{"id":56531,"date":"2024-06-09T16:09:38","date_gmt":"2024-06-09T08:09:38","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=56531"},"modified":"2024-07-10T13:00:34","modified_gmt":"2024-07-10T05:00:34","slug":"pemerintah-desa-rempanga-menggulirkan-program-digital-untuk-persiapan-warga-dalam-era-teknologi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemerintah-desa-rempanga-menggulirkan-program-digital-untuk-persiapan-warga-dalam-era-teknologi\/","title":{"rendered":"Pemerintah Desa Rempanga Menggulirkan Program Digital untuk Persiapan Warga dalam Era Teknologi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> &#8211; Desa Rempanga yang masuk administratif pemerintahan Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, telah meluncurkan Program Digital untuk mempersiapkan warganya agar digital-savvy, yaitu masyarakat yang hidup dan beradaptasi dengan dunia digital. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan digital warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Desa Rempanga, Norsari, mengungkapkan, tahap-tahapan pada pelatihan itu dimulai dari pelatihan dasar komputer dan internet. Warga diajarkan dasar-dasar penggunaan komputer, browsing internet, dan keamanan siber. Lebih lanjut, ada mater sosialisasi melalui website desa yang menjadi situs web resmi desa dan digunakan untuk menyebarkan materi edukatif tentang literasi digital, berita terkini, tutorial, dan konten relevan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sasaran yang ingin diraih adalah mempercepat pengetahuan warga mengenai internet dan pada akhirnya warga dapat memanfaatkan internet untuk keperluan produktif. \u201cAkses informasi dan pendidikan warga memiliki akses lebih luas ke informasi dan pendidikan melalui teknologi,\u201d ujar Norsari pada saat diwawancarai, Beberapa waktu lalu (22\/04\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKualitas pelayanan publik program ini juga berfokus pada optimalisasi layanan publik melalui teknologi,\u201d tambahnya. Menurutnya, partisipasi masyarakat warga didorong untuk aktif dalam pengambilan keputusan melalui teknologi. Begitu juga dalam hal pengelolaan sumber daya alam, teknologi sangat penting dan membantu agar pengelolaan transparan dan semakin baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cContoh penerapan konsep desa cerdas berbasis digital dapat ditemukan di Desa Bhuana Jaya Jaya, yang telah mengadopsi teknologi informasi dan komunikasi untuk memajukan potensi desanya,\u201d terangnya. Salah satu inisiatif terobosan adalah penggunaan aplikasi smartphone untuk mempermudah pengumpulan data pertanian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPetani dapat memonitor kondisi tanaman, cuaca, dan sumber daya air secara real-time,\u201d ungkapnya. Selain itu, Desa Rempanga ini memiliki pusat informasi digital yang menyediakan akses mudah ke informasi tentang layanan publik, program pembangunan, peluang kerja, dan pelatihan keterampilan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Semoga program ini dapat membantu warga Desa Rempanga untuk lebih aktif dan bijak dalam memanfaatkan teknologi, serta menutup kesenjangan digital yang masih ada. \u201cMari bersama-sama memanfaatkan teknologi untuk kemajuan dan kesejahteraan Desa Rempanga,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08\/adv<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA &#8211; Desa Rempanga yang masuk administratif pemerintahan Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, telah meluncurkan Program Digital untuk mempersiapkan warganya agar digital-savvy, yaitu masyarakat yang hidup dan beradaptasi dengan dunia digital. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan digital warga. Kepala Desa Rempanga, Norsari, mengungkapkan, tahap-tahapan pada pelatihan itu dimulai &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":56532,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6868,26,33],"tags":[8717,2150],"class_list":["post-56531","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-diskominfo-kukar","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-kepala-desa-rempanga","tag-rempanga"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56531","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56531"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56531\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":61302,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56531\/revisions\/61302"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56532"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56531"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56531"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56531"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}