{"id":5814,"date":"2015-04-20T18:30:03","date_gmt":"2015-04-20T10:30:03","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=5814"},"modified":"2022-10-19T12:41:21","modified_gmt":"2022-10-19T04:41:21","slug":"membongkar-sindikat-pupuk-ilegal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/","title":{"rendered":"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SANGGAU<\/strong> \u2013 Hingga tahun 2015 ini, pemerintah masih menyalurkan pupuk bersubdisi bagi para petani yang tersebar di seluruh Indonesia. Sayangnya, para petani masih merasakan keberadaan pupuk bersubdisi di negeri ini masih langka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Banyak yang menilai, kelangkaan pupuk bersubsidi karena adanya sindikat yang melibatkan banyak pihak dalam penyalurannya, dari borokrasi hingga penegak hukum. Tapi yang terungkap di Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar) ini tampaknya belum mengarah kepada oknum pemerintah yang terlibat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tim Unit Intel Kodim 1204 Sanggau, Minggu (19\/4) berhasil mengamankan sebuah truk bermuatan 8,1 ton pupuk yang diduga bersubsidi. Pengangkutan pupuk tersebut tanpa dilengkapi dokumen yang seharusnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Truk bernomor polisi KB 9373 EA dikemudikan Subekhi (37) warga Empaci, Kecamatan Dedai, Sintang itu mengangkut pupuk merk Sacco Rock Phosphat dan diamankan ketika melintas di ruas jalan raya Sanggau-Sekadau Km 10, kawasan Sungai Akar, Kecamatan Kapuas, Sanggau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ya, tim Intel kita mengamankan sebuah truk mengangkut pupuk tanpa dilengkapi dokumen yang jelas. Ini berdasarkan informasi dari masyarakat, dan anggota kita berusaha menyusuri info itu, ternyata benar,&#8221; terang Dandim 1204 Sanggau Letkol (Inf) Heri Budi Purnomo S Ip didampingi Pasi Intel, Lettu Syaiful Husna dan Dan Unit Intel Pelda Matheri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ditambahkan, menurut keterangan yang diterima anggota unit Intel dari sopir truk, pupuk itu dimuat dari gudang Arizona yang berada di kawasan Pelabuhan Pontianak milik PT Arkanjaya Lestari Abadi dan diurus oleh Toni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rencananya pupuk itu akan di kirim ke PT Riau Agrotama Plantation berada di Kecamatan Nanga Silat, Kabupaten Kapuas Hulu. &#8220;Keterangan begitu awalnya, pupuk ini akan diantar ke perusahaan kelapa sawit di Nanga Silat,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akan tetapi tambah Dandim, setelah anggota Intel melaksanakan koordinasi dengan dengan manajemen Group Salim yang menaungi PT Riau Agrotama Plantation tersebut, informasi itu dibantah. Pasalnya manajemen Group Salim itu mengaku tidak ada pemesanan dan penerimaan pupuk dari PT Arkan Jaya Lestari Abadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tidak ada pemesanan pupuk melalui PT Arkan Jaya Lestari Abadi. Selain itu, dokumen yang dibawa tidak lengkap dan tidak jelas, dengan tidak menuliskan nomor surat serta jumlah barang yang dikirim. Kemudian kuat adanya dugaan pemalsuan alamat tujuan pengiriman barang yaitu mengatasnamakan PT Riau Agrotama Plantation,&#8221; terangnya. Saat ini truk dan sopir berserta barang bukti diamankan di Markas Kodim 1204 Sanggau. [] Ant<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SANGGAU \u2013 Hingga tahun 2015 ini, pemerintah masih menyalurkan pupuk bersubdisi bagi para petani yang tersebar di seluruh Indonesia. Sayangnya, para petani masih merasakan keberadaan pupuk bersubdisi di negeri ini masih langka. Banyak yang menilai, kelangkaan pupuk bersubsidi karena adanya sindikat yang melibatkan banyak pihak dalam penyalurannya, dari borokrasi hingga penegak hukum. Tapi yang terungkap &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5816,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2273,38],"tags":[2875,2876,2877,2878],"class_list":["post-5814","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-kodim-1204-sanggau","tag-pt-arkanjaya-lestari-abadi","tag-pt-riau-agrotama-plantation","tag-pupuk-subsidi"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"SANGGAU \u2013 Hingga tahun 2015 ini, pemerintah masih menyalurkan pupuk bersubdisi bagi para petani yang tersebar di seluruh Indonesia. Sayangnya, para petani masih merasakan keberadaan pupuk bersubdisi di negeri ini masih langka. Banyak yang menilai, kelangkaan pupuk bersubsidi karena adanya sindikat yang melibatkan banyak pihak dalam penyalurannya, dari borokrasi hingga penegak hukum. Tapi yang terungkap\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"main-administrator\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"SANGGAU \u2013 Hingga tahun 2015 ini, pemerintah masih menyalurkan pupuk bersubdisi bagi para petani yang tersebar di seluruh Indonesia. Sayangnya, para petani masih merasakan keberadaan pupuk bersubdisi di negeri ini masih langka. Banyak yang menilai, kelangkaan pupuk bersubsidi karena adanya sindikat yang melibatkan banyak pihak dalam penyalurannya, dari borokrasi hingga penegak hukum. Tapi yang terungkap\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-04-20T10:30:03+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-19T04:41:21+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"SANGGAU \u2013 Hingga tahun 2015 ini, pemerintah masih menyalurkan pupuk bersubdisi bagi para petani yang tersebar di seluruh Indonesia. Sayangnya, para petani masih merasakan keberadaan pupuk bersubdisi di negeri ini masih langka. Banyak yang menilai, kelangkaan pupuk bersubsidi karena adanya sindikat yang melibatkan banyak pihak dalam penyalurannya, dari borokrasi hingga penegak hukum. Tapi yang terungkap\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\\\/#blogposting\",\"name\":\"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal - Berita Borneo\",\"headline\":\"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":5816},\"datePublished\":\"2015-04-20T18:30:03+08:00\",\"dateModified\":\"2022-10-19T12:41:21+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Headlines, Kalimantan Barat, Sanggau, Kodim 1204 Sanggau, PT Arkanjaya Lestari Abadi, PT Riau Agrotama Plantation, pupuk subsidi\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Barat\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Barat\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Sanggau\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Sanggau\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\\\/#listItem\",\"name\":\"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Barat\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Sanggau\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/\",\"name\":\"main-administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"main-administrator\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\\\/\",\"name\":\"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal - Berita Borneo\",\"description\":\"SANGGAU \\u2013 Hingga tahun 2015 ini, pemerintah masih menyalurkan pupuk bersubdisi bagi para petani yang tersebar di seluruh Indonesia. Sayangnya, para petani masih merasakan keberadaan pupuk bersubdisi di negeri ini masih langka. Banyak yang menilai, kelangkaan pupuk bersubsidi karena adanya sindikat yang melibatkan banyak pihak dalam penyalurannya, dari borokrasi hingga penegak hukum. Tapi yang terungkap\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":5816,\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\\\/#mainImage\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2015-04-20T18:30:03+08:00\",\"dateModified\":\"2022-10-19T12:41:21+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal - Berita Borneo","description":"SANGGAU \u2013 Hingga tahun 2015 ini, pemerintah masih menyalurkan pupuk bersubdisi bagi para petani yang tersebar di seluruh Indonesia. Sayangnya, para petani masih merasakan keberadaan pupuk bersubdisi di negeri ini masih langka. Banyak yang menilai, kelangkaan pupuk bersubsidi karena adanya sindikat yang melibatkan banyak pihak dalam penyalurannya, dari borokrasi hingga penegak hukum. Tapi yang terungkap","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/#blogposting","name":"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal - Berita Borneo","headline":"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":5816},"datePublished":"2015-04-20T18:30:03+08:00","dateModified":"2022-10-19T12:41:21+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/#webpage"},"articleSection":"Headlines, Kalimantan Barat, Sanggau, Kodim 1204 Sanggau, PT Arkanjaya Lestari Abadi, PT Riau Agrotama Plantation, pupuk subsidi"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Kalimantan Barat"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Barat","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Sanggau"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","position":3,"name":"Sanggau","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/#listItem","name":"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Kalimantan Barat"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/#listItem","position":4,"name":"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Sanggau"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/","name":"main-administrator","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"main-administrator"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/","name":"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal - Berita Borneo","description":"SANGGAU \u2013 Hingga tahun 2015 ini, pemerintah masih menyalurkan pupuk bersubdisi bagi para petani yang tersebar di seluruh Indonesia. Sayangnya, para petani masih merasakan keberadaan pupuk bersubdisi di negeri ini masih langka. Banyak yang menilai, kelangkaan pupuk bersubsidi karena adanya sindikat yang melibatkan banyak pihak dalam penyalurannya, dari borokrasi hingga penegak hukum. Tapi yang terungkap","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":5816,"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/#mainImage"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/#mainImage"},"datePublished":"2015-04-20T18:30:03+08:00","dateModified":"2022-10-19T12:41:21+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal - Berita Borneo","og:description":"SANGGAU \u2013 Hingga tahun 2015 ini, pemerintah masih menyalurkan pupuk bersubdisi bagi para petani yang tersebar di seluruh Indonesia. Sayangnya, para petani masih merasakan keberadaan pupuk bersubdisi di negeri ini masih langka. Banyak yang menilai, kelangkaan pupuk bersubsidi karena adanya sindikat yang melibatkan banyak pihak dalam penyalurannya, dari borokrasi hingga penegak hukum. Tapi yang terungkap","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2015-04-20T10:30:03+00:00","article:modified_time":"2022-10-19T04:41:21+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal - Berita Borneo","twitter:description":"SANGGAU \u2013 Hingga tahun 2015 ini, pemerintah masih menyalurkan pupuk bersubdisi bagi para petani yang tersebar di seluruh Indonesia. Sayangnya, para petani masih merasakan keberadaan pupuk bersubdisi di negeri ini masih langka. Banyak yang menilai, kelangkaan pupuk bersubsidi karena adanya sindikat yang melibatkan banyak pihak dalam penyalurannya, dari borokrasi hingga penegak hukum. Tapi yang terungkap","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"5814","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2023-06-28 23:04:57","updated":"2025-06-04 06:26:35","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/\" title=\"Kalimantan Barat\">Kalimantan Barat<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/\" title=\"Sanggau\">Sanggau<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tMembongkar Sindikat Pupuk Ilegal\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Barat","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/"},{"label":"Sanggau","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/"},{"label":"Membongkar Sindikat Pupuk Ilegal","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/membongkar-sindikat-pupuk-ilegal\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5814","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5814"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5814\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25015,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5814\/revisions\/25015"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5814"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5814"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5814"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}