang meskipun Ridwan Kamil maju di Pilgub Jakarta,&#8221; kata Jamiluddin. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Lima bulan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, sejumlah nama yang digadang-gadang bakal maju sebagai calon kepala daerah mulai dibicarakan oleh publik. Salah satu isu yang muncul adalah duet dua mantan gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), untuk berlaga pada Pilkada DKI Jakarta. Padahal, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":55254,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[35],"tags":[8665,7395],"class_list":["post-55250","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-nasional","tag-ahok","tag-anies"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55250","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55250"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55250\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":55255,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55250\/revisions\/55255"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55254"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55250"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55250"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55250"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}