{"id":59672,"date":"2024-05-21T12:00:39","date_gmt":"2024-05-21T04:00:39","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=59672"},"modified":"2024-06-24T13:12:09","modified_gmt":"2024-06-24T05:12:09","slug":"komite-sdn-005-samarinda-ilir-bantah-tuduhan-pungutan-jutaan-rupiah-siap-lapor-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/komite-sdn-005-samarinda-ilir-bantah-tuduhan-pungutan-jutaan-rupiah-siap-lapor-polisi\/","title":{"rendered":"Komite SDN 005 Samarinda Ilir Bantah Tuduhan Pungutan Jutaan Rupiah, Siap Lapor Polisi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> &#8211; Lantaran merasa difitnah soal pungutan uang perpisahan di SDN 005 Samarinda Ilir, panitia pelaksana syukuran pelepasan siswa kelas 6 segera melapor ke pihak kepolisian. Rencana pelaporan tersebut disampaikan oleh ketua panitia yang juga ketua paguyuban kelas 6, Rumi Rosita, Selasa (21\/05\/2024).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tudingan adanya pungutan bernilai jutaan rupiah itu sebelumnya muncul di kolom komentar postingan salah satu akun media sosial, beberapa hari lalu. Komentar yang ditulis akun wahidunk*** itu yakni adanya kerja sama komite sekolah dan pihak sekolah memungut uang untuk perpisahan di hotel sebesar Rp1,7 juta per anak dan membayar uang buku Rp1,3 juta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akun yang kini telah menghilang tersebut juga menulis identitas sekolah yakni SD beralamat di Jalan Urip Sumoharjo sebelah Indomaret. <em>\u201cHari ini juga kami akan melaporkan akun tersebut ke polisi. Karena sudah melakukan fitnah dan pencemaran nama baik,\u201d\u00a0<\/em>ungkap Rumi Rosita didampingi Kepala Sekolah, Siti Salmah; Ketua Komite Sekolah, Yulia Maimun; dan sejumlah orang tua wali murid.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dijelaskan Yulia, iuran uang perpisahan yang disepakati bersama, tak sampai jutaan rupiah. <em>\u201cSabtu nanti, kami acara perpisahan di Swiss-Belhotel, tempatnya gak bayar. Satu anak dikenakan biaya Rp400 ribu. Itupun bisa dicicil selama satu semester,\u201d\u00a0<\/em>jelas Yulia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Begitu pula, tuduhan adanya kewajiban setiap anak harus membeli buku seharga Rp1,3 juta, juga dibantah secara tegas.\u00a0<em>\u201cTidak ada itu,\u201d\u00a0<\/em>imbuhnya. Di bagian lain disampaikan pula bahwa belum diketahui apakah pemilik akun itu orang tua murid atau bukan.\u00a0<em>\u201cKami saat ini masih mencari siapa pemilik akun tersebut,\u201d\u00a0<\/em>ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cDan kami belum bisa memastikan apakah bisa memaafkan pemilik akun tersebut jika dia meminta maaf, ataukah proses hukumnya berlanjut. Nanti akan kami rapatkan dulu,\u201d\u00a0<\/em>imbuh Rumi Rosita, di penghujung pertemuan klarifikasi di aula sekolah tersebut. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Mansyah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA &#8211; Lantaran merasa difitnah soal pungutan uang perpisahan di SDN 005 Samarinda Ilir, panitia pelaksana syukuran pelepasan siswa kelas 6 segera melapor ke pihak kepolisian. Rencana pelaporan tersebut disampaikan oleh ketua panitia yang juga ketua paguyuban kelas 6, Rumi Rosita, Selasa (21\/05\/2024). Tudingan adanya pungutan bernilai jutaan rupiah itu sebelumnya muncul di kolom komentar &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":36,"featured_media":59673,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[609],"class_list":["post-59672","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59672","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/36"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59672"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59672\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":59674,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59672\/revisions\/59674"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59673"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59672"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59672"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59672"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}