{"id":56826,"date":"2024-04-25T16:23:34","date_gmt":"2024-04-25T08:23:34","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=56826"},"modified":"2024-06-03T16:48:44","modified_gmt":"2024-06-03T08:48:44","slug":"desa-loh-sumber-raih-status-desa-mandiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/desa-loh-sumber-raih-status-desa-mandiri\/","title":{"rendered":"Desa Loh Sumber Raih Status Desa Mandiri"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA &#8211;<\/strong> Desa Loh Sumber di Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), kini resmi menyandang status desa mandiri. Capaian ini diraih berkat kerja keras dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat desa, dipimpin Sukirno, sang Kepala Desa. \u201cPenetapan ini menjadi bukti nyata bahwa Desa Loh Sumber telah memenuhi seluruh persyaratan dan siap melangkah maju secara mandiri,\u201d tutur Sukirno dengan penuh semangat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Desa yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani dan pekerja tambang ini memiliki luas lahan pertanian mencapai 200 hektar. Padi dan hortikultura menjadi primadona di wilayah ini. Meskipun dihadapkan pada tantangan akibat perkembangan pemukiman dan infrastruktur, optimisme tetap terpancar dari Sukirno dan masyarakatnya. \u201cKami yakin dengan potensi yang ada, kami mampu terus mengembangkan sektor pertanian di Loa Kulu,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Sukirno menjelaskan langkah strategis yang diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi warganya. \u201cHasil panen padi dibeli langsung oleh BUMDes, sehingga petani tidak kesulitan dalam memasarkan produk mereka,\u201d ungkapnya. Langkah ini sekaligus menjadi antisipasi terhadap ketergantungan warga pada sektor pertambangan. \u201cKami ingin warga mandiri secara ekonomi, dan kami melihat peluang besar dalam pengolahan padi menjadi beras dengan merek lokal,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemetaan potensi desa disusun dengan dukungan penuh dari pihak desa dan BUMDes. Bersama-sama, mereka bertekad menjadikan Desa Loh Sumber sebagai contoh nyata keberhasilan dalam membangun kemandirian ekonomi lokal. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi08\/adv<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA &#8211; Desa Loh Sumber di Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), kini resmi menyandang status desa mandiri. Capaian ini diraih berkat kerja keras dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat desa, dipimpin Sukirno, sang Kepala Desa. \u201cPenetapan ini menjadi bukti nyata bahwa Desa Loh Sumber telah memenuhi seluruh persyaratan dan siap melangkah maju secara &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":56827,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6868,26,33],"tags":[8716],"class_list":["post-56826","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-diskominfo-kukar","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-loh-sumber"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56826","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56826"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56826\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":57680,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56826\/revisions\/57680"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56827"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56826"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56826"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56826"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}